Lantaran punya tugas khusus yang berbeda dari pasukan reuguler, maka wajar bila pasukan khusus kerap mendapatkan peralatan pendukung sampai persenjataan yang juga khusus. Seperti satuan elite Uni Emirat Arab (UEA), pada ajang Dubai AirShow 2021 memperlihatkan kombinasi helikopter Sikorsky UH-60M Black Hawk dengan motor trail bertenaga listrik. (more…)
Teknologi pemandu pada bom pintar (smart bomb) sudah sering kita dengar, namun ada fakta yang menarik, bahwa salah satu vendor penyedia sistem pemandu bom pintar ternyata berasal dari perusahaan yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Yang dimaksud adalah Al Tariq, perusahaan yang bermitra dengan Denel Dynamics (Afrika Selatan) ini pada ajang Dubai AirShow 2021 merilis long-range precision-guided munitions kit untuk bom MK83. (more…)
Punya reputasi memukau dalam pembangunan Littoral Mission Vessel (LMV) Independence Class, ST (Singapore Techologies) Engineering Marine dari Singapura kini mendapat kepercayaan dalam program pembangunan empat unit Offshore Patrol Vessel (OPV) Falaj-3 untuk kebutuhan Angkatan Laut Uni Emirat Arab. (more…)
Setelah resmi diluncurkan dalam ajang MAKS 2021 di Moskow, 20 Juli lalu, kini untuk pertama kalinya, prototipe penempur stealth terbaru Rusia, Sukhoi Su-75 Checkmate diboyong ke luar negeri. Persisnya pesawat tempur yang bakal menjadi lawan tanding Lockheed Martin F-35 Lightning II itu, ditampilkan dalam ajang Dubai AirShow 2021 yang dihelat 14-18 November 2021. (more…)
Beruntunglah di Indonesia, bahwa layanan seluler 5G dapat diluncurkan tanpa kendala, namun lain halnya dengan di Uni Emirat Arab (UEA), justru di negeri super tajir melintir itu, keberadaan 5G rupanya dipersoalkan oleh Negeri Paman Sam. Pangkal musababnya, Amerika Serikat meminta UEA untuk menarik kemitraan dengan Huawei selaku vendor penyedia layanan 5G. (more…)
Mortir selama ini dikenal sebagai bagian dari senjata bantu infanteri yang legendaris. Saking populernya, adopsi mortir telah banyak dikembangkan, seperti Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD yang menempatkan peluncur mortir di ranpur Anoa, sampai pembuatan peluncur mortir mekatronik yang dibuat oleh Dislitbangad dan PT Pindad. Namun, pengembangan yang dilakukan belum menyentuh pada elemen amunisi, yaitu proyektil mortir itu sendiri. (more…)
Ketimbang negara-negara tajir di Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) terbilang yang getol dalam mengembangkan industri alutsistanya, meski banyak uang, rupanya UEA tak ingin terus-terusan bernasib sebagai negara konsumen saja. Di segmen ranpur lapis baja, UEA telah merilis prototipe Infantry Fighting Vehicle (IFV) berpenggerak 8×8 yang diberi label Al Wahash (Wild Falcon). (more…)
PT Pindad rupanya tak hanya menawarkan produk senapan serbu seperti SS-2 series, dalam presentasi di hadapan Wadanpussenif Mayjen TNI A. Daniel Chardin di Mapussenif, Bandung Jawa Barat, BUMN Pertahanan itu juga menawarkan senapan serbu merek luar negeri, yang dimaksud adalah CAR 816 asal Uni Emirat Arab (UEA). (more…)
Dikenal sebagai negara di Timur Tengah yang tajir melintir, Uni Emirat Arab (UEA) terbilang haus untuk urusan akusisi persenjataan, dan sudah bukan rahasia lagi bila banyak alutsista kelas wahid manca negara yang diborong negeri kaya minyak ini. Namun, itu bukan berarti UEA lantas berpangku tangan sebagai negara pembeli saja. Di segmen rudal, UEA belum lama berselang telah memperkenalkan desain HAS-250. (more…)
Kilas balik ke Mei 2020, saat itu diwartakan tujuh unit sistem hanud Pantsir S-1 milik Uni Emirat Arab di Libya berhasil dihancurkan oleh serangan rudal yang dilepaskan oleh drone. Namun, tak semua dari tujuh unit Pantsir S-1 benar-benar dalam kondisi hancur, ada yang hanya mengalami kerusakan ‘ringan.’ Nah, rupanya sosok Pantsir S-1 menarik perhatian intelijen Negeri Paman Sam. (more…)