Pada Maret 2017 lalu, Dinas Material Korps Marinir telah melangsungkan uji fungsi drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) intai jenis Backpack SWG Throw System buatan PT Bhimasena. Karena disebut sebagai drone yang dapat dikemas dalam backpack (ransel), maka bisa dipastikan yang diusung adalah tipe mini drone modular flying wing dengan konsep hand launched alias diluncurkan dari tangan. Beberapa foto pun telah beredar di lini masa yang memperlihatkan prajurit Intai Amfibi (Taifib) tengah menerbangkan drone sembari berlari. (more…)
Tekad serius dan pantang mundur pada akhirnya berbuah manis, inilah yang menggambarkan kesuksesan BDLTech, startup asal Balikpapan, Kalimantan Timur. Bila pembaca yang budiman masih ingat, pada Januari 2016 Indomiliter.com pernah mengulas prototipe ranpur War-V1 Hybrid Tactical Vehicle. Atas kegigihan Bachtiar Dumais Laksana sebagai pimpinan BDLTech, akhirnya prototipe War-V1 berhasil menarik perhatian Kemenristekdikti, bahkan inovasi robot tempur BDLTech berpeluang diajukan ke KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan). (more…)
Ancaman dari semburan magma dan bau belerang yang pekat menjadi tantangan berat dalam melakukan pengamatan di puncak kawah Gunung Agung. Karena citra satelit dianggap tidak setiap waktu dapat memantau perkembangan kawah, maka beberapa drone telah dipercaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meronda sekaligus melakukan pengamatan visual jarak dekat di atas kawah. Seperti telah diwartakan Indomiliter.com sebelumnya, Tawon 1.8 dipercaya sebagai drone mini untuk melaksanakan tugas berbahaya tersebut. (more…)
Adopsi drone copter (rotary wing) masih terbilang baru di Indonesia, dimana unit dan kesatuan pengguna masih terbatas, sementara memang terlihat ada kebutuhan penggelaran drone copter, khususnya dalam misi SAR dan surveillance. Berangkat dari peluang tersebut, belum lama ini UAVOS Inc dari Mountain View, California, Amerika Serikat, memperkenalkan produk drone copter berukuran mini, UVH-29E, kepada pihak Badan SAR Nasional (BASARNAS), Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT), Badan Penanggulangan Bencana Indonesia (BNPB) dan perwakilan dari pasukan khusus TNI. (more…)
“Tanpa drone kita tidak tahu apa yang terjadi. Citra satelit tidak dapat setiap saat memantau perkembangan kawah di Gunung Agung. Oleh karena itu, drone menjadi pilihan yang terbaik. Aman, efektif dan update,” ujar Kepala BNPB Willem Rampangilei dalam siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk itu sejak beberapa hari lalu BNPB menginisasi penggunaan drone, yang terdiri dari drone jenis fixed wing dan rotary wing. (more…)
Lockheed Martin berhasil membuat terobosan revolusioner dalam jagad drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Di ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017 yang berlangsung di ExCel, London (12 – 17 September), manufaktur alutsista asal Negeri Uwak Sam ini meluncurkan micro drone yang diberi label “Outrider.” (more…)
Potensi terjadinya missed target dalam sesi uji tembak rudal hanud (pertahanan udara) tentu sudah diperhitungkan. Maklum missed target bisa disebabkan beragam faktor, mulai dari kondisi cuaca, sistem pemandu rudal yang mungkin bermasalah, target drone yang kelewat lincah, atau kekeliruan dari operator. Missed target pun menjadi momok bagi segala jenis rudal, tak pandang itu rudal baru atau lama. (more…)
ROV (Remotely Operated Vehicle) bukan sesuatu yang baru diterapkan di Indonesia, robot penyelam laut dalam ini setidaknya sudah digunakan kalangan sipil, seperti Badan Penerangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan tentunya TNI AL, khususnya pada Satuan Kapal Ranjau (Satran) di Tripartite Class dan kapal Oseanografi Rigel Class. Namun, meski dalam status prototipe, Balitbang Kementerian Pertahanan dan PT Robomarine Indonesia sejak tahun 2015 telah merintis ROV produksi dalam negeri. (more…)
Berada di jantung Ibu Kota, kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Istana Negara, sudah barang tentu mendapat covering dari sistem pertahanan udara (hanud) terminal, berupa kesiapan tempur dari jet interceptor yang berperan sebagai garnisun udara dari Lanud Halim Perdanakusuma. Namun, tatkala ada perhelatan akbar sekaliber HUT Republik Indonesia, elemen hanud titik (point defence) ikut digelar untuk mengantisipasi berbagai hal yang mungkin saja bisa terjadi.
Teknologi Hybrid VTOL (Vertical Take Off and Landing) yang populer digunakan pada jet tempur Sea Harrier dan pesawat angkut V-22 Osprey, nyatanya membawa inspirasi langsung pada arah perkembangan drone. Serupa dengan pengembangan drone HVTOL yang tengah berjalan di luar negeri, di Indonesia drone dengan kombinasi fixed wing dan rotary wing ini bahkan sudah mampu dibuat prototipe-nya oleh industri di dalam negeri.