Keandalan kacamata malam (Night Vision Goggles/NVG) merupakan faktor penentu hidup-mati bagi awak helikopter militer saat menjalankan misi tempur di kegelapan malam. Rusia, yang menjadi salah satu dari sedikit negara pemilik teknologi electro-optical converter generasi ketiga, terus mengandalkan perangkat NVG helm tipe GEO-ONV1 buatan Geofizika-NV untuk mendukung kesiapan operasional helikopter serbu dan transpor militer lini depan seperti seri Mi dan Ka. (more…)
Eskalasi pertempuran modern yang didominasi oleh ancaman drone di garis depan mendorong militer Rusia untuk terus melahirkan inovasi teknologi untuk perlindungan pada level individu. (more…)
Karakter pertempuran udara masa depan dipastikan bergeser menempatkan jet tempur berawak sebagai pusat komando taktis pertempuran (combat command centre). Konsekuensinya, pilot tempur masa kini dituntut untuk memproses limpahan data taktis yang jauh lebih padat dari berbagai sumber sekaligus. (more…)
Dunia penerbangan tempur modern menempatkan helm pilot F-35 Lightning II sebagai salah satu peralatan aviasi paling canggih sekaligus termahal yang pernah diciptakan manusia. Dikembangkan oleh Collins Aerospace melalui kemitraan dengan Elbit Systems, setiap unit helm ini dibanderol dengan harga fantastis mencapai US$400.000, atau setara dengan Rp7 Miliar per unit jika dihitung dengan asumsi kurs Rp17.500 per dollar AS. (more…)
Ekosistem jet tempur generasi kelima Turki kini semakin lengkap dengan hadirnya teknologi pendukung yang tak kalah canggih dari pesawatnya sendiri. Setelah sukses dengan penerbangan perdana jet tempur stealth KAAN, Aselsan secara resmi memperkenalkan TULGAR, sistem tampilan terpasang di helm (Helmet-Mounted Display/HMD) yang dirancang untuk menjadi “mata kedua” bagi para pilot tempur masa depan. (more…)
Sebagai launch customer jet tempur Chengdu J-10CE, Angkatan Udara Pakistan (PAF) bukan hanya mendapatkan rudal udara ke udara jarak jauh (BVR) PL-15E, lain dari itu, J-10CE juga dilengkapi dengan Helm Augmented Reality (AR), yang sering disebut sebagai bagian dari sistem Helmet-Mounted Display and Sight (HMDS) generasi terbaru buatan Cina. (more…)
Bersamaan dengan momen merapatnya kapal induk Charles de Gaulle di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Menteri Pertahanan (Menhan) Perancis, Sebastien Lecornu, turut melakukan lawatan kerja ke Indonesia. Dan pada tanggal 31 Januari 2025, Lecornu menemui Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, yang mana setelah diskusi ada momen menarik berupa penyerahan kenang-kenangan dari Lecornu ke Prabowo. (more…)
Helm canggih alias helm pintar tak bisa dilepaskan dari eksistensi jet tempur generasi kelima, lantaran Rusiu sudah memproklamirkan Sukhoi Su-57 Felon sebagai penempur di kelas tersebut, maka penyediaan helm canggih menjadi kebutuhan mutlak untuk mendukung kinerja pilot dalam berbagai misi. (more…)
Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe) rupanya kepincut dengan apa yang telah dilakukan oleh mitranya, Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force/RAF) dalam meningkatkan kesadaran situasional bagi pilot jet tempur Eurofighter Typhoon. Persisnya Luftwaffe akan bergabung dengan RAF untuk menggunakan Striker II helmet-mounted display (HMD) produksi BAE Systems. (more…)
Kecanggihan fitur pada helm tak pelak menjadi elemen yang menyatu pada jet tempur generasi kelima yang berkemampuan stealth. Bukan sekedar mampu meningkatkan kesadaran situasional, helm pilot pada juga dapat berfungsi lebih jauh, termasuk melakukan pelacakan pada sasaran, yang kesemuanya dapat dilakukan pilot dari visor helm. Salah satu barometer kecanggihan helm pilot adalah yang digunakan pada F-35 Lightning II. (more…)