Meski kecil kemungkinan AS melakukan serangan ke Venezuela, namun, saat ini hubungan antar kedua negara tengah memanas sebagai buntut dari konflik politik dan ekonomi. Berdasarkan laporan terbaru, ada penempatan militer Amerika Serikat yang signifikan di perairan Karibia. (more…)
Rheinmetall selama ini identik sebagai manufaktur yang memproduksi senjata berat seperti ranpur lapis baja, kanon, meriam dan amunisi terkait. Namun, dari perhelatan Drone Days 2025, yang diselenggarakan pada 27-29 Agustus di Lapangan Terbang Oldenburg-Gatten di Jerman, Rheinmetall memperkenalkan rudal udara ke udara untuk pertahanan diri drone. (more…)
Terkait upaya Taiwan dalam mempersiapkan perang asimetris, selain memproduksi drone kamikaze berbahan kayu lapis, otoritas pertahanan Taiwan juga tengah mengembangkan jenis rudal jelajah hebat biaya, yang ideal digunakan saat meladeni invasi Cina Daratan. Rudal jelajah yang dimaksud adalah Chingfeng IV (atau Chien Feng IV). (more…)
Drone kamikaze dengan kemampuan anti jamming sudah lazim didengar, namun, dinamika perang menuntut inovasi baru, seperti drone kamikaze anti jamming yang ditambahkan fiur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), untuk memastikan sasaran dapat dihancurkan secara presisi. (more…)
Kemunculan drone dalam konflik telah menciptakan beberapa anomali, bukan hanya terjadi di Ukraina, belum ada ada kabar helikopter UH-60 Black Hawk milik Kepolisian Kolombia dilaporkan jatuh akibat serangan drone FPV (First Person View) kamikaze. (more…)
Mungkin tak banyak yang tahu, hari ini 27 tahun, bertepatan dengan 21 Agustus 1998, tercatat rekor drone pertama yang berhasil melintasi Samudera Atlantik. Terlebih, drone yang melintasi Atlantik Utara bukan drone berukuran besar dengan kemampuan HALE (High Altitude Long Endurance) atau MALE (Medium Altitude Long Endurance), melainkan sebuah drone berukuran kecil (small UAV) dengan berat hanya 13 kg. (more…)
MQ-72C “Logistics Connector” yang selama ini dikembangkan Airbus US Space & Defense, diwartakan telah menyelesaikan penerbangan otonom perdana dengan dukungan Shield AI pada 20 Agustus 2025 di Grand Prairie, Texas, Amerika Serikat. (more…)
Bila saatnya tiba, invasi Cina harus dihadapi Taiwan dengan kekuatan penuh yang memadukan militer dan keterlibatan unsur non militer, yang bagi Taipei artinya harus mempersiapkan perang asimetris. Perang asimetris seringkali berlangsung lama karena sifat fundamentalnya yang tidak seimbang, di mana pihak yang lebih lemah menggunakan waktu dan ketahanan sebagai senjata utama melawan kekuatan militer yang jauh lebih besar. (more…)
Guna mendapatkan presisi, serangan udara ke permukaan dari jet tempur umumnya mendapat dukungan dari Forward Air Controller (FAC) atau Joint Terminal Attack Controller (JTAC). Namun, dengan dinamika peperangan, dan kebutuhan untuk lebih mengamankan pasukan kawan yang berada di darat, maka dicetuskan solusi yang memanfaatkan keberadaan drone quadcopter untuk memandu serangan udara. (more…)
Guna menetrasilir serangan drone udara dan drone laut (Unmanned Surface Vehicle/USV) kamikaze dari Ukraina, pengembang pertahanan Rusia telah menciptakan jenis drone pencegat (interceptor drone) First Person View (FPV) Archangel. (more…)