Setelah sukses menembus pasar alutsista global, termasuk ke Indonesia lewat PT Pindad, industri pertahanan Singapura meraih momen penting, yakni sukses menembus pasar Eropa. Persisnya, Singapore Technologies Engineering (ST Engineering) memenangkan pesanan amunisi dengan nilai total lebih dari $100 juta dari Eropa antara bulan April dan awal Juni, ST Engineering mengumumkan hal ini pada 17 Juni 2024. (more…)
Meningkatnya kebutuan sistem pertahanan udara, terutama untuk menghadapi serangan drone, telah dijawab oleh manufaktur senjata asal Inggris, BAE Systems yang menawarkan Tridon MK2 pada pameran pertahanan Eurosatory 2024 (17 – 21 Juni 2024) di Paris. Meski mendapat label dengan nama baru, sejatinya Tridon MK2 adalah meriam Bofors 40 MK4 naval gun yang dibekali sensor deteksi dan ditempatkan pada platform truk 6×6, menjadikannya sebagai Self-propelled Anti-aircraft Gun. (more…)
Di luar nalar, pasukan Israel dalam meladeni konflik di perbatasan Lebanon ternyata menggunakan jenis senjata (artileri) yang digunakan pada abad pertengahan. Yang dimaksud adalah trebuchet, yakni ketapel raksasa yang berisikan bola api dan dilepaskan ke arah Lebanon. Video penggunaan trebuchet oleh pasukan zionis telah beredar luas di media sosial. Lantas mengapa pasukan Isreal beralih ke alutsista dari zaman Robin Hood? (more…)
Aspek daya tembak meriam melekat dalam peperangan kavaleri, sebut saja saat MBT (Main Battle Tank) M1A1 Abrams Ukraina berhasil dieleminasi oleh tembakan meriam dari MBT T-72 Rusia dalam skema pertemuran ‘tank on tank’. Belajar dari kasus yang terjadi dalam perang di Ukraina, mendorong Angkatan Darat Inggris (Royal Army) untuk menggenjot aspek daya tembak pada MBT terbaru mereka Challenger 3 yang diklaim sebagai MBT terbaik di lingkup NATO. (more…)
Apa yang dilakukan Jepang dalam pengembangan electromagnetic railgun sudah mencapai lompatan jauh, bahkan dalam beberapa parameter telah mengungguli pencapaian yang telah dilakukan oleh Cina dan Amerika Serikat. Namun, Jepang ingin lebih dari itu, Negeri Sakura ingin implementasi railgun bisa lebih cepat. (more…)
Jauh dari surut, perang Rusia versus Ukraina yang telah memasuki tahun ketiga justru kian berkobar. Dan di antara jenis senjata yang masif digunakan adalah penggunaan artileri medan oleh kedua belah pihak. Bila Ukraina sepenuhnya mengandalkan pasokan dari negara-negara Barat, maka Rusia berupaya menggenjot produksi amunisi artileri dari dalam negeri. Mengingat jalannya peperangan yang intens, maka menjadi pertanyaan, berapa banyak amunisi yang diproduksi Rusia? Serta berapa kocek yang dibutuhkan untuk memproduksinya. (more…)
Meski belum tentu masuk dalam penawaran, namun, ada kabar bahwa Kementerian India telah memperkenalkan self propelled gun system kepada pihak Kementerian Pertahanan RI. SPH yang dimaksud adalah Mounted Gun System (MGS) 155 8×8, jenis senjata artileri medan swagerak yang baru saja diluncurkan India pada tahun 2022. (more…)
Mengikuti langkah Filipina dan Thailand, Angkatan Darat Brasil secara resmi telah memilih self propelled howitzer (SPH) Autonomous Truck Mounted Howitzer System (Atmos) 155 mm buatan Elbit Systems, Israel. Atmos terpilih sebagai pemenang dalam kompetisi VBCOAP 155 SR, yang bertujuan untuk memodernisasi armada artileri medan dengan peralatan berteknologi tinggi. (more…)
Meriam penangkis serangan udara (PSU) yang satu ini usianya relatif sama dengan meriam S-60 Arhanud TNI AD. Di Indonesia, meriam ini dipercayakan operasionalnya kepada Arhanud Korps Marinir. Seperti halnya basis pangkalan udara (lanud), maka keberadaan pangkalan angkatan laut berupa dermaga juga menjadi bagian elemen vital yang harus mendapat perlindungan, maklum di basis pangkalan laut biasanya berkumpul beberapa kapal perang dan instalasi penting lainnya. (more…)
Ibarat ungkapan “nggak ada matinya,” meriam penangkis serangan udara (PSU) S-60 yang telah digunakan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD sejak awal dekade 60-an, rupanya masih jauh dari kata pensiun. Dioperasikan dalam jumlah yang lumayan besar, meriam kaliber 57 mm buatan Soviet ini, nampaknya masih akan terus digunakan TNI AD di masa depan. (more…)