
Paris kini tengah menyabu Olimpiade dan Paralimpiade Musim Panas 2024 dan dari aspek keamanan, kini menjadi ajang pembuktian jenis senjata baru. Meski berharap untuk tidak digunakan, namun, aparat militer Perancis saat ini telah bersiap mengoperasikan senjata laser anti drone yang disebut Helma-P. (more…)

Punya kemampuan menjatuhkan drone dengan biaya kurang dari £10 per tembakan, atau hanya sekitar Rp160.000, telah mendorong militer Inggris untuk serius mengaptasi senjata laser untuk misi anti drone, terlebih rangkaian uji coba DragonFire telah menuai sukses dalam beberapa kesempatan. (more…)

MBDA Missile Systems telah tersohor sebagai manufaktur rudal dari Eropa (Perancis), yang bila dikhususkan dalam segmen MANPADS (Man Portable Air Defence Systems), produk andalannya akan mengacu pada nama besar “Mistral”, yang di Indonesia telah digunakan oleh dua matra TNI. Dari pameran dirgantara Farnborough International Airshow 2024 yang dihelat di Inggris (22-26 Juli 2024), MBDA kembali memperkenalkan jenis rudal hanud VSHORAD terbaru. (more…)

Angkatan bersenjata Venezuela dikenal kreatif ‘mengoprek’ alutsista tuanya. Sebut saja seperti yang dilakukan pada tank ringan AMX-13 buatan Perancis. Di tangan Angkatan Darat Venezuela, muncul varian AMX-13 dengan senjata tanpa tolak balik, AMX-13 varian penghancur ranjau dan AMX-13 self propelled MLRS kaliber 160 mm. Dan kini ada ranpur lapis baja 4×4 serupa dengan Cadilage Cage V-150 Commando, yang ditampilkan sebagai ranpur anti drone. (more…)

Punya bentang perbatasan (daratan) yang sangat luas merupakan tantangan tersendiri bagi negara sebesar Rusia. Seolah mengikuti apa yang telah dilakukan Israel, Arab Saudi, Singapura dan Polandia, kini otoritas pertahanan Rusia juga menggelar balon udara aerostat yang berisikan beragam perangkat sensor deteksi, termasuk radar intai untuk mengawasi pergerakan yang ada di sekitar kawasan perbatasan. (more…)

Serangan drone kamikaze yang masif membawa risiko adanya ‘kecolongan’, padahal sistem pertahanan udara (hanud) anti drone sudah dirancang sedemikian ketat dengan anggaran yang mahal. Terkhusus bagi Rusia yang beberapa kota di perbatasannya kerap mendapat serangan drone kamikaze dari Ukraina, kini mencoba solusi baru, yakni dengan menggabungkan antara teknologi balon udara (aerostat) dengan jaring (net) untuk mencegat drone sebelum memasuki obyek vital (obvit). (more…)

Tak mau kecolongan seperti insiden yang terjadi pada tahun 2022, yakni saat sekawanan (lima) drone intai dari Korea Utara berhasil terbang jauh memasuki kawasan Korea Selatan, maka Seoul belum lama ini telah mengumumkan rencana untuk mengerahkan senjata laser berbiaya murah tahun ini untuk menembak jatuh drone Korea Utara yang melintasi wilayah udaranya. (more…)

Meningkatnya kebutuan sistem pertahanan udara, terutama untuk menghadapi serangan drone, telah dijawab oleh manufaktur senjata asal Inggris, BAE Systems yang menawarkan Tridon MK2 pada pameran pertahanan Eurosatory 2024 (17 – 21 Juni 2024) di Paris. Meski mendapat label dengan nama baru, sejatinya Tridon MK2 adalah meriam Bofors 40 MK4 naval gun yang dibekali sensor deteksi dan ditempatkan pada platform truk 6×6, menjadikannya sebagai Self-propelled Anti-aircraft Gun. (more…)

Bila M134 Minigun begitu lekat sebagai senjata mesin laras putar (gatling gun) kaliber 7,62 mm produksi Amerika Serikat, maka seolah terlupakan, bahwa Rusia juga mempunyai jenis senjata yang mirip dengan M134 Minigun, yang dimaksud adalah Glagolev-Shipunov-Gryazev atau GShG-7.62, yang juga menggunakan kaliber 7,62 mm. (more…)

Muncul perdana pada Zhuhai AirShow 2022, Type 625E Anti Aircraft (AA) Gun Missile Integrated Weapon System produksi Norinco langsung menarik perhatian netizen global, lantaran Cina berhasil meluncurkan ranpur (kendaraan tempur) lapis baja 8×8 yang dipersenjatai secara hybrid, dengan kombinasi rudal hanud (pertahanan udara) dan kanon laras putar, lengkap dengan radar penjejak sasaran di dalam satu kubah (turret), yang sepintasnya asasinya mirip dengan desain sistem hanud Pantsir S1 buatan Rusia. (more…)