Pertama Kali Digelar di Latihan EFES 2026, Intip Ketangguhan ‘Steel Dome’ Turki yang Ditawarkan ke Indonesia

Angkatan Bersenjata Turki secara resmi melakukan pengerahan taktis perdana untuk sistem arsitektur pertahanan udara berlapis terintegrasi andalan mereka, Steel Dome (Çelik Kubbe), sebagai sebuah kesatuan system-of-systems yang utuh dalam ajang latihan militer multinasional berskala besar, EFES 2026.

Baca juga: Jelang Produksi Massal, Turki Tuntaskan Pengujian Akhir Rudal Hanud Jarak Menengah Hisar-O (Trisula-O)

Berbeda dengan penampilan statis terdahulu di ajang pameran seperti IDEF 2025 atau DIMDEX 2026 di Doha, dalam latihan kali ini seluruh elemen utama Steel Dome benar-benar digelar di lapangan. Berlokasi di area tembak langsung (live-fire area) Doğanbey di Seferihisar, İzmir, payung udara ini diposisikan mencolok menghadap langsung ke Laut Aegean, lengkap dengan spanduk besar bertuliskan “Çelik Kubbe”.

Pengerahan operasional perdana pada 20–21 Mei 2026 ini disaksikan langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan bersama menteri pertahanan dan kepala staf militer dari 50 negara peserta. Momentum ini langsung memicu perhatian besar dari pengamat pertahanan di Indonesia, mengingat Steel Dome besutan Aselsan merupakan sistem berskala strategis yang sempat ditawarkan secara agresif kepada Kementerian Pertahanan RI pada ajang Indo Defence 2024 di Jakarta.

Dalam demonstrasi di EFES 2026, Aselsan membuktikan kemampuan interkoneksi multi-layered integrated air and missile defence (IAMD) miliknya dengan menggelar empat lapisan efektor rudal sekaligus. Lapisan tersebut terdiri dari rudal pencegat jarak jauh Siper Block I—yang baru saja resmi masuk kedinasan operasional pada Januari 2026 setelah lulus uji identifikasi kawan/lawan (IFF discrimination) dalam kondisi ruang udara padat—kemudian rudal jarak menengah Hisar-O, rudal jarak pendek Hisar-A, hingga sistem hanud jarak sangat dekat (VSHORAD) portabel Sungur.

Tidak berhenti di situ, paruh siang latihan ini juga mengintegrasikan sistem hanud kanon jarak pendek TOLGA buatan MKE untuk memperkuat lapisan proteksi titik terbawah. Komposisi ini dirancang secara masif untuk mendeteksi, melacak, dan mengeliminasi spektrum ancaman yang sangat luas, mulai dari rudal jelajah dan rudal balistik taktis, hingga ancaman asimetris berupa drone komersial berukuran kecil yang saat ini mendominasi teater peperangan modern.

Kekuatan sejati dari Steel Dome yang dipamerkan di depan puluhan delegasi asing ini sebenarnya terletak pada cakupannya yang meluas hingga ke ranah pertahanan non-kinetik dan perang elektronik (electronic warfare). Arsitektur ini turut mengintegrasikan sistem hibrida Gürz (gabungan teknologi rudal, kanon, dan laser pada satu platform), rantis hanud kanon swagerak Korkut yang dibekali amunisi pintar ATOM programmable airburst, penyerang radar KORAL, sistem komunikasi EW PUHU, hingga senjata gelombang mikro berdaya tinggi (high-power microwave weapon) EJDERHA yang bertugas merusak sistem elektronik drone sebelum masuk ke area tembak.

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Turki, Jenderal Selçuk Bayraktaroğlu, mengonfirmasi bahwa seluruh proses komando dan kendali (C2) selama latihan telah menggunakan program bantuan kecerdasan buatan (AI). Hal ini mengindikasikan bahwa Steel Dome telah sukses menguji fitur automated decision support untuk mengevaluasi ancaman dan menentukan penugasan senjata secara otomatis tanpa hanya bergantung pada kecepatan operator manusia.

Keberhasilan menggelar 47 komponen utama Steel Dome senilai US$460 juta yang baru diserahterimakan ke militer Turki pada Agustus 2025 lalu ini menjadi sinyal kuat bagi kematangan industri pertahanan Ankara.

Meski demikian, laporan lapangan belum mengonfirmasi apakah seluruh lapisan Steel Dome melakukan intersepsi tembakan langsung (live intercept) terhadap target sasaran udara, ataukah demonstrasi tersebut baru terbatas pada integrasi C2, pelacakan terkoordinasi, dan simulasi penunjukan target di bawah satu gambar operasional yang sama (common operational picture). (Gilang Perdana)

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *