Category: Roket

Kondang di Perang Ukraina, Korea Utara Produksi Massal KN-25, Self Propelled MLRS Terkuat di Dunia

KN-25 model peluncur roda rantai.

Sejak dikirim ke Ukraina untuk membantu pasukan Rusia, nama self propelled tarcked MLRS (Multiple Lauch Rocket System) buatan Korea Utara ini menjadi dikenal luas, dengan kaliber 600 mm, KN-25 pun disebut komunitas pertahanan internasional sebagai salah satu sistem artileri bergerak terkuat di dunia. Dan lewat unggahan di media sosial, disebut Korea Utara tengah memulai produksi massal KN-25. (more…)

Cina Pamerkan GDF-600 – Wahana Luncur Hipersonik (HGV) yang Mampu Melepaskan Sub Amunisi di Target Area

Di Zhuhai Airshow 2024, Cina membuat banyak kejutan, selain kemunculan jet tempur stealth J-35A dan UGV stealth trimaran “Killer Whale”, pengembang senjata dari Negeri Xi Jinping juga merilis inovasi yang belum pernah ada sebelumnya, yakni integrasi sub amunisi bom berpermandu, bom konvensional dan drone kamikaze dengan wahana luncur berkecepatan hipersonik atau hypersonic high-glide vehicle (HGV). (more…)

Pecahkan Rekor Nasional, Rusia Luncurkan Roket Soyuz-2.1b dengan 53 Satelit, Termasuk Dua Satelit Milik Iran

Roket Soyuz Rusia meluncurkan 53 satelit kecil ke orbit dari Vostochny pada 4 November 2024. (foto: Roscosmos)

Meski tak banyak diberitakan, pada tanggal 4 November 2024 menjadi torehan sejarah tersendiri dalam jagad antariksa Rusia, pasalnya telah pecah rekor nasional berupa peluncuran roket yang memuat satelit dengan jumlah terbanyak. Persisnya Roscosmos, lembaga antariksa nasional Rusia telah meluncurkan roket Soyuz-2.1b yang membawa 53 satelit kecil ke orbit. (more…)

Naval Group dan Safran Tampilkan Sistem Proteksi Modular Anti Serangan Udara, Permukaan dan Kapal Selam

Selain kampiun sebagai manufaktur yang memproduksi kapal perang permukaan dan kapal selam konvensional serta nuklir, Naval Group rupanya juga merintis pengembangan sistem senjata untuk kapal perang permukaan, yakni Modular Multipurpose Launching System. Disebut modular, lantaran dalam satu turret dapat dipasangi berbagai jenis senjata dengan kaliber yang berbeda-beda, tentunya untuk fungsi yang berlainan, (more…)

Roket Anti Tank RPG-26 Aglen, Senjata Favorit Drone Quadcopter Rusia

Semestinya pengembangan drone copter bersenjata di Indonesia dapat bercermin dari apa yang dilakukan oleh Rusia dan Ukraina dalam konflinya yang masih berkobar. Dari kubu Rusia, drone quadcopter FPV (First Person View) yang dipersenjatai dengan roket anti tank RPG-26 Aglen nampak dominan digunakan, pasalnya senjata anti tank disposable ini punya bobot relatif ringan dan tersedia dalam jumlah besar. (more…)

Infanteri Korps Marinir Akuisisi Senjata Anti Tank ATGL-L2 dari Bulgaria

Aktif digunakan sejak Operasi Milliter menghadapi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada awal tahun 2003, Indonesia lewat Korps Marinir jelas bukan pengguna baru senjata senjata bantu infanteri jenis RPG (Rocket Propelled Grenade). Di lingkungan Korps Marinir TNI AL, jenis senjata yang kondang disebut RPG-7, persisnya adalah ATGL-L buatan Arsenal, manufaktur persenjataan dari Bulgaria. Dan belum lama ini ada kabar Korps Marinir mendapatkan tambahan aset senjata perorangan, ATGL-L2. (more…)