Meski sudah mengoperasikan empat unit E-7 Wedgetail (Boeing 737 AEW&C)“Peace Eye”, rupanya belum dirasa cukup bagi Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF). Angkatan Udara Negeri Ginseng setidaknya masih memproyeksikan penambahan dua sampai tiga unit AEW&C (Airborne Early Warning and Control). (more…)
Setelah terlibat dalam misi intai di atas posisi balon mata-mata Cina yang terbang melintasi daratan Amerika Serikat. Kini ada kabar lain terkait pesawat intai legendaris U-2 Dragon Lady, yakni Angkatan Udara AS (USAF) terus tengah mempersiapkan untuk U-2 Dragon Lady pada tahun fiskal 2026. (more…)
Tiga vendor pertahanan papan atas bersatu dalam satu proyek, yakni Northrop Grumman, Lockheed Martin Skunk Works dan Raytheon Intelligence and Space, guna menawarkan pesawat komando dan kendali masa depan (next command and control aircraft) untuk Angkatan Laut AS, yang akan digunakan sebagai “doomsday’ plane” jika perang nuklir pecah. (more…)
Didapuk sebagai pesawat intai maritim tercanggih di dunia, Boeing P-8A Poseidon dikenal mempunyai kemampuan serang dalam misi anti kapal selam dan anti kapal permukaan. Bila sebelumnya peran anti kapal permukaan mengandalkan varian rudal anti kapal AGM-84 Harpoon, maka kabar terbaru ini menjadikan Poseidon semakin ditakuti oleh kapal perang lawan. (more…)
Gulfstream G550 tak hanya kondang sebagai business jet, pesawat twin engine produksi Gulfstream Aerospace di Georgia, Amerika Serikat ini, nyatanya juga laris digunakan sebagai platform pesawat intai. Sebut saja Angkatan Udara Singapura dan Italia yang mengadopsi Gulfstream G550 CAEW (Conformal Airborne Early Warning and Control). (more…)
Setelah lama redup kabar beritanya, rencana pengadaan pesawat intai peringatan dini – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) untuk TNI AU kembali mencuat, khususnya setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberi persetujuan untuk pencarian pinjaman luar negeri dalam realisasi pengadaan AEW&C dengan pagu US$800 juta untuk dua unit AEW&C. (more…)
Meski belum ada realisasinya, sejak satu dekade silam, rencana pengadaan pesawat intai peringatan dini – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) untuk kebutuhan TNI AU telah digulirkan, bahkan sebenarnya telah masuk ke dalam program MEF (Minimum Essential Force) II periode 2015 – 2019. Walau prosesnya masih sangat panjang, ada kabar baru terkait rencana pengadaan AEW&C di Indonesia. (more…)
Beriev A-50, sepertinya menjadi pesawat Airborne Early Warning and Control (AEW&C)/AWACS pertama yang mengalami kerusakan dalam laga perang Ukraina – Rusia. Seperti dilaporkan media internasional, sebuah A-50 AEW&C Rusia rusak cukup serius akibat serangan drone di pangkalan udara Machulishchy di Belarusia, dalam insiden yang disebutkan terjadi pada Minggu malam. (more…)
Pilot U-2 melihat ke bawah pada balon Cina. Bayangan pesawatnya bisa dilihat di kain balon.
Bersamaan dengan aktivitas balon mata-mata Cina di ruang udara Amerika Serikat, pesawat intai U-2 Dragon Lady pun telah eksis mengintai keberadaan High Altitude Balloon yang berada di ketinggian stratosfer. Bahkan sebelum F-22 Raptor beraksi dengan rudal AIM-9X Sidewinder, U-2 telah lebih dulu memantau dari ketinggian di atas balon mata-mata itu. (more…)
Selain pengerahan jet tempur F-22 Raptor untuk menembak jatuh balon mata-mata Cina di atas lepas pantai Carolina selatan pada 5 Februari lalu, rupanya ada keterlibatan pesawat lain yang memang punya kemampuan untuk terbang di ketinggian stratosfer. Persisnya pesawat intai legendaris U-2 Dragon Lady ternyata ikut dikerahkan untuk memantau High Altitude Balloon Cina, meski kehadirannya memang tidak diumbar di publik. (more…)