Pada tahun 2027, secara total Angkatan Darat Polandia akan mengoperasikan 360 unit self propelled howitzer (SPH) tracked/roda rantai K9 Thunder kaliber 155 mm, Yang secara langsung menjadikan Polandia sebagai pemangku kekuatan self-propelled artillery (artileri swagerak) terbesar di Eropa. (more…)
Guna memenuhi elemen fire power dalam MEF (minimum essential force), satuan Artileri Medan TNI AD pada tahun 2014 mendapat sejumlah perkuatan alutsista, selain ASTROS II MK6 Self Propelled MLRS, lalu di lini meriam ada TRF-1 CAESAR Self Propelled Howitzer 155 mm yang berkaliber besar. di periode tersebut TNI AD juga mendapatkan 54 pucuk meriam KH-178 kaliber 105 mm dari Korea Selatan untuk melengkapi 3 batalyon (more…)
Tak jarang karena hubungan politik yang merenggang antara kedua negara, berujung pada penundaan, atau bahkan pembatalan atas pengadaan alutsista. Dan hal tersebut rupanya tengah dialami antara Brasil dan Israel. Gegara perbedaan pandangan terkait konflik di Gaza, Palestina, Brasil dikabarkan akan membatalkan pengadaan 36 unit self propelled howitzer (SPH) Autonomous Truck Mounted Howitzer System (Atmos) 155 mm buatan Elbit Systems, Israel. (more…)
Sempat disebut punya tingkat akurasi yang kurang memuaskan, nama meriam howitzer tarik KH-178 seolah ‘tenggelam’, meriam buatan Korea Selatan ini juga jarak ditampilkan dalam ajang pameran pertahanan. Namun, dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2024 (26 Agustus hingga 6 September 2024), rupanya KH-178 kembali ikut disertakan oleh TNI AD, termasuk berhasil melakukan uji tembak menggunakan amunisi tajam, bersama meriam howitzer M119 105 mm milik Angkatan Darat AS. (more…)
Kementerian Pertahanan Rusia telah merilis rekaman video pertama prototipe MTS-15 Klever, yakni self propelled howitzer tanpa awak atau Unmmaned Ground Vehicle (UGV). Rekaman video tersebut dibagikan oleh TV Zvezda, mengungkap upaya terbaru militer Rusia untuk memajukan kemampuan artileri melalui teknologi otomatisasi dan robotika. (more…)
Meski hanya mengirim enam unit jet tempur F-16 Fighting Falcon untuk Ukraina, namun Norwegia sebagai anggota senior NATO di Eropa memberi kontribusi besar dalam pengadaan amunisi untuk militer Ukraina. Adalah Nammo, perusahaan pertahanan yang berbasis di Norwegia yang mengkhususkan diri dalam produksi amunisi, roket, dan propelan, disebut meningkatkan kapasitas produksi hingga 10 kali lipat. (more…)
Setelah lebih dari satu tahun masuk ke dalam arsenal armada kapal perang TNI AL, korvet ‘Kepresidenan’ KRI Bung Karno 369 produksi PT Karimun Anugrah Sejati, diwartakan baru saja melaksanakan uji fungsi Sea Acceptance Test (SAT) meriam Leonardo Marlin 40 di perairan Laut Jawa pada 1 Juli 2024, selama delapan jam dengan melakukan penembakan ke sasaran di permukaan dan udara. (more…)
Lama tak terdengar kabar meriam gunung M-48 76 mm ”Tito Gun”, alutsista artileri medan (armed) legendaris yang dioperasikan TNI AD lebih dari lima dekade ini belum juga dipensiunkan. Malah ada kabar sejumlah M-48 berikut ratusan amunisi telah dikirim menuju IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara dengan menggunakan pesawat angkut berat C-130 Hercules. (more…)
Sistem pertahanan udara (hanud) meriam mobile di kaliber 40 mm menjadi sorotan dalam pemeran pertahanan Eurosatory 2024 yang dihelat di Paris (17 – 21 Juni 20240). Selain BAE Systems yang meluncurkan Tridon MK2, varian meriam Bofors 40 MK4 Naval Gun yang dipasang pada platform truk, maka KNDS (KMW+Nexter Defense Systems), perusahaan patungan Jerman-Perancis juga tak ketinggalan, yakni dengan memperkuat portfolio RapidFire, yang juga naval gun di kaliber 40 mm yang kali ini ditawarkan dalam platform truk 8×8. (more…)
Howitzer masih menjadi andalan dalam peperangan artileri medan, seperti dalam perang di Ukraina, ada kabar bahwa paket howitzer jenis baru telah diterima Ukraina pada bulan April lalu. Bukan sembarang howitzer yang saat ini dikenal, inilah howitzer 105 mm yang diintegrasikan pada rantis jip 4×4. (more…)