Di tengah ketegangan masalah perbatasan laut dengan Cina, ada kabar bahwa Filpina mendapatkan tambahan hibah drone intai. Bila Angkatan Laut Filipina lebih dulu mendapatkan hibah drone intai ScanEagle dari Amerika Serikat, maka Penjaga Pantai Filipina (Philippine Coast Guard/PCG) mendapat hibah drone intai Trinity F90+ dari Jerman. Setelah pada tahun 2022 menghibahkan dua unit Trinity F90+, kini di awal tahun 2024, Jerman kembali menghibahkan empat unit Trinity F90+ ke PCG. (more…)
Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam, adalah negara di Asia Tenggara penerima hibah drone intai ScanEagle buatan Boeing Insitu dari Amerika Serikat lewat program Maritime Security Initiative (MSI). Sesuai dengan kontrak dan kesepakatan bilateral, jumlah ScanEagle yang diterima tidak sama antar negara. (more…)
Boeing Insitu kondang sebagai manufaktur drone intai ScanEagle dan RQ-21 Blackjack. Namun, selain dari dua jenis drone tersebut, Insitu belum terlihat merilis jenis drone lain. Tetapi belum lama ini, Insitu memperkenalkan konsep drone yang mengusung desain hybrid, menggabungkan desain fixed wing dari RQ-21 Blackjack dan modul rotary wing (drone quad copter). (more…)
Sejak dikukuhkan lewat peresmian Skadron Udara 700 pada 21 Juni 2021, kemunculan drone intai ScanEagle masih terbilang jarang, sosoknya hanya terlihat sekilas saat seremoni dalam tayangan YouTube JJM TV. Namun, akun Instagram Puspenerbal pada 1 November 2021, memperlihatkan dengan lebih jelas ScanEagle berikut sistem peluncurnya. (more…)
ScanEagle saat dioperasikan pasukan Afghanistan (Foto: Jalil Rezayee/EPA, via Shutterstock)
Moral tempur pasukan Afghanistan rasanya perlu dipertanyakan, pasalnya sejak Washington menarik pasukannya dari negeri kaya konflik tersebut, selain sebagian besar wilayah telah kembali dikuasai Taliban, beragam alutsista kelas wahid seolah ditinggalkan begitu saja di basisnya, sementara sang pengawak dan pasukan Afghanistan sudah melarikan diri. (more…)
KSAL dengan drone intai amfibi Sea Eagle 01 (SE-01).
Selain penampakan sosok drone intai ScanEagle, dalam acara peresmian Skadron Udara 700 yang bertepatan dengan HUT ke-65 Puspenerbal (21/6/2021), terlihat pula drone jenis lain yang ikut diinspeksi oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. Sosok drone yang dimaksud berukuran lebih besar dari ScanEagle dan dari desainnya terlihat jelas bahwa drone ini dilengkapi roda pendarat, namun punya kemampuan amfibi. (more…)
Secara tak langsung sosok drone intai ScanEagle telah terkonfirmasi keberadaannya di Indonesia, persisnya pada rangkaian Upacara HUT Puspenerbal ke-65, 21 Juni 2021 di Lanudal Juanda, Surabaya, dalam tayangan YouTube JJM TV, terlihat demo statis drone buatan Boeing Insitu tersebut, bahkan dalam tayangan dijelaskan, bahwa Puspenerbal telah diperkuat 14 unit drone ScanEagle. (more…)
Australia dikenal sebagai pengguna drone intai ScanEagle terbesar di luar Amerika Serikat. Bahkan, Angkatan Darat Australia pernah mengerahkan ScanEagle dalam operasi di Irak dan Afghanistan, meski kini hanya dioperasikan oleh Angkatan Laut Australia (RAN), ada kabar bahwa ScanEagle milik Australia mendapatkan kemampuan baru dalam hal navigasinya. (more…)
Setelah menerima batch pertama yang terdiri dari enam unit drone intai ScanEagle pada Februari 2020, maka baru satu tahun kemudian, yakni persisnya pada 4 Maret 2021, Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (TLDM) secara resmi mengukuhkan berdirinya kesatuan yang menaungi armada drone buatan Boeing Insitu tersebut. (more…)
Tanda-tanda bakal beroperasinya Skadron Udara 700 Puspenerbal kian dekat, persisnya setelah ada kabar bahwa TNI AL akan membuka tender proyek pembangunan hanggar untuk armada drone intai maritim ScanEagle. Seperti diketahui, Puspenerbal TNI AL akan menerima 14 unit drone ScanEagle sebagai bagian dari paket hibah dari Amerika Serikat lewat program pembangunan kapasitas untuk angkatan laut Asia Tenggara yang dikenal sebagai Maritime Security Initiative (MSI). (more…)