North Industries Group Corporation Limited (Norinco) bisa dibilang sudah ‘kenyang’ dalam memproduksi beberapa varian alutsista jenis self propelled howitzer yang dipasang pada platform truk. Setelah sebelumnya merilis SH15 dan PLC-181 yang dipasang pada platform truk taktis 6×6, kini ada ‘bocoran’ bahwa Norinco akan memproduksi self propelled howitzer (SPH) 6×6 baru, masih di standar kaliber 155/52 mm NATO, namun SPH ini nampak sedikit berbeda. (more…)
Seperti halnya Indonesia, Arab Saudi adalah salah satu negera pengguna self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 6×6 155 mm buatan Nexter Systems. Bahkan Arab Saudi adalah pengguna terbesar CAESAR 6×6 terbesar untuk pasar ekspor, sebut saja Negeri Raja Salman ini mengoperasikan setidaknya 132 unit CAESAR, sebagai perbandingan Indonesia mengoperasikan 55 unit CAESAR. Nah, pada Pameran Pertahanan World Defense Show (WDS) 2024 di Riyadh (4 – 8 Februari 2024), Arab Saudi berupaya menciptakan kemandirian alutsista di segmen self propelled howitzer. (more…)
Meski saat didatangkan belum dilengkapi rudal anti kapal, namun potensi pengadaan dua OPV (Offshore Patrol Vessel) rasa frigat dari Italia, Paolo Thaon di Revel class dengan metode rapid acquisition, merupakan momen besar bagi sistem senjata kapal perang TNI AL. Pasalnya OPV Thaon di Revel class dalam paketnya dibekali meriam Otobreda 127/64 pada haluan. Bila pengadaan OPV ini terealisasi, maka predikat kapal perang TNI AL dengan kaliber terbesar bukan lagi berada di korvet Fatahillah class. (more…)
Guna melakukan modernisasi, termasuk mengganti beberapa unit yang telah dikirim ke Ukraina, Badan Pengadaan Pertahanan Perancis – DGA (Direction Générale de l’Armement) belum lama ini telah mengkonfirmasi adanya pesanan baru sejumlah 109 unit self propelled howitzer (SPH) CAESAR 6×6 versi terbaru, yakni CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 6×6 Mark (MK) II Next Generation (NG), produksi Nexter Systems. (more…)
Berkat dukungan dari Perancis dan Denmark, Ukraina dalam waktu singkat telah menjadi salah satu operator utama self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie)155/52 mm. Sejak awal invasi Rusia pada Februari 2022, Perancis sampai saat ini telah mengirim 18 unit CAESAR 6×6, dan ada lagi donasi dari kocek Denmark sejumlah 19 unit CAESAR 8×8. Dan terkait dengan perang yang akan masuk ke tahun ketiga, ada kabar bahwa Perancis akan mengirim kembali CAESAR 6×6 dalam jumlah 72 unit selama tahun 2024. (more…)
Tank PT-76M Korps Marinir dengan meriam Cockerill 90
Lanskap bisnis pertahanan di Eropa sepertinya akan sedikit ada perubahan, salah satunya dengan langkah John Cockerill dari Belgia dan Volvo Group dari Swedia, yang sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi perusahaan pertahanan asal Perancis, Arquus. Baik John Cockerill dan Arquus adalah mitra pemasok alutsista untuk Indonesia. (more…)
Meski bukan bertajuk promosi alutsista, namun insiden penembakkan 200 proyektil artileri oleh Korea Utara ke dua pulau di Korea Selatan pada 5 Januari 2024, telah menampilkan debut salah satu alutsista terlaris Korea Selatan. Buntut dari hujan artileri Korea Utara, direspon Korea Selatan dengan melakukan tembakan ‘balasan’ dengan penembakkan 400 proyetil artileri ke wilayah Korea Utara. (more…)
Dirancang mampu ditembakkan dari howitzer berstandar NATO seperti M109, FH77 dan TRF1 CAESAR, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia secara resmi mengumumkan tuntasnya pengembangan KM-1M Krasnopol-M2, yakni artillery guided weapon system atau dikenal juga sebagai munisi howitzer berpemadu laser di kaliber 155 mm. (more…)
Fungsinya mirip dengan gun fire locator yang digunakan pada beberapa rantis serbu TNI, namun apa yang digunakan militer Rusia di laga perang Ukraina ini terasa beda, terutama bila dilihat dari kapasitas. Merujuk ke laporan dari Kantor Berita Rusia – Tass.com, dikatakan pasukan Rusia di garis depan kini lebih siap mendeteksi datangnya serangan dari meriam, howitzer sampai protektil HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) yang diluncurkan Ukraina. (more…)
Setelah menggelar uji penembakan di Korea Selatan, kini Angkatan Darat Australia melakukan uji penembakan AS9 Huntsman (varian dari K9 Thunder Self Tracked Propelled Howitzer) di daratan Australia. Uji tembak yang mengambil lokasi di Proof and Experimental Building di Port Wakefield, Australia Selatan, dilakukan dengan menggunakan ratusan munisi kaliber 155 mm. (more…)