Category: Kanon

TR-47C: Mengenal Kemampuan Radar Pengendali Tembakan di KCR Clurit Class TNI AL

image0001

Clurit Class tentu punya kesan tersendiri dalam jagad alutsista nasional, pasalnya inilah jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL yang pertama kali dipasangi kanon CIWS (Close In Weapon System), maklum adopsi CIWS hingga kini masih jadi ‘barang langka’ di arsenal kapal perang TNI AL. Selain kanon CIWS enam laras, senjata utama pada Clurit Class adalah dua peluncur rudal anti kapal C-705. (more…)

FN DeFNder Medium: Opsi RCWS Modular Untuk Panser Anoa 6×6 APC

baru

Keberadaan Anoa APC (Armoured Personnel Carrier) 6×6 menjadi komponen utama dalam struktur Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis TNI AD. Dengan ranpur lapis baja ini, gerak laju pasukan infanteri dapat lebih aman dari risiko terjangan proyektil lawan, karena sekujur bodi Anoa telah dilapisi material anti peluru Level III, menjadikan awak dan penumpangnya terlindungi dari serangan peluru kaliber 7,62 mm. Meski begitu, justru posisi juru tembak (gunner) yang rawan mendapat serangan. (more…)

Tanpa Kanon Oto Melara 30mm, KRI Cakalang 852 Resmi Perkuat Satuan Kapal Patroli TNI AL

IMG-20160720-WA0002

Setelah diresmikan pada awal Maret lalu, hari ini (20/7/2016) bertempat di Dermaga Kade Baru Timur, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, KRI Cakalang 852 produksi PT Caputra Mitra Sejati resmi dikukuhkan ke penggunanya, yakni Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmabar TNI AL. Bagi pemerhati alutsista nasional, KRI Cakalang 852 tak sekedar kapal patroli biasa, pasalnya kapal dengan bobot 230 ton ini sedari awal disebut-sebut bakal dilengkapi kanon single barrel Oto Melara 30 mm Finmeccanica dari Italia.

(more…)

2S31 Vena Self Propelled Mortar: Mulai Dilirik Untuk Perkuat Artileri Marinir TNI AL

800px-Self-propelled_120_mm_mortar_2S31_Vena

Kekuatan artileri swagerak sudah menjadi ciri Korps Marinir dalam gelar operasinya, sebut saja dari era 60-an ada BM-14/17, berlanjut ke RM70 Grad dan yang terbaru RM70 Vampir. Itu semua masuk ke segmen self propelled MLRS (Multi Launch Rocket System). Lantas bagaimana dengan self propelled gun atau howitzer, seperti yang saat ini terdapat di etalase Atileri Medan TNI AD? Meski belum ada tanda-tanda kea rah penggunaan self propelled howitzer, namun ada kabar terbaru bahwa Korps Baret Ungu ini akan mengadopsi self propelled mortar system. (more…)

Hino Ranger 500 FM285 JD: Mengenal Truk “Penggendong” Kanon Oerlikon Skyshield Paskhas TNI AU

yes

Truk ini aslinya tak menyandang gelar sebagai kendaraan taktis (rantis) , namun ketika dipercaya sebagai kuda tunggangan kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield Paskhas TNI AU, maka sosok Hino Ranger 500 FM285 JD sontak berubah sebagai wahana yang terlihat sangar. Meski dari basis truk sipil, mobilitas operasi alutsista super canggih di Indonesia sangat bergantung pada kinerja truk ini. Urusan pindah memindahkan kanon, berikut paket baterai PSU (Penangkis Serangan Udara), semua ditangani truk yang diberi label Cruising Ranger ini.
(more…)

Merespon Memanasnya Laut Cina Selatan, TNI AU Gelar Kanon Oerlikon Skyshield di Natuna

image150

Bakal ada yang berbeda dari Pangkalan Udara (Lanud) Ranai di Pulau Natuna, sebab dalam waktu dekat Lanud kelas B ini akan dilengkapi senjata kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) paling mutakhir, Oerlikon Skyshield 35 mm Air Defence System. Karena memang masih terbilang baru, kanon buatan Rheinmetall Defence ini baru sebatas ditempatkan di Lanud Hasanuddin, Lanud Halim Perdanakusuma, dan Lanud Supadio. Yang ketiga lanud diatas masuk kategori Lanud kelas A. (more…)

Pantsir S-1: Sistem Pertahanan Udara Hybrid Favorit Netizen Indonesia

Pantsir-1

Hingga tulisan ini dibuat, belum juga ada kejelasan tentang kelanjutan rencana pengadaan rudal hanud jarak menengah untuk Arhanud TNI. Alih-alih kabar pengadaan alutsista hanud justru masih berkutat di zona SHORAD (Short Range Air Defence). Arhanud TNI AD dalam majalah internal Caraka Hanud edisi Januari 2011 bahkan sudah menyebut kebutuhan untuk hadirnya sista hanud jarak menengah guna melengkapi poin defence dalam melindungi obyek vital nasional. (more…)

Oto Melara 30mm: Rahasia Kecanggihan Kanon Andalan KRI Cakalang 852

squared_medium_MARLIN_IMG_6964_s

Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmabar TNI AL mendapat tambahan kekuatan baru, yakni dengan diresmikannya KRI Cakalang 852 buatan PT Caputra Mitra Sejati (CMS). Berita peluncuran kapal perang besutan lokal sudah jamak didengar, tapi terselip kabar lain dari sosok KRI Cakalang 852, pasalnya kapal patroli ini disebut bakal dilengkapi kanon single barrel Oto Melara 30 mm Finmeccanica dari Italia. (more…)