Tag: Van Speijk Class

Simbad-RC: Kini Operator Mistral Bisa Mengendalikan Rudal Secara Remote

Pasca pensiunnya rudal hanud Sea Cat di frigat Van Speijk Class TNI AL, maka untuk mengisi kekosongan arsenal pertahanan udara di frigat buatan Belanda tersebut dipilihkan rudal Mistral buatan MBDA, Perancis. Persisnya rudal Mistral di Van Speijk mengusung platform (firing post) Simbad, yang terdiri dari dua peluncur. Di setiap frigat Van Speijk Class setidaknya ada dua pucuk platform Simbad yang ada di atas area hanggar. (more…)

De Zeven Provincien Class, Frigat Rasa Destroyer Untuk Satuan Kapal Eskorta TNI AL

Meski usia pengabdiannya telah diperpanjang, pada akhirnya frigat legendaris Van Speijk TNI AL bekal memasuki masa purna tugas. Setelah beberapa kali dilakukan upgrade dan repowering, toh usia senja frigat buatan Belanda yang dirilis pada tahun 60-an ini tak bisa dilawan. Untuk menggantikan enam frigat Van Speijk (aka – Ahmad Yani Class), komposisinya kelak akan digantikan oleh enam unit PKR (Perusak Kawal Rudal) 10514 (aka – RE Martadinata Class), yang dua unit diantaranya kini telah dioperasikan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. (more…)

Tunggu Kesiapan Tempur PKR Martadinata Class, TNI AL Tunda Jadwal Pensiun Frigat Van Speijk Class

Pada Februari 2016 tersiar kabar bahwa Mabes TNI AL secara bertahap akan mulai memensiunkan keenam frigat Van Speijk Class (aka – Ahmad Yani Class) mulai tahun 2017 hingga berakhir di tahun 2022. Rencana TNI AL tersebut tentu sangat masuk akal, mengingat Van Speijk Class telah mengabdi 30 tahun lebih di Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL, dan setengah abad berlayar sejak dioperasikan AL Kerajaan Belanda pada dekade 60-an. Namun kini ada kabar terbaru, bahwa jadwal pensiun armada Van Speijk Class TNI ditunda, dan sang frigat ini masih akan terus melaut. (more…)

CMS Mandhala: Sistem Manajemen Tempur Laut Kebanggaan Nasional

img-20160909-wa0004

Condongnya pengadaan alutsista TNI AL ke poros manufaktur Cina membawa pengaruh pada teknologi Combat Management System (CMS). Pasalnya meski sistem senjata modern umumnya menyajikan kompatibilitas antar vendor, namun paket integrasi alutsista yang ditawarkan bakal lebih efektif dan efisien bila berasal dari pemasok asal negara yang sama. Contohnya seperti pada jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) Sampari Class dan Clurit Class.

(more…)

Iver Huitfeldt Class: Lebih Perkasa dari Formidable Class, Ini Dia “Bakal Calon” Pengganti Frigat Van Speijk TNI AL

20160119_15

Rencananya, mulai tahun depan TNI AL secara bertahap akan memensiunkan frigat Van Speijk, hingga akhirnya kesemua unit frigat asal Belanda ini akan masuk masa purna tugas di tahun 2024. Berkurangnya kapal perang dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) sudah diantisipasi dengan pengadaan jenis kapal baru, salah satunya dengan hadirnya frigat Martadinata Class (aka – SIGMA Class 10514). Namun dari segi kuantitas, TNI AL masih perlu menambah unit frigat baru, mengingat jumlah Van Speijk yang akan pensiun mencapai enam unit. (more…)

Mulai 2017, TNI AL Bertahap Pensiunkan Frigat Van Speijk Class

060715-N-4104L-015

Setelah 30 tahun bertugas di Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL, dan setengah abad berlayar sejak dioperasikan AL Belanda, akhirnya enam unit frigat Van Speijk Class (Ahmad Yani Class) direncanakan untuk mulai dipensiunkan pada tahun 2017. Satu per satu Van Speijk Class TNI AL akan dipensiunkan bertahap, hingga akhirnya di tahun 2022 semuanya akan decommission. (more…)

PT Len Pasok Combat Management System untuk Frigat Van Speijk Class TNI AL

KRI Yos Sudarso 353
KRI Yos Sudarso 353

Menyongsong tahun 2015 TNI AL punya beragam agenda terkait alutsista, diantara informasi yang telah di publish adalah rencana modernisasi MLM (Mid Life Modernization) pada beberapa kapal perang. MLM sendiri bukan hal baru di lingkup operasional kapal perang, secara berkala TNI AL melakukan MLM pada kapal perang yang sudah berusia tua, namun dianggap masih potensial dan mampu memberi efek deteren. (more…)

KD Lekiu 30: Flagship Kapal Perang Malaysia dalam Misi Evakuasi Air Asia QZ8501

Lekiu Class, Malaysia memiliki 2 unit frigat jenis ini.
Lekiu Class, Malaysia memiliki 2 unit korvet jenis ini.

Selain menjadi momen misi SAR dan evakuasi besar-besaran, operasi laut di Selat Karimata terkait musibah jatuhnya Air Asia QZ8501 turut melibatkan gelar alutsista secara masif dalam misi pencarian korban dan badan pesawat. Selain TNI AL yang mengerahkan andalan korvet SIGMA Class (Diponegoro Class), Bung Tomo Class, dan frigat Van Speijk yang berbekal hull mounted sonar, nyatanya banyak negara sahabat yang turut membantu langsung misi ini. Seperti salah satunya ada KD Lekiu 30, frigat ringan yang jadi flagship armada tempur TLDM (Tentara Laut Diraja Malayasia) ikut diterjunkan di hari-hari awal pencarian. (more…)

Evakuasi Air Asia QZ8501: Saatnya Unjuk Kemampuan Sonar Kapal Perang TNI AL

Secara tak langsung, momen evakuasi korban dan pencarian badan pesawat Air Asia QZ8501 menjadi ajang unjuk kemampuan alutsista bawah air, khususnya pada kinerja perangkat hull mounted sonar (sound navigation and ranging) yang ada di beberapa kapal perang TNI AL. Tak tanggung-tanggung, misi pencarian yang terkendala gelombang tinggi ini melibatkan beberapa kapal perang TNI AL, sebut saja KRI Bung Tomo 357 dan KRI Sultan Hasanuddin 366 SIGMA Class. Kedua korvet ini mewakili alutsista terbaru dan tercanggih TNI AL saat ini. (more…)