Amerika Serikat dan Cina secara tak langsung saling sindir terkait aktivitas kapal selam, setelah sebelumnya pejabat pertahanan AS mengungkap insiden memalukan, yakni tenggelamnya sebuah kapal selam nuklir terbaru Cina di dermaga kota Wuchang, kini ada ‘balasan’ dari Cina yang menyebut bahwa insiden yang menimpa kapal selam nuklir USS Connecticut (SSN-22), kemungkinan bukan karena bertabrakan dengan gunung bawah laut di Laut Cina Selatan. (more…)
Semenanjung Korea kembali memanas, setelah pihak intelijen militer Korea Selatan mendeteksi tanda-tanda Korea Utara tengah membangun kemungkinan kapal selam bertenaga nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan seorang anggota parlemen pada hari Selasa kemarin, di tengah kekhawatiran atas dorongan Pyongyang untuk memperoleh persenjataan canggih. (more…)
Kilas balik ke akhir bulan September lalu, diberitakan sebuah kapal selam bertenaga nuklir terbaru Cina mengalami insiden tenggelam di kawasan dermaga fasilitas galangan pembangun kapal selam tersebut. Insiden ‘memalukan’ yang diwartakan pejabat pertahanan AS, disebut terjadi pada bulan Mei atau Juni 2024 di galangan kapal Wuchang, yang lokasi berada di tepi Sungai Yangtze. Nah, rupanya ada analisa lanjutan yang menarik untuk disimak. (more…)
Selain menanti kontrak efektif atas pengadaan dua unit kapal selam Scorpene Evolved oleh Kementerian Pertahanan RI, bagi Naval Group pesanan Scorpene class untuk Indonesia juga menjadi pembuktian ke pasar, bahwa inilah varian Scorpene terbaru yang untuk pertama kalinya bakal menggunakan tenaga dari baterai lithium ion dengan konfigurasi full Lithium-Ion Batteries (LIB), sehingga memberikan daya tahan paling lama dibandingkan varian lain dalam keluarga Scorpene. (more…)
Proses pelepasan Exocet SM39 dari Véhicule Sous Marin (VSM).
Meski secara teori dapat dilakukan oleh kebanyakan kapal selam modern, namun faktanya, tidak dengan mudah negara operator kapal selam mampu mengoperasikan dan meluncurkan rudal jelajah yang dilepaskan dari kapal selam (submarine launched). Sebagai ilustrasi, di Asia Tenggara, baru Angkatan Malaysia dengan kapal selam KD Tunku Abdul Rahman (Scorpene class) pernah meluncurkan Exocet SM39 Block 2 saat Exercise Taming Sari 2021. (more…)
Masih ingatkah Anda dengan salah satu kapal selam termutakhir milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), USS Connecticut (SSN 22) yang dikabarkan sempat menabrak gunung bawah laut di sekitaran pulau Hainan pada tahun 2021. Sekadar mengingatkan, pada 2 Oktober 2021 silam, USS Connecticut yang tengah beroperasi di perairan dekat pulau Hainan, Cina, dikabarkan menghantam objek yang diduga gunung bawah laut (more…)
Setelah berita karamnya kapal selam bertenaga nuklir Type 093 (kode NATO – Shang class) milik Angkatan Laut Cina di antara Selat Taiwan dan Laut Kuning pada Agustus 2023, kini ada lagi kabar yang menyebut terjadinya insiden karam yang menimpa kapal selam nuklir Cina. Berbeda dengan insiden yang menimpa Type 093, insiden tebaru ini menimpa jenis kapal selam nuklir terbaru Angkatan Laut Cina di kawasan dermaga fasilitas galangan pembangun kapal selam tersebut. (more…)
Dengan anggaran pertahanan yang memadai, Singapura tak ingin ‘nanggung’ dalam menyiapkan operasional kapal selam terbarunya. Bersamaan dengan peresmian dua unit kapal selam Type 218SG (Invincible Class) – RSS Invincible dan RSS Impeccable (IPB) pada 24 September 2024, di Pangkalan Angkatan Laut (Naval Base) Changi juga dilangsungkan peresmian fasilitas simulator pelatihan pemeliharaan virtual (virtual maintenance training simulators). (more…)
Ketika TNI AL masih menantikan berjalannya kontrak efektif untuk pembangunan dua unit kapal selam Scorpene Evolved, maka lain hal dengan Angkatan Laut Singapura (RSN), yang pada hari Selasa (24/9/2024), meresmikan dua unit kapal selam terbaru dari Jerman, yakni RSS Invincible (INV) dan Impeccable (IPB) – Type 218SG (Invincible class), yang didapuk sebagai kapal selam dengan teknologi tercanggih di kawasan Asia Tenggara. (more…)
Dengan anggaran pertahanan yang memadai, Australia sudah barang tentu sanggup untuk merawat alutsista modernya dengan baik. Namun, belum lama ini ada kabar yang mengejutkan, yakni armada kapal selam Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy) disebut telah mengalami korosi, bukan sembarang korosi, pasalnya akibat korosi menyebabkan setengah dari armada Collins class tidak dapat berlayar pada tahun ini. (more…)