Yunani Resmi Borong Tiga Unit Embraer KC-390 Millennium, Siap Pensiunkan Armada C-130 Hercules Lawas

Langkah strategis kembali diambil oleh Angkatan Udara Yunani (Hellenic Air Force/HAF) dalam rangka memodernisasi armada angkut militernya. Pada 2 November 2026, Kementerian Pertahanan Yunani secara resmi menandatangani kontrak pengadaan tiga unit pesawat angkut taktis multi-misi Embraer KC-390 Millennium, lengkap dengan opsi tambahan tiga unit pesawat serupa melalui skema government-to-government (G2G) antara pemerintah Yunani dan Portugal.
Pengadaan bernilai sekitar €590 juta untuk pesanan pasti awal ini menjadikan Yunani sebagai negara Eropa ketujuh yang memilih KC-390, sekaligus memperkuat interoperabilitas bersama aliansi pertahanan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Berdasarkan kesepakatan penting tersebut, unit pertama KC-390 Millennium dijadwalkan mulai tiba di Yunani pada tahun 2027. Kehadiran pesawat generasi abad ke-21 ini diproyeksikan untuk menggantikan peran armada pesawat angkut gaek Lockheed C-130 Hercules yang telah lama menjadi tulang punggung mobilitas militer Yunani.
Berdasarkan data operasional pertahanan, Angkatan Udara Yunani mengandalkan varian klasik C-130B dan C-130H dengan jumlah armada sekitar belasan unit yang dioperasikan di bawah Skuadron 356 “Hercules” di Pangkalan Udara Elefsis, di mana sebagian di antaranya bahkan telah dimodifikasi khusus untuk peran Peperangan Elektronika (Electronic Warfare). Mengingat usia pakai yang sudah sangat senja sejak pertama kali dioperasikan pada 1975, kehadiran KC-390 akan menjadi angin segar untuk memulihkan kapabilitas angkut strategis HAF.
Kesiapan Operasional Parah, AU Yunani Putuskan ‘Segera’ Beli C-130J Super Hercules Bekas dari Italia
Bergabungnya Yunani memperpanjang daftar operator Eropa setelah Portugal, Hungaria, Belanda, Austria, Republik Ceko, dan Swedia, serta melengkapi daftar global yang sebelumnya telah mencakup Brasil, Korea Selatan, Uzbekistan, Uni Emirat Arab, dan Kolombia.
Sebagai platform multi-misi generasi modern, Embraer KC-390 Millennium menawarkan keunggulan performa yang jauh melampaui standar pesawat sekelasnya. Pesawat ini mampu membawa muatan seberat hingga 26 ton dengan kecepatan jelajah mencapai 470 knot serta jarak jangkau yang lebih jauh.
Fleksibilitas operasionalnya memungkinkan KC-390 untuk mengeksekusi berbagai macam misi krusial—mulai dari pengangkutan kargo dan pasukan, penerjunan payung untuk personel dan peralatan, evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan (SAR), pemadaman kebakaran, hingga misi kemanusiaan yang beroperasi dari landasan pacu sementara atau tidak beraspal (unpaved runways).
Cetak Sejarah Baru, Embraer KC-390 Brasil Sukses Terjunkan 3 Ton Logistik di Antartika
Selain itu, dengan fitur perlengkapan pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling/AAR) yang dapat dipasang dengan cepat, KC-390 tidak hanya berfungsi sebagai pesawat pengangkut atau tangki bahan bakar, tetapi juga mampu menyalurkan bahan bakar bagi jet tempur modern andalan Yunani seperti Rafale dan Mirage 2000.
Kehadiran armada baru ini diyakini tidak hanya mendongkrak efisiensi logistik dan pertahanan regional, tetapi juga mengintegrasikan sinergi pemeliharaan dan pelatihan bersama di lingkup kawasan Eropa dan NATO. (Gilang Perdana)


