Kabar mengejutkan datang dari panggung diplomasi pertahanan regional, di mana Jepang dan Indonesia secara resmi sepakat untuk memulai pembicaraan tingkat kerja terkait potensi transfer kapal perang perusak (destroyer) Asagiri class ke Jakarta. Kesepakatan strategis ini dicapai dalam pertemuan bilateral di Tokyo antara Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. (more…)
Pada akhir November lalu, Angkatan Laut Korea Selatan meresmikan operasional ROKS Jeongjo the Great, yakni kapal perusak (destroyer) KDX-III Batch II class atau Sejong the Great class yang dibangun HD Hyundai Heavy Industries di Ulsan. (more…)
HMAS Brisbane D41, bagian dari kapal perusak Hobart class, belum lama ini memecahkan rekor sebagai kapal perang pertama Australia yang sukses melakukan uji peluncuran rudal jelajah Tomahawk – Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat. (more…)
Hanya sandar selama tiga hari (5-7 November 2023) di dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, keberadaan kapal perusak (destroyer) dari Korea Selatan ROKS Gwanggaeto The Great (DDH-971), seolah luput dari perhatian. Namun, setiap kapal perang dari negara sahabat yang bertandang dalam pelayaran jarak jauh ke Indonesia, selalu menarik untuk dicermati, terlebih dari keunggulan dari teknologi dan sistem persenjataanya. (more…)
Saat tulisan ini diposting, dua kapal perusak (destroyer) Armada Pasifik Rusia – Admiral Tributs 564 dan Admiral Panteleyev 548 (Udaloy class) sedang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, yakni dalam misi pelayaran jarak jauh di kawasan Asia Pasifik. Meski punya kemampuan peperangan anti serangan udara, anti permukaan dan anti kapal selam, namun, titik berat kemampuan Udaloy class adalah untuk mengadapi kapal selam, khususnya kapal selam NATO. (more…)
Dua kapal perang Armada Pasifik Rusia dari jenis destroyer pada hari Minggu (22/10/2023) sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan secara resmi menjadi tamu kehormatan Lantamal 5 Koarmada II. Kedua kapal perusak itu adalah Admiral Tributs 564 dan Admiral Panteleyev 548, yang melakukan pelayaran jarak jauh di kawasan Asia Pasifik. Meski bukan pertama kalinya berlayar ke Indonesia, namun kehadiran destroyer dengan kemampuan anti kapal selam ini menarik untuk dicermati, khususnya dari persenjataan dan tonasenya yang besar. (more…)
Tak berselang lama setelah Hudong-Zhonghua Shipyard meluncuran frigat multirole Type 054B class di Shanghai, maka pada akhir Agustus lalu, Dalian Shipbuilding Industry Company telah meluncurkan kapal perusak (destroyer) Type 052DL class dengan sistem peluncuran vertikal – vertical launch system (VLS) terbesar di dunia untuk rudal balistik anti-kapal hipersonik YJ-21. (more…)
Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, kapal perusak berpeluru kendali USS Howard (DDG-83) – Arleigh Burke class pada 10 Agustus lalu mengalami insiden saat sedang berlauar mendekati Pulau Dewata. USS Howard sedang menuju Bali untuk sandar di Pelabuhn Beno, namun kapal perusak yang berbasis di Yokohama tersebut mengalami insiden akibat ‘soft grounding’. (more…)
Kapal perusak (destroyer) Type 055 identik sebagai simbol kekuatan penggebuk Armada Laut Cina, itu bisa dipahami, pasalnya Type 055 Renhai Class adalah kapal kombatan terbesar di arsenal Angkatan Laut Cina. Dan belum lama ini ada dikabarkan, bahwa Dalian Shipbuilding Industry Company telah meluncurkan unit ketujuh destroyer Type 055. (more…)
Walau dalam film Battleship (2012), USS Sampson luluh lantak oleh serangan alien, namun dalam pencarian korban kecelakaan kapal terbang Air Asia, kapal perang destroyer berbobot 9.200 ton ini mendapat sorotan berkat kesuksesannya dalam misi pencarian ini. Banyaknya jumlah korban yang berhasil di evakuasi USS Sampson dinilai karena ukuran kapal itu cukup besar, bahkan jadi kapal perang bertonase terbesar dalam misi pencarian di Selat Karimata. Dengan tonase yang jumbo, wajar bila Sampson lebih bisa menahan gelombang yang tingginya mencapai 3-5 meter di lokasi pencarian Air Asia QZ8501. (more…)