Norwegia dengan pabrikan Kongsberg, telah dikenal sebagai penyedia sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System), yakni sistem hanud berbasis rudal jarak sedang yang kini juga telah dioperasikan Indonesia. Meski punya ‘nama’ sebagai penghasil sistem hanud, namun, Norwegia masih harus mengimpor sistem hanud, persisnya rudal hanud jarak pendek dalam platform MANPADS (Man Portable Air Defence Systems). (more…)
Selain sistem hanud hybrid Type 625E, Cina di Zhuhai AirShow 2022 juga memamerkan sistem hanud di segmen SHORAD (Short Range Air Defence) berbasis kanon laras putar Close In Weapon System (CIWS) yakni LD-3000, atau disebut juga dengan kode Type 1130. Berbeda dengan Type 625E yang ditempatkan dalam platform ranpur lapis baja 8×8, maka Type 1130 ditempatkan dalam platfom trailer dua gandar. (more…)
Sejak diperkenalkan pada September 2017, Mobile SHORAD (Short Range Air Defence) dari Saab Bofors Dynamincs yang menawarkan integrasi sistem rudal RBS-70 NG RCWS dan radar Giraffe 1x dalam platform rantis lapis baja, telah membetot perhatian dunia. Itu lantaran, pertama kalinya rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 dibuat dalam modul peluncur RCWS (Remote Control Weapon System). (more…)
Selama ini kebanyakan publik lebih mengetahui bahwa di Arab Saudi ada situs pangkalan militer Amerika Serikat, tapi faktanya bukan hanya AS yang menempatkan kekuatan militernya di Negeri Raja Salman. Persisnya kekuatan militer Inggris juga telah hadir cukup lama di Arab Saudi, bahkan Inggris setidaknya mempunyai 15 basis militer di Arab Saudi. (more…)
Ada pihak yang menyebut bahwa pelaku penembakan drone Orion-E milik Rusia adalah rudal Lightweight Multirole Missile (LMM) Martlet. Sementara disebutkan pada artikel sebelum ini, rudal yang diluncurkan oleh pasukan dari 95th Air Assault Brigade Ukraina adalah rudal Starstreak. (more…)
Upacara pelepasan rudal Rapier pada 27 Januari 2022. (Crown copyright/MoD/Sgt Robert Weideman)
Cita rasa Inggris tak pelak dominan membawa pengaruh pada sistem rudal hanud (pertahanan udara) di Indonesia. Selain keberadaan rudal Starstreak yang kini dioperasikan Arhanud TNI AD, sebelum itu rudal hanud di Indonesia, juga di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, identik dengan sosok rudal SHORAD Rapier. Di Indonesia, Rapier tak lagi dioperasikan sejak tahun 2002, namun lain halnya dengan di Inggris dan Malaysia. Rapier masih terus digunakan dengan peluncur “Field Standard C” (FSC). (more…)
Serbia rupanya cukup cerdik dalam mengawinkan alutsista berusia tua dengan sentuhan platform modern. Netizen tentu telah mengenal meriam PSU (Penangkis Serangan Udara) Bofors 40 mm L/70, jenis meriam hanud buatan Swedia yang lumayan banyak dioperasikan di kapal perang TNI AL dan Arhanud TNI AD. (more…)
Selain gencar mengembangkan rudal hanud jarak sedang dan jauh, rupanya Cina tak ketinggalan dalam update pada kemampuan lini rudal hanud jarak pendek yang masuk dalam kelompok SHORAD (Short Range Air Defence). Dari ajang EDEX 2021 yang dihelat di Kairo, Mesir pada awal Desember lalu, Cina untuk pertama kalinya memperlihatkan sistem hanud FB-10A. (more…)
Bagi Indonesia, sistem rudal pertahan udara (hanud) di kapal perang permukaan sudah bukan barang asing. Namun lain halnya dengan Filipina, Negeri Pinoy itu baru untuk pertama kalinya mengoperasikan rudal hanud pada kapal perangnya. Persinya pada 8 Oktober lalu telah tiba paket rudal Mistral 3 di Bandara Internasional Subic Bay. Rencananya paket rudal VSHORAD (Very Short Range Air Defence) itu akan dipasang pada frigat BRP Jose Rizal dan BRP Antonio Luna. (more…)
Adopsi laser sebagai bagian dari elemen pertahanan udara (hanud) kini menjadi acuan pengembangan oleh beberapa manufaktur alutsista. Dari basis teknologi tinggi, nilai kontrak pengembangan dan pengadaan di lini senjata laser tak pelak ikut mendorong inovasi yang diluncurkan, baik implementasi di segmen hanud permukaan (darat) dan hanud kapal perang. (more…)