Excalibur Army Luncurkan Meander: Kendaraan Amfibi Roda Rantai Pengusung Beban Berat dari Ceko

Excalibur Army, bagian dari Czechoslovak Group (CSG), secara resmi memperkenalkan kendaraan amfibi roda rantai (amphibious tracked vehicle) terbaru bernama Meander. Diperkenalkan pada ajang Future Forces Forum 2026 di Praha pada 21 Oktober 2026, platform ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas logistik taktis dan pengangkutan pasukan melintasi rintangan air, rawa, serta medan berat tanpa tergantung pada dukungan jembatan ponton.
Baca juga: Excalibur Army Tampilkan Desain “KAPA,” Pertanda Proses Pengadaan Akan Kembali Bergulir?
Jika dicermati dari segi fungsi dan doktrin penggelarannya, Meander hadir layaknya generasi penerus modern dari kendaraan amfibi roda rantai legendaris PTS-10 (PTS-M) buatan Uni Soviet yang selama puluhan tahun menjadi andalan pengangkut material berat di Korps Marinir TNI AL.
Pengembangan Meander dilakukan secara kolaboratif oleh Excalibur Army dan New Space Technologies (NST) sebagai adaptasi militer dari konsep kendaraan KALAN, khususnya pada penyempurnaan sistem propulsi air. Excalibur Army bertanggung jawab menentukan persyaratan operasional militer, sementara NST menangani rekayasa teknis hingga pembuatan prototipe pertamanya.
Untuk menopang kemampuan lintas medan di darat yang ekstrem sekaligus menerjang perairan, Meander mengandalkan sistem roda rantai baja konvensional (steel tracks) berdaya tahan tinggi. Penggunaan roda rantai baja ini memberikan traksi maksimal saat keluar-masuk bibir pantai atau sungai berlumut, sekaligus memastikan durabilitas sistem pendorong saat membawa muatan berton-ton di medan keras berkerikil.
📍 Avrupa merkezli savunma sanayii grubu CSG, 70 personel veya 13 tona kadar yük taşıyabilen yeni paletli amfibi aracı Meander’ı Future Forces Forum 2026 fuarında tanıttı.
Excalibur Army ve New Space Technologies iş birliğiyle geliştirilen araç, askeri birliklerin nehirleri ve bataklık alanları köprü kurmadan geçmesini sağlamak amacıyla tasarlandı.
440 kW gücündeki Tatra motoruyla karada 48 km/sa, suda ise yaklaşık 12 km/sa hıza ulaşabilen Meander, askeri araç ve konteyner taşımacılığında da kullanılabiliyor. İki kişilik mürettebatla görev yapabilen aracın gelecekte silah sistemleriyle donatılmış farklı versiyonlarının geliştirilmesi planlanıyor.
— SavunmaTR (@SavunmaTR) October 22, 2026
Salah satu keunggulan utama Meander terletak pada daya angkutnya yang sangat masif di kelas kendaraan amfibi. Mengusung dek kargo terbuka seluas 22 meter persegi, kendaraan ini memiliki kapasitas muatan (payload) hingga 13 ton dengan bobot kotor maksimal (gross weight) mencapai 33 ton.
Fleksibilitas dek kargonya memungkinkan Meander dikonfigurasi untuk mengangkut hingga 70 prajurit berdiri, 12 tandu evakuasi medis (casualty evacuation), satu unit truk militer ukuran sedang, hingga kontainer standar 20 kaki (20-foot container). Untuk memudahkan proses bongkar muat alutsista maupun kendaraan tempur ringan, bagian belakang Meander dilengkapi dengan ramp pintu hidrolik berdaya dorong listrik yang sanggup menahan beban hingga 13 ton.
Dapur pacu Meander disokong oleh mesin diesel legendaris Tatra 12-silinder berpendingin udara bertenaga 590 HP (440 kW). Mesin ini memungkinkan Meander melaju hingga kecepatan puncak 48 km/jam di jalan raya dan 35 km/jam di medan off-road. Sementara untuk pergerakan di air, kendaraan amfibi ini dibekali dua baling-baling kapal (marine propellers) yang mampu mendorongnya berlayar hingga kecepatan 12 km/jam (6,5 knot).
Dengan jarak jelajah darat mencapai 380 km dan ground clearance setinggi 650 mm, Meander sanggup melintasi tanjakan (gradient) hingga 100 persen, kemiringan samping (side slope) 30 persen, serta melompati parit (trench) selebar 2,5 meter. Pengoperasiannya pun ramah bagi pengemudi karena tetap menggunakan roda kemudi (steering wheel) dan pedal konvensional di darat maupun air berbasis sistem steer-by-wire.
Di lingkungan Korps Marinir TNI AL, armada Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (KAPA) seperti K-61 dan PTS-10 telah mengabdi dalam kurun waktu yang sangat panjang sejak era Operasi Trikora hingga kini, sehingga faktor usia alutsista menjadi perhatian penting bagi pembaruan alutsista amfibi.
Dengan kemampuan mengangkut beban hingga 13 ton, mengusung sasis roda rantai yang tangguh, serta memiliki kemampuan renang mandiri tanpa butuh persiapan rumit, Excalibur Army Meander menyajikan profil teknis yang sangat ideal sebagai kandidat pengganti K-61 maupun PTS-10 Korps Marinir TNI AL di masa depan guna menjaga kelangsungan operasional pendaratan amfibi dan logistik pantai. (Bayu Pamungkas)


