Selain menggunakan ban mobil untuk menahan serangan drone kamikaze, pembom strategis Tupolev Tu-95 Bear di Pangkalan Udara (Lanud) Engels – Saratov, juga mendapat proteksi lain. Namun bentuk proteksi kali ini bersifat tidak langsung, yakni dengan upaya Rusia dengan merancang decoy (umpan) berupa lulisan siluet di area apron. (more…)
Seiring waktu, Rusia terus beradaptasi dalam mensiasati kemenangan di medan tempur di Ukraina. Terbaru, untuk pertama kalinya, rudal Kh-38ML yang dibawa Su-34 sukses menghancurkan empat jembatan penting di wilayah Kupyansk berkat penargetan drone intai Orlan. Hancurnya jembatan tersebut diyakini membuat Ukraina kesulitan mengatur logistik perang, khususnya di Ukraina Timur. Sayangnya, tak disebutkan pasti drone Orlan mana yang digunakan, tetapi besar kemungkinan itu adalah drone Orlan 30.
Turkmenistan menunjukkan kekuatan militernya melalui parade militer di ibu kota Ashgabat, baru-baru ini dalam rangka memperingati 32 tahun kemerdekaan negara dari Uni Soviet. Salah satu alutsista yang menyita perhatian adalah Unmanned Aerial Vehicles (UAV) Bayraktar TB2 Türkiye yang baru saja dibeli. Penggunaan drone terlaris Negeri Erdogan itu juga sekaligus menandakan penguatan hubungan Turkmenistan dengan Türkiye.
Sebuah pesawat Ilyushin IL-76 milik maskapai asal Belarus, Rubystar Airways, tergelincir saat mendarat di Bandara Internasional Gao, Mali, beberapa hari lalu. Pendaratan sebetulnya sangat mulus. Hanya saja pengereman tidak maksimal dan pesawat terus meluncur sampai melewawti perimeter bandara, menghantam permukaan dan terbakar. Diduga pesawat berisi tentara bayaran Wagner yang selama ini membantu Pemerintah Mali menumpas separatis.
19 bulan sudah perang Rusia-Ukraina tak kunjung usai. Alih-alih mereda, intensitas serangan saling berbalas justru terus meningkat dan medan tempur pun terus meluas. Rusia bahkan baru-baru ini mengerahkan pembom tempur Su-34 Fullback yang sudah dilengkapi rudal balistik hipersonik Kh-47M2 Kinzhal. Sebelumnya rudal balistik hipersonik itu hanya dipasang diplatform MiG-31K. Oleh karena itu, media Cina memperkirakan musim dingin mendatang di Ukraina akan lebih mencekam dengan gempuran jet-jet tempur Rusia.
Sebuah dokumen rahasia milik Ukraina yang ditujukan ke Barat (kelompok negara G7) untuk menyerang fasilitas produksi drone di Rusia, Iran, dan Suriah bocor. Fasilitas produksi yang dimaksud diketahui salah satunya adalah basis produksi drone kamikaze (loitering munition) Shaded-136 buatan Iran, atau yang dalam kode Rusia disebut Geran-2. Lebih dari itu, drone kamikaze tersebut saat ini sudah dilengkapi mesin turbojet yang dipasok Eropa dan sudah muncul di medan perang di Ukraina.
Ada yang unik dalam gelaran public airshow di Pangkalan Angkatan Darat Hukou, Kabupaten Hsinchu, Taiwan akhir pekan lalu. Selain menampilkan atraksi di udara, militer negara tersebut juga memamerkan livery hiu macan (tiger shark) di helikopter Apache AH-64. Tak ada keterangan resmi dari kementerian pertahanan terkait hal ini. Namun, simbol kerap kali menjadi jawaban implisit dalam merespon sesuatu.
Terkena embargo militer adalah mimpi buruk dalam dunia alutsista suatu negara, dan sepanjang persenjataan didapatkan dengan cari diimpor, maka tiada ada jaminan negara pembeli bakal terbebas dari embargo. Salah satu yang berulang kali dialami Indonesia adalah embargo terkait dengan jet tempur. Dari beragam kisah embargo yang mewarnai jejak penempur di Tanah Air, ada petikan dari perjalanan jet tempur F-5E Tiger II dengan tail number TS-0510. (more…)
Rusia dan Ukraina ibarat beradu tanding dalam kemampuan drone kamikaze. Menyadari suksesnya serangan drone kamikaze adalah bentuk propaganda yang apik, maka pelibatan drone kamikaze dengan fitur FPV (First Person View) terus dikedepankan, lantaran bisa menjadi bukti otentik atas keberhasilan serangan. Seperti belum lama ini sebuah video pendek muncul di media sosial, yang menunjukkan drone kamikaze Lancet 3 Rusia sukses menghantam MiG-29 Fulcrum Angkatan Udara Ukraina dalam jarak yang belum pernah terjadi sebelumnya. (more…)
Tak mau kalah dengan Korea Utara yang menampilkan lini alutsista terbaru saat menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu pada 25 Juli 2023, maka Iran yang baru saja dikunjungi Shoigu pada 20 September 2023, juga memamerkan sistem persenjataan terbaru, yang beberapa malahan belum pernah secara resmi diperlihatkan kepada publik. Salah satunya adalah sosok rudal hanud yang diberi kode “358.” (more…)