Kilas balik ke Juli 2022, salah satu media di India menyebut Indonesia tengah melakukan pembicaraan intens untuk pengadaan rudal anti kapal supersonik Bramos (Brahmaputra Moskva). Dan menjadikan Indonesia (nanti) sebagai pengguna kedua rudal Brahmos di Asia Tenggara, setelah Filipina. Meski belum ada keterangan resmi dari pihak Indonesia, namun, ada pertanda positif yang terjadi saat pameran pertahanan Naval Defence & Maritime Security Exhibition (NAVDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (more…)
Kondisi geopolitik dan perang yang tak berkesudahan, rupanya ikut mempercepat pengembangan rudal jelajah terbaru Rusia, X-69. Pertama kali diperlihatkan ke publik saat Pameran Pertahanan Army 2022, X-69 kini diwartakan sudah bukan lagi prototipe, dimana kode “X” telah berganti menjadi “Kh”, yakni Kh-69. (more…)
Menghadapi ancaman nyata dari Cina dan Korea Utara, Jepang seperti halnya Korea Selatan, telah mengembangkan rudal jelajah jarak jauh untuk kemampuan menyerang balik secara efektif bila pecah perang terbuka. Namun, provokasi dari Korea Utara yang semakin sering dan nekad, termasuk peluncuran rudal balistik yang melintasi ruang udara Jepang, menjadikan Tokyo harus memikirkan opsi lain, lantaran pengembangan rudal jelajah di dalam negeri memerlukan waktu yang tidak singkat. (more…)
Kemampuan tempur MC-130J Commando II diproyeksikan bakal meningkat tajam, dimana varian tempur C-130 Hercules ini, dapat meluncurkan rudal jelajah AGM-158 JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile) ER (Extended Range). Atas inisiatif US Air Force Special Operations Command Europe (SOCEUR), pada 9 November 2022, dengan mengambil lokasi di lepas pantai utara Norwegia, dilangsungkan peluncuran AGM-158 JASSM dengan teknik Rapid Dragon system. (more…)
Pada kenyataan, tak sembarang persenjataan yang mendapat ‘kehormatan’ di-copas oleh Cina, adalah jenis senjata atau alutsista yang bernilai tinggi dan punya potensi dijual, yang diprioritaskan Cina untuk dikloning, reverse engineering atau apa pun namanya. Di lini rudal udara ke permukaan misalnya, sampai saat ini kiblat pengembangan yang dilakukan industri Cina masih mengarah ke teknologi Rusia. (more…)
Pembentukan pakta pertahanan tiga negara, Australia, Inggris dan Amerika Serikat dalam AUKUS (Australia, United Kingdom and United States) membawa perubahan mendasar dalam strategi pertahanan Negeri Kanguru, khususnya dalam menghadapi perkembangan masa depan di wilayah Indo Pasifik. Guna mengimbangi ambisi kekuatan militer Cina, langkah-langkah stategis di level pembangunan kekuatan tempur Australia telah dicanangkan. (more…)
Baykar Technologies rupanya tak tanggung-tanggung dalam mempersiapkan kehadiran drone Bayraktar Akinci. Didapuk sebagai drone kelas berat dengan dua mesin turboprop, Akinci yang telah sukses membawa beban tempur penuh dalam penerbangan selama 13,5 jam, dikabarkan juga dipersiapkan untuk dapat menggotong rudal jelajah. Sebagai produk anak bangsa yang mensinergikan setiap potensi di dalam negeri, maka rudal jelajah untuk Akinci juga mengusung produki nasional. (more…)
Kh-59ME telah dikenal sebagai salah satu persenjataan andalan pada armada jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 MK2 Skadron Udara 11 TNI AU. Dibanding dengan jenis rudal udara ke permukaan yang tersedia pada arsenal TNI AU, maka Kh-59 masuk kategori rudal udara ke permukaan yang paling bongsor, lantaran punya berat hampir satu ton. (more…)
Kilas balik ke pertengahan Desember 2019, saat itu Philippine News Agency, menyebut bahwa Filipina akan mengakuisisi dua baterai (dua kompi) Brahmos terdiri dari – satu baterai dengan tiga kendaraan peluncur, yang bila diperdalam lagi, tiap satu peluncur terdiri dari tiga tabung rudal Brahmos. Anggaran yang dikucurkan untuk akuisisi dua baterai Brahmos dikatakan mencapai 300 miliar peso. (more…)
Sebagai mitra strategis dalam pengembangan jet tempur stealth F-35 Lightning II, sudah barang tentu Inggris ingin sesuatu yang ‘lebih’ untuk melengkapi arsenal F-35-nya. Guna memantapkan taringnya, pada 6 Januari lalu, Kementerian Pertahanan Inggris telah mengikat kontrak dengan MBDA untuk pengadaan rudal jelajah mini anti kapal Spear (Select Precision Effects At Range) 3 senilai US$750 juta. (more…)