Dunia militer Asia Tenggara kembali dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang viral di media sosial. Belum reda perbincangan mengenai insiden pecahnya laras meriam MBT Norinco VT4 milik Thailand beberapa waktu lalu, kini perhatian netizen tertuju pada video yang memperlihatkan sistem peluncur roket multipel (Multiple Launch Rocket System/MLRS) Norinco PHL-81 milik Kamboja yang tampak meledak saat beroperasi. (more…)
Alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) kembali jadi tema diskusi, khususnya dalam konflik yang terkait Kamboja dan Thailand di perbatasan, setelah jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan unggahan video pendek yang memperlihatkan deru self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) milik Angkatan Darat Thailand. (more…)
Secara faktual, meskipun Indonesia adalah pembeli ekspor pertama (launch customer) T-50 Golden Eagle di dunia pada tahun 2011, spesifikasi T-50i TNI AU tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan T-50TH milik Thailand. Meski begitu, ketertinggalan spesifikasi bukan selalu terkait anggaran. (more…)
Angkatan Udara Thailand (RTAF) secara mengejutkan mulai mengerahkan jet latih tempur T-50TH Golden Eagle dalam misi operasi dukungan pertempuran di wilayah perbatasan Thailand-Kamboja. Langkah ini menandai pertama kalinya dalam sejarah bahwa keluarga pesawat T-50 digunakan dalam operasi tempur aktif di wilayah konflik, memberikan bukti nyata atas kapabilitas serangannya. (more…)
Setelah wooden (kayu) yang digunakan sebagai elemen proteksi pada ranpur (kendaraan tempur) oleh Filipina dan Rusia, rupanya Angkatan Darat Thailand juga menggunakan material alami sebagai proteksi ranpur. Seperti pada rekaman video yang beredar di media sosial, ranpur APC roda rantai M113 nampak dipasangi proteksi berupa bamboo (bambu), khususnya untuk menahan serangan RPG. (more…)
Melibatkan infanteri, konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja tak bisa mengesampingkan penggunaan senapan tembak jitu (runduk). Salah satu yang terungkap adalah penggunaan senapan sniper anti material QBU-10, yang tertangkap kamera digunakan pasukan infanteri Kamboja di area pertempuran Preah Vihear, wilayah yang terletak di Kamboja. (more…)
Selain hancur di medan peperangan, sebenarnya lebih mencoreng muka bila ada persenjataan atau alutsista yang disita atau dirampas oleh lawan. Lantaran konflik tak bisa dilepaskan dari pencitraan. belum lama ini Angkatan Darat Thailand memberikan klarifikasi sekaligus bantahan, bahwa ranpur (kendaraan tempur) BTR-3E1 8×8 telah direbut oleh pasukan Kamboja. (more…)
Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja di perbatasan memasuki babak baru, yaitu dengan digunakannya rudal anti tank canggih generasi kelima. Beberapa media sosial mengungkap penemuan beberapa rudal anti tank GAM-102LR yang ditinggalkan pasukan Kamboja di area yang disebut Hill 677. (more…)
Produk alutsista buatan Norinco (China North Industries Group Corporation Limited) sepertinya laris digunakan dalam konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Selain MBT (Main Battle Tank) VT4 yang dioperasikan Angkatan Darat Thailand, pihak Komboja pun mengandalkan alutsista armed (artileri medan) dari Norinco, sebut saja MLRS PLH-03 (AR2) 300 mmyang belum lama digunakan untuk menyerang pos perbatasan Thailand. (more…)
Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan dugaan insiden serius yang melibatkan salah satu Main Battle Tank (MBT) andalan Angkatan Darat Thailand (Royal Thai Army – RTA), yaitu Norinco VT4 buatan Cina. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, laporan yang beredar mengindikasikan bahwa laras meriam utama tank tersebut, yang berkaliber 125mm, mengalami ledakan atau kegagalan struktural catastropik saat beroperasi di area perbatasan, dekat perbatasan dengan Kamboja. (more…)