Cina Perkenalkan Amunisi Teleskopik 40mm untuk Kendaraan Tempur, Mampu Tembus Baja 130mm

Industri pertahanan Cina kembali mencatatkan lompatan teknologi persenjataan darat melalui peluncuran amunisi cased telescoped (CT) berkaliber 40mm terbaru. Amunisi canggih ini diklaim mampu menembus pelat baja homogen setebal 130 milimeter dari jarak satu kilometer—sebuah tingkat daya gedor yang jauh melampaui proyektil konvensional sekelasnya—serta telah dioperasikan secara luas oleh berbagai platform persenjataan domestik militer Cina (PLA).
Berdasarkan rilis resmi perusahaan pertahanan milik negara Changan Wangjiang (bagian dari China South Industries Group) melalui platform WeChat, amunisi baru ini memiliki desain unik, di mana proyektilnya terbungkus sepenuhnya di dalam wadah kartrid, membentuk silinder tunggal yang kompak.
Keunggulan utama dari arsitektur cased telescoped terletak pada efisiensi ruang penyimpanan di dalam interior kendaraan lapis baja yang terbatas, muatan propelan yang lebih besar, recoil yang relatif rendah, serta bentuk geometris teratur yang mempermudah logistik dan transportasi.
Untuk mencapai performa balistik yang mematikan, amunisi ini menggunakan sistem pemicuan dua tahap (two-stage ignition). Pemicu pertama berfungsi memisahkan struktur proyektil dan mendorongnya ke posisi terkunci hingga selongsong membentuk ruang tertutup, sementara pemicu kedua melontarkan proyektil dengan kecepatan tinggi. Ditambah tata letak aerodinamis mirip anak panah (dart-like) serta stabilisasi sirip (fin stabilization), amunisi ini mampu mencetak tingkat akurasi presisi tinggi hingga 0,5 x 0,5 meter pada jarak satu kilometer.

Changan Wangjiang mengungkapkan bahwa amunisi 40mm ini dirancang dengan tiga mode kerusakan utama guna menghadapi berbagai spektrum ancaman di medan tempur modern:
Mode Penusuk Baja (Armor-Piercing)
Mampu merobek pelat baja setebal 130mm dari jarak 1 km, memberikan ancaman serius bagi kendaraan tempur lapis baja musuh.
Mode Fragmentasi High-Explosive
Menghasilkan gelombang kejut dan pecahan ke segala arah saat berdampak, sangat efektif untuk meluluhlantakkan bunker dan benteng lapangan.
Mode Programmable Airburst
Memungkinkan cangkang meledak di udara untuk membentuk tirai proyektil rapat, dirancang khusus untuk merontokkan drone serta target udara berukuran rendah, lambat, dan kecil (LSS).
Chinese CS/VP-16B ATV with 40mm assault gun,it uses 40mm Cased Telescoped Ammunition. https://t.co/ZghxcMwoVe
— Caesar (@Ninja998998) November 12, 2018
Amunisi cased telescoped 40mm dirancang untuk merespons kebutuhan persenjataan taktis pada platform kendaraan tempur modern. Selain diintegrasikan pada kendaraan tempur lintas udara (airborne combat vehicles) untuk pasukan pengerahan cepat, amunisi berdaya rusak tinggi ini juga dioperasikan pada Type 100 support vehicle – sekelas IFV (Infantry Fighting Vehicle)
Kendaraan pendukung ini bertugas mengemban peran krusial di medan laga, memanfaatkan tingkat tembakan yang tinggi untuk menekan serta mengeliminasi target-target tak berlapis baja—seperti infanteri pembawa rudal anti-tank atau kendaraan ringan—yang sulit dijangkau secara efektif oleh meriam utama tank berat.
Pengamat militer Cina, Song Zhongping, kepada Global Times menyatakan bahwa pengenalan amunisi inovatif ini menunjukkan filosofi perancangan amunisi PLA yang kian berwawasan masa depan dan efisien. Kehadiran amunisi teleskopik ini diproyeksikan menjadi babak baru era peningkatan daya tembak alutsista darat Cina yang lebih cerdas, mematikan, dan responsif di berbagai medan. (Bayu Pamungkas)
“Still Strong,” India Tempatkan Meriam Tua Bofors 40mm L/70 di Wilayah Perbatasan Cina


