Korea Utara Luncurkan Salvo 12 Rudal Jelajah dari Destroyer Terbaru ‘Kang Kon’ (Choe Hyon Class)

Angkatan Laut Korea Utara (KPN) baru saja melakukan unjuk kekuatan berskala masif yang langsung memicu perhatian ketat dari para pengamat militer global. Melalui rilis resmi kantor berita pemerintah Korean Central News Agency (KCNA) pada 6 Juli 2026, Pyongyang mempublikasikan dokumentasi video dan foto saat mereka sukses meluncurkan 12 rudal jelajah jarak jauh berkemampuan nuklir secara berturut-turut (rapid succession).

Baca juga: Korea Utara Resmi Operasikan Choe Hyon (51), Kapal Perusak Terbesar Berkemampuan Nuklir

Aksi peluncuran salvo ini dilakukan dari atas geladak kapal perang teranyar mereka, Kang Kon (nomor lambung 52), yang merupakan kapal perang kedua dari kelas Choe Hyon (Choe Hyon class). Kehadiran kapal perusak berpeluru kendali (guided-missile destroyer) modern ini menandai lompatan teknologi yang sangat radikal bagi armada laut Kim Jong Un, yang selama ini dikenal didominasi oleh kapal-kapal patroli tua berukuran kecil.

Dalam rilis video yang dipublikasikan KCNA, fokus utama tidak hanya tertuju pada peluncuran salvo rudal jelajah, melainkan juga pada unjuk kemampuan artileri kapal. Menambah impresi kesiapan tempurnya, kapal perusak Kang Kon juga terlihat menguji coba meriam utama berkaliber 127 mm yang terpasang pada bagian haluan (bow).

Meriam berkaliber besar ini ditembakkan secara intensif, menegaskan bahwa kapal perusak berbobot sekitar 5.000 ton tersebut tidak hanya berfungsi sebagai platform peluncur rudal strategis jarak jauh, namun juga siap melakukan pertempuran permukaan (surface warfare) jarak dekat hingga memberikan bantuan tembakan kapal ke darat. Langkah integrasi persenjataan modern ini membuktikan bahwa program modernisasi kapal permukaan Korea Utara berjalan jauh lebih cepat dari yang diperkirakan oleh intelijen Barat.

Adapun jenis rudal jelajah yang diluncurkan dari kompartemen vertikal kapal perusak Kang Kon ini diidentifikasi oleh para analis sebagai varian dari keluarga Hwasal-2 atau Hwasal-1Ra, yaitu rudal jelajah strategis (strategic cruise missile) jarak jauh milik Korea Utara yang telah diadaptasi untuk platform laut.

Rudal jelajah subsonik ini memiliki kemampuan terbang sangat rendah (sea-skimming) guna menghindari deteksi radar pertahanan udara kapal perang lawan maupun sistem radar Aegis milik Korea Selatan dan Amerika Serikat. Memiliki jangkauan operasional yang diperkirakan mencapai 1.500 hingga 2.000 kilometer, rudal-rudal ini dirancang dengan tingkat akurasi tinggi serta diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir taktis jenis Hwasan-31.

Kemampuan meluncurkan 12 rudal jelajah pembawa nuklir sekaligus dari satu kapal perusak tunggal secara cepat memberikan kemampuan penggetar (deterrence) baru bagi Korea Utara untuk mengancam pangkalan-pangkalan militer sekutu di regional, sekaligus memecah konsentrasi sistem pertahanan udara lawan di laut. (Gilang Perdana)

Geger! Citra Satelit Ungkap Myanmar Bangun Kapal Selam Pertama Berbasis Desain Korea Utara

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *