Setelah protiotipe perdana diluncurkan pada tahun 2009, maka baru pada tahunini Roketsan mengirimkan produksi massal pertama rudal anti kapal nasional Atmaca ke Komando Angkatan Laut Turki. Waktu yang panjang (14 tahun) rupanya diperlukan untuk melakukan serangkaian uji coba dan penyempurnaan pada Atmaca agar sesuai dengan kebutuhan AL Turki. (more…)
Lantaran keterbatasan kas negara, maka program pengadaan alutsista umumnya didatangkan melalui dana pinjaman asing. Tentu tak sembarang pinjam dana, melainkan harus terlebih dahulu dianalisa dan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), maklum pinjaman dana asing sama artinya dengan menambah beban hutang negara. (more…)
Dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hari ini, 9 Januari 2023, BMC meresmikan dimulainya produksi serial Main Battle Tank (MBT) Altay. Lewat perjuangan yang tak mudah, akhirnya Turki memulai tahapan penting dalam rangkaian produksi MBT Altay, dimana Angkatan Darat Turki memproyeksikan akuisisi total 1.000 unit Altay dalam beberapa tahun mendatang. (more…)
Setelah kabar sukses penerbangan perdana drone tempur Bayraktar Kizilelma, menutup akhir pekan ini ada kabar spektakuler lagi dari Turki, dimana Baykar Makina dan Roketsan berkolaborasi dalam meluncurkan calon senjata pamungkas untuk drone tempur (UCAV) Bayraktar Akinci, persisnya untuk pertama kalinya Negeri Ottoman berhasil meluncurkan rudal supersonik udara ke permukaan. (more…)
Pameran pertahanan Indo Defence 2022 yang berlangsung awal November lalu, mencatatkan momen tersendiri dalam jagad sistem senjata artileri pertahanan udara (arhanud). Pasalnya lewat kesepakatan bersama Kementerian Pertahanan RI, dua vendor besar alutsista global berhasil ‘diikat’ untuk mengembangkan solusi arhanud yang dirancang khusus untuk kebutuhan Indonesia. Kedua vendor yang dimaksud adalah Roketsan dari Turki dan Excalibur Army dari Ceko. (more…)
Pamor ekspor alutsista Turki banyak dipengaruhi oleh reputasinya di medan tempur. Lantaran sukses dengan drone Bayraktar TB2 di beberapa medan konflik, kini Turki diwartakan mengirim jenis alutsista yang tergolong baru untuk memasok militer Ukraina. Yang dimaksud adalah TRLG-230, jenis rudal balistik berpemandu laser (laser guided missile) yang diproduksi Roketsan. (more…)
Mockup rudal Atmaca di Indo Defence 2022 (Indomiliter)
Rudal anti kapal Atmaca buatan Roketsan, Turki, namanya ikut terangkat dalam ajang Indo Defence 2022. Selain sebelumnya dikabarkan telah dilirik TNI AL, siaran pers dari Kementerian Pertahanan RI juga telah menyiratkan adanya potensi kerja sama atas akuisisi rudal Atmaca. Tapi perlu dicatat, ini baru potensi dan belum dituangkan dalam bentuk kontrak pengadaan alutsista. (more…)
Full mockup rudal Khan di Indo Defence 2022 (Indomiliter.com)
Gelaran Indo Defence 2022 telah menorehkan beberapa kontrak dari Kementerian Pertahanan RI kepada para manufaktur persenjataan dari dalam dan luar negeri. Salah satu kabar datang dari Roketsan, manufaktur alutsista asal Negeri Ottoman ini mewartakan hasil dari partisipasinya dalam Indo Defence 2022, yakni dengan menyebut Indonesia akan menjadi negara pengguna pertama rudal balistik taktis Khan. (more…)
Roketsan punya nama besar sebagai manufaktur persenjataan asal Turki, dan dari beragam jenis senjata yang telah dirilis, satu yang mungkin terlewatkan dari perhatian adalah kemampuan Roketsan dalam merancang dan memproduksi rudal balistik taktis. Bukan sekedar wacana, dan juga bukan lagi prototipe, Roketsan sejak 2018 telah meluncurkan Bora Tactical Ballistic Missile, yang notabene kini telah digunakan Artileri Angkatan Darat Turki. (more…)
Ada kesamaan antara Indonesia dan Turki, yakni sama-sama punya obsesi dalam mengembangkan rudal MANPADS (Man Portable Air Defence Systems). Di Indonesia, pengembangan rudal MANPADS sempat digawangi PT Pindad pada tahun 2017 lalu. Sementara di Turki, pengembangan rudal MANPADS dilakukan oleh manufaktur alutsista, Roketsan, dalam label Sungur Air Defence Missile System. (more…)