Antara sistem hanud S-400, Turki dan Amerika Serikat, rupanya punya kaitan tersendiri. Bila pada Juni 2020, Amerika Serikat dikabarkan ingin “membeli” S-400 dari Turki, maka kabar terbaru yang menyangkut perang Rusia vs Ukraina, Amerika Serikat menyarankan sesuatu yang sebenarnya kecil kemungkinan bisa terjadi, yaitu keingininan Washington agar Ankara dapat mengirimkan sistem hanud S-400 ke Ukraina untuk menghadapi jet tempur Rusia. (more…)
Ka-52 dengan BKO L-370 disematkan di belakang fairing hidung (Foto: Kementerian Pertahanan Federasi Rusia)
Kabar tentang jet tempur sampai helikopter Rusia yang ditembak jatuh oleh rudal hanud MANPADS yang dilepaskan militer Ukraina, telah menghiasi banyak pemberitaan. Meski belum ada perhitungan yang jelas, berapa jet tempur dan helikopter Rusia yang jatuh di Ukraina, namun, perlu diketahui, bahwa pihak Rusia telah menyadari ancaman serius dari rudal MANPADS berpemandu infrared. (more…)
Bagi Ukraina, alutsista buatan Rusia ibarat sesuatu yang ‘dibenci tapi dirindu,’ pasalnya setelah rencana pengiriman armada jet tempur MiG-29 Fulcrum dari Polandia batal terlaksana karena tak ada restu dari Washington, kembali Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyuarakan permintaannya kepada negara-negara Uni Eropa dan NATO untuk bisa mengirimkan bantuan berupa rudal hanud. Rudal hanud yang diminta Zelenskyy bukan lagi MANPADS (Man Portable Air Defence Systems), melainkan spesifikmeminta bantuan pasokan sistem hanud jarak sedang-jauh S-300 (SA-10 Grumble). (more…)
Ajang peperangan Rusia vs Ukraina bakalan lebih seru dalam beberapa pekan mendatang, pasalnya di tengah pengempungan pasukan Rusia atas Kiev, diwartakan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace akan kembali mengirimkan bantuan persenjatan. Setelah mengirimkan 3.615 unit rudal NLAW dan sejumlah kecil rudal Javelin, Inggris disebut akan mengirim rudal hanud MANPADS tercepat di dunia. (more…)
Terkait dukungannya pasca invasi Rusia ke Ukraina, Pemerintah Jerman rupanya ingin ‘cuci gudang’ dengan mengirimkan stok persenjataannya ke Ukraina. Setelah sebelumnya memutuskan mengirimkan 400 peluncur plus 1.000 roket anti tank Panzerfaust 3 dan 500 rudal hanud MANPADS Stinger untuk Ukraina, kabar terbaru menyebut pemerintahan Kanselir Olaf Scholz akan mengiri 2.700 rudal MANPADS keluaran lawas. (more…)
Jauh sebelum invasi Rusia ke Ukraina, rupanya Polandia dan Ukraina punya obsesi bersama untuk merancang sistem pertahanan udara jarak sedang – medium-range air defense system. Persisnya UkrOboronProm, kelompok industri pertahanan milik negara (Ukraina) menawarkan perusahaan Polandia WB Electronics untuk bersama-sama mengembangkan versi yang lebih baik dari sistem pertahanan udara yang diluncurkan di permukaan, dengan basis rudal eksisting R-27 produksi Artem,Ukraina. (more…)
Selama ini pembatasan dalam penggunaan alutsista kerap dialami oleh negara berkembang, contoh kasus seperti beberapa produk alutsista asal Amerika Serikat yang digunakan oleh TNI punya standar ketat untuk masalah penggunaan. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa Amerika Serikat justru terkena pembatasan penggunaan alutsista dari negara lain, kok bisa? (more…)
Diinisiasi oleh Amerika Serikat dengan pengiriman rudal anti tank FGM-148 Javelin, negara-negara NATO kemudian ikut mendukung Ukraina dengan pemberian bantuan persenjataan berikut amunisinya, yang menurut analisa barat, Ukraina bakal diinvasi oleh Rusia dalam waktu dekat ini. (more…)
Upacara pelepasan rudal Rapier pada 27 Januari 2022. (Crown copyright/MoD/Sgt Robert Weideman)
Cita rasa Inggris tak pelak dominan membawa pengaruh pada sistem rudal hanud (pertahanan udara) di Indonesia. Selain keberadaan rudal Starstreak yang kini dioperasikan Arhanud TNI AD, sebelum itu rudal hanud di Indonesia, juga di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, identik dengan sosok rudal SHORAD Rapier. Di Indonesia, Rapier tak lagi dioperasikan sejak tahun 2002, namun lain halnya dengan di Inggris dan Malaysia. Rapier masih terus digunakan dengan peluncur “Field Standard C” (FSC). (more…)
Meski masih langka diadopsi, sistem proteksi anti rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) sudah hadir di beberapa pesawat sipil, khususnya pada pesawat VVIP, seperti pesawat kepresidenan. Namun, jarang diketahui bahwa sistem anti rudal ternyata juga menjadi perhatian bagi perusahaan jasa ekspedisi udara. Kerap mengantarkan ‘paket’ ke beragam penjuru dunia, rupanya tak sekali dua kali, pesawat dari perusahaan macam DHL dan FedEx menjadi incaran sengatan rudal MANPADS. (more…)