
Sosok rudal VSHORAD (Very Short Range Air Defence) buatan Swedia ini memang tak muda lagi di Indonesia, maklum generasi terakhir yang dibeli Indonesia adalah tipe RSB-70 MK2 adalah hasil pengadaan di dekade 80-an. Namun jangan anggap sepele RBS-70, justru rudal produksi Saab ini masih sangat diandalkan oleh satuan Arhanud TNI AD. RBS-70 masih mendapat kepercayaan tinggi, dibutkikan dari deploy rudal ini bersama radar Giraffe 40 difungsikan sebagai perangkat pertahanan pada salah satu ajang penting berskala internasional di Bali beberapa tahun lalu. (more…)

Meski target pengadaan rudal hanud (pertahanan udara) kini diproyeksikan ke segmen rudal jarak sedang (menengah), namun bukan berarti tingkat kesiapan rudal hanud jarak dekat VSHORAD (Very Short Range Air Defence) terabaikan. Guna memenuhi tingkat kesiapan operasional, alutsista rudal SHORAD MANPADS (Man Portable Air Defence System) yang masih serviceable layak untuk dilakukan maintenance secara maksimal. Salah satu yang cukup sukses adalah proyek LTE (Lifetime Extend) yang ditawarkan Saab pada rudal RBS-70 MK2 milik Arhanud TNI AD. (more…)

Rudal MANPADS (Man Portable Air Defense System) Saab RBS-70 NG memang tak masuk dalam arsenal Arhanud TNI AD. Namun harus diakui, turunan versi lama RBS-70 hingga kini masih jadi poros kekuatan hanud di Tanah Air, bahkan TNI AD pun telah melakukan upaya upgrade pada stok rudal RBS-70 MK2. Dan dalam kesempatan istimewa, Indomiliter.com berkesempatan menjajal simulator RBS-70 NG saat ajang Singapore Air Show 2016 lalu. Fleksibilitas dan kecepatan deployment menjadi ciri khas rudal buatan Saab Bofors Dynamics, Swedia ini. (more…)