Category: Meriam dan Howitzer

Sistem Jamming Rusia Pole-21 ‘Ganggu’ Akurasi Munisi Howitzer M982 Excalibur 155mm

Selain unjuk kemampuan rudal jelajah dan drone kamikaze, medan perang Ukraina diwarnai dengan penggunaan proyektil artileri berpemandu, yang menjadikan proyektil (munisi) dari howitzer 155 mm dapat melesat menuju sasaran dengan akurasi tinggi laksana rudal. Lantaran ada unsur pemandu yang mengadopsi sistem elektronik, maka terbuka peluang untuk melakukan jamming alias gangguan pada proyektil pintar. (more…)

Meriam Leonardo Marlin 40 Telah Terpasang di Korvet ‘Kepresidenan’ KRI Bung Karno 369

Sejak diluncurkan pada 19 April dan komisioning pada 1 Juni 2023, korvet ‘Kepresidenan’ KRI Bung Karno 369 yang kelak akan menggantikan posisi KRI Barakuda 633, hanya dipasangkan meriam ‘sementara’ yang dioperasikan manual, Bofors L/70 kaliber 40 mm. Namun, belum lama ini telah dipastikan korvet produksi PT Karimun Anugrah Sejati itu telah dipasangi meriam jenis baru yang menggantikan meriam lawas Bofors L/70. (more…)

Rostec Kirim Batch Perdana 2S43 Malva 8×8 – Self Propelled Howitzer 152mm untuk Militer Rusia

Setelah menuntaskan tahapan pengujian pada bulan Mei lalu, kini ada kabar terbaru, yakni Rostec selaku kelompok industri teknologi Rusia, telah mengirimkan batch (gelombang) perdana Self Propelled Howitzer (roda ban) 2S43 Malva 8×8 kepada militer Rusia. Pengiriman 2S43 Malva 8×8 kepada Angkatan Darat Rusia diwartakan oleh Kantor Berita Rusia Tass – tass.com (26/10/2023). (more…)

10 Tahun Sejak Prototipe Diluncurkan, SPH Rusia 2S35 Koalitsiya-SV 152mm Tuntaskan Pengujian

Rostec State Corporation, konglomerat industri yang dimiliki pemerintah Rusia, belum lama ini mengumumkan self propelled howitzer (SPH) 2S35 Koalitsiya-SV 152 mm telah menuntaskan fase pengujian oleh negara, dan jadwal produksi massal akan dimulai. Yang menarik dari 2S35 Koalitsiya-SV, bahwa spesifikasinya seolah ‘diturunkan’, dan tuntasnya pengujian pada SPH ini terjadi 10 tahun sejak prototipe diluncurkan pada tahun 2013. (more…)