Varian tempur dari C-130J Hercules, yaitu AC-130J Ghostrider dipastikan bakal tambah garang lagi, selain saat ini dilengkapi kanon 30 mm dan howtizer 105 mm, bom GBU-39/GBU-69, rudal AGM-114 Hellfire, serta rudal AGM-176 Griffin, maka dalam waktu tak lama lagi, pesawat dengan label ground attack and heavily armed gunship ini akan ketambahan senjata baru, yaitu sistem senjata laser. (more…)
Adopsi laser sebagai bagian dari elemen pertahanan udara (hanud) kini menjadi acuan pengembangan oleh beberapa manufaktur alutsista. Dari basis teknologi tinggi, nilai kontrak pengembangan dan pengadaan di lini senjata laser tak pelak ikut mendorong inovasi yang diluncurkan, baik implementasi di segmen hanud permukaan (darat) dan hanud kapal perang. (more…)
Setelah sukses merontokan drone Wing Loong II dalam konflik di Libya, rupanya Turki kian serius mengembangkan teknologi senjata laser. Dalam ajang IDEF 2021 di Istanbul, perusahaan pertahanan Turki, Meteksan Defense Industry Inc. telah memperkenalkan sistem senjata laser baru yang berbasis di darat, yaitu Nazar. (more…)
Setelah sukses melakukan uji penembakan senjata laser di Landing Platform Dock (LPD) USS Portland pada 16 Mei 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat rupanya kian serius untuk mengadapsi senjata canggih ini pada kapal kombata utana, maklum saja, senjata laser juga tengah getol dikembangkan oleh rivalnya, AL Cina. Dan tahun ini juga, dipastikan unit perdana High Energy Laser with Integrated Optical-dazzler and Surveillanc (HELIOS) akan dipasang pada kapal perusak Arleigh Burke Class. (more…)
MBDA dan Rheinmetall, adalah dua nama besar dalam jagad industri alutsista global, terasuk di Indonesia, nama keduanya dikenal sebagai pemasok papan atas kebutuhan persenjataan bagi TNI. Lantas ketika keduanya ‘disatukan’ dalam satu program pengebangan sistem senjata, maka bisa diproyeksikan seperti apa hasilnya kelak. Belum lama ini, diwartakan MBDA dan Rheinmetall bersatu dalam program pengembangan senjata laser untuk kebutuhan Angkatan Laut Jerman. (more…)
Meski debutnya tak terlalu nyaring, Rusia rupanya sudah punya andalan untuk sistem senjata anti drone yang dipasang pada platform mobile. Pada ajang Army 2020 yang dihelat pada Agustus lalu, Rostec memperlihatkan apa yang disebut sebagai “Rat” complex. Sistem ini berperan untuk menyatukan dari fungsi deteksi, identifikasi, jamming hingga penghancuran drone, yang kesemuanya disatukan dalam konsol yang terdapat di rantis lapis baja. (more…)
Berlokasi di Perairan Hawaii, pada 16 Mei lalu berlangsung momen penting dalam lini persenjataan di arsenal AL Amerika Serikat, yaitu untuk pertama kalinya dilakukan uji tembak senjata laser dengan sasaran sebuah drone di perairan terbuka oleh kapal jenis LPD. Uji tembak yang dilakukan dari Landing Platform Dock (LPD) USS Portland seolah menjawab tantangan AL Cina, yang beberapa saat lalu telah mencoba ‘melepaskan’ laser ke pesawat intai P-8A Poseidon AL AS di Laut Pasifik. (more…)
Penggunaan sinar laser di lautan untuk kegiatan provokasi kembali terjadi, setelah pada Mei 2019, yaitu saat awak helikopter militer Australia dari kapal induk HMAS Canberra mendapat serangan laser saat terbang di kawasan Laut Cina Selatan. Awak helikopter Australia mendapatkan paparan sinar laser dari dari kapal nelayan Cina. (more…)
Sejak serangan drone atas fasilitas kilang minyak Aramco dan bandara komersial di Arab Saudi, mata dunia menjadi terbuka atas seriusnya serangan oleh kawanan drone. TNI AU dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Intelijen TNI AU 2020 di Mabesau, Cilangkap (10/2/2020) juga telah menganggap drone sebagai ancaman yang signifikan dan masif. Drone terbukti telah dimanfaatkan untuk melakukan serangan udara terhadap sasaran terpilih dan bernilai strategis. Upaya penangkal serangan drone tentu juga sudah menjadi agenda yang disiapkan, utamanya dalam melindungi obyek vital nasional. (more…)
Bagi kapal selam nuklir Virginia Class, racikan senjata mulai dari advanced-capability (ADCAP) torpedo, rudal jelajah Tomahawk dan rudal anti kapal Harpoon, sudah membuat sensasi kapal selam ini begitu dahsyat. Namun, bagi Amerika Serikat, rupanya racikan senjata tersebut masih dirasa kurang. Setelah berhasil menghadirkan senjata laser pada kapal perang permukaan, AL AS kini tengah mencanangkan adopsi High Energy Laser (HEL) pada kapal selam. (more…)