
Terlepas dari efektivitasnya, fungsi penting dari alutsista adalah kemampuannya untuk menciptakan rasa takut, atau kengerian bagi lawan. Nah, terkait hal tersebut, babak dalam perang Ukraina kehadiran dengan jenis drone copter berukuran kecil, namun bisa menciptakan ketakutan luar biasa. Meski belum ada nama resmi, tapi drone ini kadung populer disebut sebagai “Dragon Fire Drone”. (more…)

Drone yang dipersenjatai senapan serbu konvensional sudah beberapa kali diwartakan keberadaannya, ternasuk tengah diuji coba oleh Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Namun, sebuah video yang dinggah di akun X belum lama ini telah menjadi viral, pasalnya ini pertama kali diperlihatkan video penembakan senapan serbu dengan sudut perekaman gambar dari arah laras, yakni oleh drone berjenis First Person View (FPV). (more…)

Berita yang dominan beredar adalah Korea Selatan sukses menjual beragam alutsista beratnya ke Polandia, bahkan ekspor alutsista ke Polandia menjadi rekor penjualan terbesar yang pernah diraih Negeri Ginseng. Namun, jarang terdengar sebaliknya. (more…)

Terlepas dari kemampuannya, nama drone yang satu ini sepertinya bakal menjadi viral, pasalnya nama drone ini mengingatkan pada salah satu film James Bond, “SkyFall.” SkyFall disini adalah sebuah drone kamikaze Ukraina yang dirancang untuk menghancurkan kendaraan lapis baja dan benteng pertahanan musuh pada jarak antara 40 dan 60 kilometer. (more…)

JSC Kurganmashzavod dikabarkan tengah berupaya untuk mengintegrasikan hadirnya drone mini pada ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) amfibi BMP-3. Untuk tujuan ini, Kurganmashzavod akan bekerja sama dengan spesialis pengembang drone JSC Special Design Bureau of Transport Mechanical Engineering. (more…)

Kabar pengadaan (tambahan) 36 unit helikopter serang AH-64E Apache Guardian dari Amerika Serikat untuk Korea Selatan, tak pelak membuat Korea Utara meradang, pasalnya Pyongyang memang minus dalam aspek helikopter serang.Meski begitu, ada kabar yang membuat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sumringah, yakni datangnya drone kamikaze (loitering munition) Omid buatan Iran. (more…)

Meski spesifikasinya masih serba rahasia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam perayaan Hari Kemerdekaan Ukraina (24 Agustus), untuk pertama kalinya telah merilis gambar perdana dari “Palianytsia”, yakni drone roket sebagai senjata jarak jauh jenis baru yang digadang akan digunakan pasukan Ukraina untuk menyerang basis peluncuran rudal dan instalasi strategis jauh di dalam wilayah Rusia. (more…)

Di banyak negara berkembang, konsep alutsista banyak yang berakhir alias mentok di prototipe, namun lain hal dengan di India. Negeri Anak Benua yang berkonflik dengan Cina dan Pakistan, terbilang serius dalam mewujudkan suatu konsep dalam sistem senjata. Seperti salah satunya dalam mengembangkan kemampuan pesawat angkut C-130J Super Hercules untuk diperankan sebagai “Mini Bomber.” (more…)

Meski relatif adem ayem, rupanya Brunei Darussalam kini mulai memperhatikan pengadaan drone intai. Lebih baru daripada yang dioperasikan Indonesia, Malaysia dan Filipina, Angkatan Udara Brunei Darussalam dikabarkan tengah mempersiapkan kedatangan lima drone intai maritim RQ-21 Blackjack, yang tak lain merupakan varian lanjutan dari MQ-27 ScanEagle, yang mana keduanya merupakan produksi Boeing Insitu. (more…)

Satu lagi drone yang meraimaikan perang Ukraina, setelah pengembang Rusia mengumumkan produksi massal drone hexacopter, tempur dan logistik “Night Witch” untuk operasi malam hari, yang mampu membawa payload 20 kg dan terbang sejauh 50 km. (more…)