
Komando Pertahanan Udara dan Rudal Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army Space and Missile Defense Command) mengonfirmasi bahwa jajarannya telah menembak jatuh lebih dari 1.400 rudal dan drone buatan Iran dalam dua konflik besar terakhir di Timur Tengah. Pencapaian ini menandai keterlibatan US Army dalam pertempuran pertahanan udara dan rudal terbesar dan paling intensif sepanjang sejarah militer modern Amerika Serikat. (more…)

Rangkaian serangan udara dan rudal yang dilancarkan Iran membuka tabir kerentanan nyata dari pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Sejak dimulainya Operation Epic Fury oleh AS dan sekutunya pada 28 Februari 2026, Berdasarkan analisis The Wall Street Journal (WSJ), Iran dilaporkan telah melepaskan lebih dari 2.000 serangan balasan yang menghantam sedikitnya 20 instalasi militer AS di delapan negara kawasan. (more…)

Dampak mematikan dari eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap aset-aset strategis Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) kian terpampang nyata ke hadapan publik. Sebuah pesawat tanker legendaris KC-135 Stratotanker dengan nomor ekor tail number 63-8028 milik Wing ke-168 Angkatan Udara Garda Nasional Alaska, dilaporkan tiba di pangkalan udara RAF Mildenhall, Inggris, pada 23 Mei 2026 setelah terbang transit melalui Bangor, Maine. (more…)