Category: Kanon

Vulcan M197 20mm – Senjata “Organik” T-50i Golden Eagle TNI AU

M-197 Gatling Gun

Bicara seputar update alutsista di matra udara, selain hadirnya formasi lengkap 16 jet Sukhoi Su-27/Su-30 di skadron udara 11. Dalam waktu yang bersamaan, publik juga tengah dibuat kagum dengan berdatangannya jet latih lanjut dari Korea Selatan, T-50i Golden Eagle. Secara bertahap 16 unit T-50i Golden Eagle berdatangan ke lanud Iswahjudi, hingga ditargetkan jet buatan KAI (Korea Aerospace Industries) ini akan komplit diterima sang user, yakni skadron udara 15 pada akhir tahun 2013 ini. (more…)

M39-A3 20mm: Ini Dia “Taring” Sang Macan F-5 E/F Tiger TNI AU

Diatas kertas jelas F-5E Tiger kalah telak bila diadu dengan jet tempur sekelas F/A-18 Hornet. Mulai dari elektronik, navigasi, dan sistem senjata Hornet jauh lebih unggul. Tapi dalam kondisi pertempuran nyata, terutama saat keduanya harus beradu dog fight, segala kemungkinan bisa terjadi. Ditangan pilot tempur yang handal, bernyali tinggi, serta lihai bermanuver, masih ada kemungkinan bagi F-5E untuk melibas F/A-18 Hornet. (more…)

2M3 25mm Twin: Eksistensi Kanon Lintas Generasi Armada TNI AL

KRI Viper 820

Menatap sedikit ke masa tahun 60-an, saat Armada TNI AL (d/h ALRI) menjadi yang terkuat di belahan Asia Selatan, banyak alutsista kala itu yang punya kesan mendalam keberadaannya hingga kini, sebut saja seperti penjelajah KRI Irian, kapal tender kapal selam KRI Ratulangi, 12 kapal selam kelas Whiskey, armada perusak kelas Skoryy, dan armada frigat kelas Riga. Itu semua adalah kapal perang dengan tonase yang relatif besar, lalu bagaimana dengan keberadaan satuan kapal cepat? (more…)

Oerlikon 20mm/70 MK4: Biar Lawas Tetap Jadi Andalan Satrol TNI AL

Setiap kapal perang keluaran terbaru umumnya sudah dibekali dengan update persenjataan yang juga terbilang anyar dipasaran. Ambil contoh korvet SIGMA TNI AL, hadir dengan sista rudal Exocet MM40, kanon super rapid OTO Melara, dan rudal Mistral Tetral. Tapi dalam pakem kebutuhan militer, apa saja bisa dikreasikan sesuai tuntutan operasi dan tentunya ketersediaan anggaran. Dalam tulisan kali ini, kami ingin sedikit mencermati armada Satrol (Satuan Patroli) TNI AL yang banyak menggunakan kapal buatan dalam negeri, terutama dari tipe PC (Patroli Cepat) 36 dan PC40. (more…)

KRI Teluk Semangka 512 – LST Besutan Korea Selatan Pertama Yang Akhiri Masa Tugas

SamalangaMei20034

Seiring dengan modernisasi yang dilakukan oleh TNI AL, beberapa alutsista yang telah berumur tua dan tak lagi layak operasional maka ‘dipensiunkan’ dengan jalan dibesituakan dan tidak sedikit pula yang ‘dipersembahkan’ sebagai sasaran tembak bagi rudal dan torpedo. Hal tersebut tentunya sudah jamak dilakukan hingga kini. Tapi baru-baru ini ada berita yang menarik dicermati, pasalnya untuk pertama kali ada kapal perang yang aslinya dibeli gress alias benar-benar baru resmi dipensiunkan. Maklum sejak era kesenjataan di orde baru, TNI AL hanya memensiunkan kapal-kapal perangnya yang asalnya dibeli bekas. (more…)

Artileri Kapal Perang TNI AL, Masih Tertinggal dari Malaysia dan Singapura

KRI  874 Lambung Mangkurat

Meski dalam jumlah kapal perang Indonesia unggul di kawasan Asia Tenggara, kini setidaknya ada 148 kapal perang dari berbagai jenis, tapi kebalikannya untuk kualitas artileri pertahanan kapal perang. Memang untuk lini kanon dan adopsi torpedo relatif satu level, umumnya kini mengerucut pada jenis OTO Melara 76 mm. Tapi lain halnya di lini rudal SAM (surface to air missile) dan CIWS (close in weapon system). (more…)

CIS 50MG – Senapan Mesin Berat ‘Serbu’ Kopassus dan Kostrad TNI AD

cis50mg_1

Dalam pola serbuan cepat, personel pasukan khusus perlu mendapat dukungan tembakan yang memadai. Dalam kondisi tertentu, bahkan senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm seperti M-60 dan FN GPMG (general purpose machine gun) menjadi kurang memadai bila yang dihadapi lawan dengan kelengkapan senjata berat. Untuk itu unit serbu pasukan khusus dibekali pula dengan SMB (senapan mesin berat) untuk membungkam basis perkubuan lawan.  Bahkan dengan kaliber yang besar serta jarak tembak cukup jauh, SMB mampu mengusir pesawat/helikopter yang terbang rendah. (more…)

Sewaco: Sistem Senjata Terpadu Armada TNI AL

KRI Diponegoro 365, salah satu kapal perang TNI AL dengan Sewaco mutakhir
KRI Diponegoro 365, salah satu kapal perang TNI AL dengan Sewaco mutakhir

Kecanggihan pesenjataan suatu kapal perang dapat diukur dari sistem Sewaco (Sensor, Weapon, and Command) yang menyertainya. Sistem Sewaco kapal perang dipusatkan pada ruang PIT (pusat informasi tempur) , yang juga merupakan pusat pengendalian kapal atau lazim disebut pos komando umum. Di ruang PIT atau disebut juga sebagai Combat Information Center (CIC), terdapat berbagai peralatan yang diawaki oleh beberapa operator, termasuk di dalamnya komandan kapal. Peran komandan kapal adalah memimpin dan mengendalikan kapal dalam menyikapi berbagai ancaman. (more…)

Attack Class – Armada Kapal Patroli Australia yang ‘Diwariskan’ ke Indonesia

KRI Siada 862, ex-HMAS HMAS Barbette (P97)
KRI Siada 862, ex-HMAS Barbette (P97)

Seperti halnya hubungan antara Indonesia dan Malaysia, hubungan diplomatik dan politik antara Indonesia dengan Australia juga kerap mengalami pasang surut. Masih ingat pasca referendum Timor Timur tahun 1999, kala itu hubungan diplomatik bahkan militer kedua negara sempat memanas akibat kegiatan intelijen dan provokasi yang menjadikan lepasnya Timor Timur (sekarang Timor Leste). Tapi seiring dengan perubahan jaman dan orientasi politik, hubungan diplomatik, perdagangan, dan militer Indonesia – Australia kembali pulih, bahkan kini sedang mesra-mesranya. (more…)