
Boleh jadi terkait dengan berita Korea Utara yang melindungi konstruksi kapal berukuran besar di galangan Nampo (Nampo shipyard), belum lama ada kabar yang terkait dengan kemampuan Korea Utara dalam membangun kapal kombatan bertonase besar. (more…)

Boleh jadi terkait dengan berita Korea Utara yang melindungi konstruksi kapal berukuran besar di galangan Nampo (Nampo shipyard), belum lama ada kabar yang terkait dengan kemampuan Korea Utara dalam membangun kapal kombatan bertonase besar. (more…)

Berdasarkan penawaran dari Savunma Teknolojileri Mühendislik (STM), Turki mengsulkan untuk memasok kapal perang dalam program Littoral Mission Ship (LMS) Batch 2 untuk Angkatan Laut Malaysia. Dan pada Juni 2024, Malaysia secara resmi memesan tiga kapal korvet Ada class. (more…)

Bersamaan dengan peresmian nama kapal selam Israel INS Drakon di Kiel, Jerman pada 12 November 2024, galangan Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS) mengumumkan dimulainya pembangunan unit perdana kapal selam Dakar class pesanan Angkatan Laut Israel. (more…)

Ketika Korea Utara telah meluncurkan kapal selam diesel listrik “Hero Kim Gun-ok” (Sinpo class) dengan kemampuan melncurkan rudal balistik secara Vertical Launching System (VLS), maka menjadi ‘peringatan’ bagi Jepang untuk melengkapai armada kapal selamnya dengan kemampuan serupa. Seperti belum lama ini Kawasaki Heavy Industries (KHI) meluncurkan konsep kapal selam VLS baru untuk Angkatan Laut Jepang. (more…)

Lewat KSS-III (Dosan Ahn Chang-ho class/Jang Bogo class), Korea Selatan telah memulai mengembangkan kapal selam dengan teknologi vertical launching system (VLS), yang tak lain digunakan untuk meluncurkan rudal balistik taktis atau submarine launched ballistic missile (SLBM). Namun, dengan peluncuran “Hero Kim Gun-ok” oleh Korea Utara, yakni kapal selam diesel listrik yang juga mampu meluncurkan rudal balistik, maka Seoul berusaha mendongkrak kemampuan VLS pada arsenal kapal selam diesel listrik KSS-III. (more…)

Bagi Korea Selatan, Polandia adalah kunci untuk meraih sukses dalam pemasaran alutsista di pasar Eropa. Setelah pada tahun 2022 sukses meraih kontrak pengadaan beragam alutsista senilai lebih dari US$14,5 miliar dari Polandia, maka Negeri Ginseng kian percaya diri untuk menawarkan jenis alutsista lain yang belum pernah dilakukan untuk pasar eropa, yakni kapal selam diesel listrik dengan teknologi Air Independent Propulsion (AIP). (more…)