Nama Chengdu Aircraft Design & Research Institute (CADI) belakangan jadi sering disebut, lantaran CADI adalah sosok dibalik rancang bangun Wing Loong I, drone tempur alias UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) yang dipesan empat unit untuk kebutuhan Skadron Udara 51 TNI AU. Dan masih dari Chengdu Aircraft Design, ada pernyataan bahwa pada pertengahan 2019, biro desain di bawah Aviation Industry Corporation of China (AVIC) ini mulai akan melakukan uji terbang pada UCAV Stealth terbaru, Star Shadow. (more…)
Belum lama berselang, kami telah membahas tentang tampilan baru prototipe rudal jelajah Petir lansiran PT Sari Bahari. Dan masih seputar prototipe rudal dengan corak loreng putih coklat tersebut, diwartakan bahwa Balitbang Kemhan dan PT Sari Bahari pada Selasa (27/2/2018) lalu telah merampungkan sesi uji dinamis rudal Petir I-102 di Air Shoot Range Pandan Wangi, Lumajang, Jawa Timur. (more…)
Saat PT Sari Bahari memutuskan Petir berubah peran dari prototipe rudal permukaan ke permukaan menjadi target drone “Jalak,” maka tak lantas konsep rudal jelajah permukaan ke permukaan dilupakan, justru manufaktur senjata asal Malang, Jawa Timur ini terus melanjutkan prototipe Petir. Bahkan diketahui desain rudal Petir terbaru telah mengalami perubahan yang signifikan. (more…)
Dalam pola operasi yang mengandalkan mobilitas tinggi, setiap meriam atau kanon di kapal perang dan ranpur (kendaraan tempur) membutuhkan perangkat untuk menstabilkan posisi laras ke arah sasaran. Maklum saja, di tengah laut yang bergelombang, kapal perang dituntut suatu waktu untuk melakukan tembakan ke sasaran secara presisi, begitu pun dengan tank dan panser, upaya penembakan sembari kendaraan melaju mutlak dilakukan dalam situasi tertentu. Dan tanpa dukungan perangkat yang disebut giroskop semua itu rasanya amat sulit dilakukan. (more…)
Jika dibanding mengemudikan tank, maka mengendalikan laju panser terlihat lebih mudah. Pandangan awam ini tentu sah-sah saja, mengingat kemudi (stir) panser terlihat laksana truk atau bus konvensional. Tapi jangan salah, mengemudi kendaraan tempur (ranpur) lapis baja bukan perkara mudah, selain bekal SIM B2 khusus untuk membawa panser, dibutuhkan orientasi penuh agar seorang driver panser dapat terbiasa mengemudi dari kompartemen panser yang serba sempit dan posisi duduk yang terbatas. (more…)
Untuk urusan kreativitas, para kreator muda Indonesia punya segudang imajinasi dan mimpi, tak terkecuali dalam bidang rancang bangun alutsista. Puluhan jenis prototipe sudah dirilis, meski baru sebagian kecil yang berujung pada fase produksi, kondisi tersebut tak mengurangi animo kreator untuk menelurkan rancangannya dalam wujud prototipe, terlebih dengan mendapat dukungan dari Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan). Seperti wujud yang terbaru berupa penampakan prototipe kendaraan peluncur roket multi laras besutan PT Prafir Jaya Abadi di Bandung, Jawa Barat. (more…)
Siapa yang tak kenal Petir? Dalam jagad alutsista produksi dalam negeri, prototipe rudal jelajah yang kemudian menjadi target drone ini namanya begitu moncer. Maklum desain Petir tak biasa untuk sebuah rudal, desainnya lebih menyerupai jet tempur F-18 Hornet, bahkan Petir sudah mengadopsi mesin turbin. (more…)
Mei 2017 lalu, tank amfibi AMX-10 PAC 90 dari Resimen Kavaleri-1 Korps Marinir sukses melaksanakan uji tembak berulang kali (sampai 70 peluru) dengan kinerja yang memuaskan, padahal sudah 15 tahun ranpur buatan GIAT Perancis ini tak digunakan untuk uji tembak. Pun uji tembak untuk senapan mesin coaxial AAT-F1 di AMX-10 PAC 90 berhasil dengan sangat baik, 5 ribu butir munisi dapat dilepaskan tanpa masalah. Dan masih tentang AMX-10 PAC 90, kini ada kabar baik yang datang dari Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL). (more…)
Indomiliter.com pada Juli 2017 pernah mengulas tentang Watchkeeper WK450, drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehice) dengan kemampuan MALE (Medium Altitude Long Endurance) besutan Thales UK yang ditawarkan kepada TNI AU. Dan merujuk ke pemberitaan terbaru, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Turkish Aerospace Industries (TAI) dikabarkan dalam tahap finalisasi kerjasama pengembangan drone MALE untuk kebutuhan TNI AU. (more…)
Karena potensial mendukung operasi taktis, sampai saat ini setidaknya ada dua Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI yang fokus melakukan pengembangan pada desain truk amfibi, yakni Dislitbangad TNI AD dan Dislitbangal TNI AL. Dari TNI AL wujudnya adalah Truk Amfibi Serba Guna (TASGU) yang dibangun dari sasis truk Isuzu Elf NKR 71 4×4. Sementara TNI AD sampai ini malahan telah merilis tiga prototipe truk amfibi dalam berbagai varian. (more…)