Salah satu Kraljevica class TNI AL menggunakan nomer lambung 845, menyiratkan menjelang purna tugas kapal ini difungsikan sebagai kapal patroli (foto scan Priyono Bitles Combat)
Buat Anda para pecinta dunia alutsista tentu mengenal nama kapal perang TNI AL, seperti KRI Kerapu 812, KRI Layang 635, KRI Lemadang 632 dan KRI Todak 631, kesemuanya termasuk dalam kelompok kapal cepat FPB-57 yang aktif memperkuat Satuan Kapal Patroli (Satrol) dan Satuan Kapal Cepat (Satkat). Namun, tahukah Anda bahwa nama-nama kapal perang tersebut sudah pernah digunakan oleh TNI AL (d/h ALRI) pada akhir dekade 50-an. (more…)
Belum lama berselang kami menurunkan artikel tentang “menanti peluncuran KCR-60M kelima” yang dibuat PT PAL Indonesia. Dan, ada kabar terbaru datang dari BUMN Pertahanan tersebut, bahwa KCR-60M kelima yang dimaksud, yaitu KRI bernomer lambung 625 telah diluncurkan pada hari ini, 5 Desember 2021 di Surabaya, yang bertepatan dengan momentum Hari Armada RI. (more…)
Setelah KRI Tombak 629, KRI Sampari 628 produksi PT PAL Indonesia menjadi Kapal Cepat Rudal (KCR) kedua yang dipasangi meriam AU-220M kaliber 57 mm pada haluannya. Selain itu, kedua KCR tersebut kini terlihat sudah dalam status full armanent, hal ini terlihat dari terpasangnya kanon reaksi cepat Norinco NG-18 dan dua peluncur rudal anti kapal C-705 pada deck belakang. (more…)
Kabar bahwa KCR-60 (Sampari Class) akan dilengkapi kanon Bofors 57 MK.3 sudah terendus sejak awal 2018 silam. Meski kemudian lama tak terdengar kabar beritanya, namun baru-baru BAE Systems justru telah merilis informasi yang menyebutkan pihaknya telah mendapatkan kontrak pengadaan empat unit Bofors 57 mm MK.3 untuk KCR-60. (more…)
Meski tak lagi tergolong sebagai alutsista baru, namun armada FPB-57 series yang melengkapi Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL masih menjadi elemen yang diandalkan dalam tugas-tugas patroli, terutama pada FPB-57 Nav V yang dipersenjatai relatif lengkap untuk menghadapi sasaran aspek permukaan dan udara. (more…)
Kabar duka datang dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmatim, yakni salah satu KCR (Kapal Cepat Rudal) KRI Rencong 622, diwartakan pada Selasa (11/9/2018) mengalami musibah terbakar dan tenggelam di sekitar Pulau Senapan, Kota Sorong, Papua Barat. Dari laporan warga di sekitar lokasi, disebut KCR dari Mandau Class ini terlihat terbakar pada pagi hari pukul 08.15 WIT. (more…)
Di mata perompak dan penyelundup, sosok peluncur rudal anti kapal mungkin tak membuat mereka gentar, perompak yang cermat menyadari bahwa rudal anti kapal dengan harga belasan miliar tak bakalan diluncurkan untuk menghadapi sasaran dengan intensitas rendah alias low priority. Namun, sebaliknya perompak bersenjata akan berpikir dua kali untuk menghadapi kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) yang terpasang di kapal patroli. Pasalnya jika tahapan peringatan tak diindahkan, kanon PSU yang juga garang untuk melibas sasaran di permukaan tak segan-segam untuk mengumbar proyektil, semua dilakukan demi penegakan hukum laut di teritorial NKRI. (more…)
Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, tak berapa lama lagi akan digelar di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada periode 4 – 9 Mei 2018, sekitar 5.000 tentara dan 60 kapal perang dari 35 negara akan berpartisipasi dalam latihan kerjasama penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Hajatan besar yang digelar ketiga kalinya ini akan diawali dengan kegiatan inspeksi armada kapal perang peserta oleh pimpinan TNI AL dan VIP lainnya. (more…)
Meski tengah menunggu kontrak pengadaan, dua unit kapal penyapu ranjau Frankenthal Class buatan Lurssen Defence telah dipinang TNI AL untuk memperkuat armada Satran (Satuan Kapal Ranjau). Nilai pengadaan untuk kedua kapal penyapu ranjau tersebut pun telah dipatok senilai US$204 juta. Meski belum diketahui kapan persisnya realisasi Frankenthal Class, namun menarik dicermati adalah bagaimana cara kapal ini menetralisir ancaman ranjau di lautan. (more…)
Berlangsung di Selat Bangka, pada 25 Januari lalu korvet KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) 367 melaksanakan latihan RAS (Replenishment at Sea) dalam perjalanan menuju Pelabuhan Belawan Medan. Kapal perang ini dijadwalkan untuk mengikuti Latihan Bersama Multinasional AMAN 2017 di Karachi, Pakistan. Latihan RAS sendiri bukan sesuatu yang baru di elemen Satuan Kapal Eskorta (Satkor), Satkat (Satuan Kapal Cepat) dan Satuan Kapal Bantu (Satban), pasalnya kerjasama isi bahan bakar sembari kapal terus melaju sudah jamak dilakukan dalam mendukung jalannya operasi. (more…)