
Perasaan dongkol mungkin tengah dialami oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan. Betapa tidak, setelah secara dramatis menyetujui masuknya Swedia sebagai anggota NATO, dan kemudian diganjar imbalan oleh AS dengan persetujuan pembelian 40 unit F-16 Block 70 Viper dan modernization kits untuk 79 unit F-16 eksisting ke konfigurasi Viper, senilai US$23 miliar. Namun pahitnya AS secara bersamaan juga memberi lampu hijau bagi Yunani untuk membeli sesuatu yang amat diidamkan dan ‘terlarang’ dibeli oleh Turki. (more…)

Berstatus sebagai ‘anak kesayangan’ yang tidak diakui, Taiwan rupanya punya kesan tersendiri dalam pengadaan persenjataan utama yang dipasok oleh Amerika Serikat. Berbeda dengan negara-negara pembeli alutsista dari AS, maka kecenderungan yang diterima oleh Taipei lebih lama ketimbang pesanan negara lain, meski dalam beberapa kasus Taiwan memesan jenis senjata yang dimaksud lebih dahulu. Sebut saja Taiwan memiliki waktu tunggu terlama kedua untuk pesanan jet tempur F-16 Block 70 Viper dari Lockheed Martin. (more…)

Kementerian Pertahanan Belanda belum lama ini menyatakan bahwa beberapa jet tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Kerajaan Belanda akan menjalani uji terbang (test flight) atau pemeriksaan fungsional (functional checks). Untuk itu bagi warga Negeri Kincir Angin yang tinggal berada di sekitar lokasi pangkalan, maka harus siap-siap mendengar apa suara yang keras, dimana F-16 akan memecahkan penghalang suara di tengah penerbangan. (more…)

Siang ini, Senin, 22 Januari 2024, dijadwalkan mendarat unit keempat pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules pesanan Kementerian Pertahanan RI di Lanud Halim Perdanakusuma. Pesawat keempat tersebut bernomer registrasi A-1344. Bertolak dari Lockheed Martin Air Base, Marrieta di Negara Bagian Georgia, seperti tiga unit Super Hercules sebelumnya, rute penerbangan ke Indonesia ditempuh dengan ferry flight melintasi Pasifik. (more…)

Sistem hanud (pertahanan udara) berbasis laser DragonFire produksi Qinetiq yang telah dipesan oleh Australia, belum lama ini dikabarkan telah sukses diuji coba. Qinetiq, kontraktor pertahanan asal Inggris, yang juga dikenal sebagai pemasok target drone untuk Arhanud TNI AD, disebut telah berhasil menembakkan senjata laser berkekuatan tinggi terhadap sasaran udara untuk pertama kalinya. (more…)

Setelah menuntaskan kontrak pengadaan 18 jet tempur serang ringan FA-50 Fighting Eagle senilai 1,2 triliun won (US$920 juta) pada akhir Februari 2023, Kementerian Pertahanan Malaysia dibakarkan tengah mempersiapkan kontrak berikutnya untuk pengadaan 18 unit FA-50 tambahan, menjadikan nantinya Angkatan Udara Malaysia (TUDM/RMAF) secara keseluruhan akan mengoperasikan 36 unit FA-50 Block 20, yang diklaim sebagai varian Fighting Eagle paling canggih. (more…)

Setelah kabarnya jatuhnya pesawat intai Beriev A-50 Airborne Early Warning and Control (AEW&C) di Laut Azov pada 14 Januari 2024, Angkatan Udara Rusia dikabarkan telah kembali menerbangkan A-50 lain di kawasan perbatasan Ukraina pada 17 Januari lalu. Sumber kehadiran A-50 pengganti berasal dari update Intelijen Kementerian Pertahanan Inggris pada 19 Januari 2024. (more…)

Diterpa beragam masalah, jet tempur JF-17 Thunder besutan Cina – Pakistan terbilang lesu di pasar ekspor. Di luar Pakistan, pemempur bermesin tunggal ini hanya digunakan Nigeria dan Myanmar. Namun pamor JF-17 mendadak naik saat berperan dalam operasi serangan udara Pakistan yang dilancarkan ke basis separatis Sunni Jaish al-Adl yang berada di wilayah Iran. (more…)

Sebagai sekutu AS di Asia Tenggara, militer Singapura dengan anggaran yang kuat serta ‘izin’ akuisisi alutsista first tier dari Washington, menjelma sebagai kekuatan nomer satu di kawasan. Dalam hal kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) Negeri Pulau ini malahan menjadi yang terdepan di Indo Pasifik. Setelah sebelumnya telah berlatih air refueling dengan jet tempur stealth F-35, ada kabar Airbus A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport) Angkatan Udara Singapura (RSAF) akan melakukan uji air refueling dengan pembom strategis B-1B Lancer. (more…)

Setelah dikirim dari Italia ke Indonesia pada bulan Februari 2023, belum ada kabar lanjutan tentang keberadaan radar hanud (pertahanan udara) RAT-31 DL/M buatan Leonardo S.p.A. Didatangkan satu unit untuk kebutuhan Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) – d/h Kohanudnas, belum lama ini telah diketahui persis dimana radar hanud medium long range ini ditempatkan. (more…)