
Dinamika hubungan politik dan pertahanan antara Amerika Serikat dan Turki menunjukkan sinyal pemulihan yang signifikan pasca diselenggarakannya KTT NATO di Ankara. Setelah sempat memicu polemik terkait kepemilikan sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia—yang berujung pada dikeluarkannya Turki dari program F-35—pemerintahan Donald Trump kini memberikan lampu hijau atas penjualan lisensi ekspor mesin jet turbofan General Electric (GE) F110. (more…)

Dalam pertempuran bawah laut modern, keberhasilan sebuah kapal selam tidak hanya ditentukan oleh seberapa senyap melaju di kedalaman, melainkan juga seberapa tersembunyi saat melepaskan amunisi utamanya. Momen penembakan torpedo atau rudal anti-kapal sejatinya merupakan fase paling krusial di mana posisi kapal selam paling berisiko terbongkar akibat munculnya transient acoustic signature atau jejak suara mendadak. (more…)

Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada sistem drone telah bergeser dari sekadar pengujian eksperimental menjadi doktrin operasional di medan tempur. Berdasarkan artikel ilmiah terbaru berjudul ‘Ways of Increasing the Effectiveness of Using Unmanned Aerial Vehicles Through the Use of Artificial Intelligence’ yang dipublikasikan dalam majalah resmi Kementerian Pertahanan Rusia, Military Thought, kawanan (swarm) drone kamikaze Geran yang dibekali algoritma AI mampu secara masif menjenuhkan hingga melumpuhkan sistem pertahanan udara Ukraina (Air Defense Overload) hingga 400 persen dalam satu gelombang serangan. (more…)

Di tengah maraknya penggunaan drone kamikaze (FPV) dan drone pembom dalam konflik modern, perlindungan terhadap pergerakan konvoi dan logistik di medan terbuka menjadi kebutuhan yang sangat krusial namun sering kali dipecahkan dengan cara yang sangat sederhana. Salah satu taktik paling praktis yang kini masif digunakan adalah pemasangan jaring anti-drone (anti-drone net). (more…)

Kementerian Pertahanan Inggris resmi mendemonstrasikan rancangan drone Collaborative Combat Aircraft (CCA) terbaru yang diberi nama Brontanax. Pesawat nirawak bermesin jet ini dirancang khusus untuk mendampingi jet tempur utama Angkatan Udara Inggris (RAF), Eurofighter Typhoon, serta diproyeksikan berintegrasi penuh dengan platform tempur masa depan dalam skema Global Combat Air Programme (GCAP). (more…)

Memanasnya dinamika keamanan di Eropa Utara serta adaptasi doktrin militer Rusia di Ukraina memaksa Angkatan Udara Swedia (Svenska flygvapnet) untuk menajamkan taktik operasi terdesentralisasi (dispersed basing/operations). Dalam pameran kedirgantaraan Farnborough Airshow 2026 di Inggris, Kepala Staf Angkatan Udara Swedia, Mayor Jenderal Jonas Wikman, mengungkapkan target ambisius untuk memangkas waktu turnaround atau persiapan isi ulang bahan bakar dan amunisi jet tempur Saab Gripen di pangkalan darurat menjadi di bawah 10 menit. (more…)

Di tengah masifnya publikasi mengenai sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) berbasis kanon modern Rusia—seperti Pantsir-S1, ZAK-30 Citadel, hingga Zubr—ada satu modul pertahanan udara jarak sangat pendek (VSHORAD) yang namanya jarang tersorot media. (more…)

Perusahaan spesialis baterai industri asal Perancis, Saft—anak perusahaan dari raksasa energi TotalEnergies, resmi mendapatkan kontrak skala besar dari pembuat kapal perang Naval Group. Kontrak ini menugaskan Saft untuk memasok sistem baterai Lithium-ion (Li-ion) generasi terbaru untuk armada kapal selam “Blacksword Barracuda” dan keluarga kapal selam Scorpene class. (more…)

Sejak Kementerian Pertahanan RI mengamankan kontrak pengadaan 42 unit jet tempur Dassault Rafale asal Perancis, perbincangan mengenai keunggulan avionik pesawat generasi 4.5 ini terus mengemuka di kalangan pengamat militer. Salah satu fitur yang paling sering disorot sekaligus memicu perdebatan teknis adalah SPECTRA (Système de Protection et de Gestion des Emprises Radar du Rafale). (more…)

Tren pengubahan pesawat angkut militer menjadi “pesawat pembawa amunisi” (arsenal aircraft) kian nyata dalam doktrin pertempuran udara modern. Setelah sukses diuji coba pada pesawat angkut bermesin turboprop C-130 Hercules dan C-17 Globemaster III melalui program Rapid Dragon milik Amerika Serikat—serta studi serupa pada Airbus A400M—kini giliran pesawat angkut bermesin jet Embraer C-390 Millennium yang disiapkannya untuk mengemban kemampuan tempur mematikan tersebut. (more…)