Meski pengembangan teknologi roket di Indonesia maju mundur, namun, belum lama ini ada kabar dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, yang menyebut bahwa pengembangan roket balitsik untuk sistem senjata artileri kaliber 122 mm telah tuntas dilakukan oleh PT Pindad. Roket 122 mm adalah jenis amunisi artileri dengan standar Rusia/Soviet yang disiapkan untuk jenis senjata MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)
Sejak kemunculannya, sosok prototipe peluncur roket RHan-122 milimeter ini terbukti mampu menyedot perhatian, terutama dari rancangan desainnya yang unik, seolah merupakan hasil kawin silang antara panser Anoa dengan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). Lantaran desainnya yang tak ‘lazim,’ tak sedikit netizen yang skeptis pada kemampuan self propelled Multiple Launch Rocket System buatan PT Prafir Jaya Abadi ini. (more…)
Setelah melewati beberapa kali uji coba sejak tahun 2014, akhirnya ada titik terang bahwa roket balistik R-Han 122B tengah disiapkan untuk proses produksi secara massal. Kesiapan produksi tersebut diungkapkan PT Pindad, dimana R-Han 122B akan dibuat untuk memasok kebutuhan Artileri Medan Korps Marinir, khususnya sebagai senjata utama pada alutsista MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad, RM70 Vampire dan Norinco Type 90B. (more…)
Sosoknya yang tampil beda memang langsung membetot perhatian jagad netizen, apalagi truk dengan desain futuristik ini seperti dijelaskan mengemban peran sebagai self propelled MLRS (Multiple Launcher Rocket System). Tampak Muka sebagai panser Anoa, sementara tampak bagian tengah dan bagian peluncur desainnya laksana M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) yang digunakan AD Singapura. Tak pelak ransus (kendaraan khusus) yang disebut sebagai Kendaraan Peluncur Roket MLRS R-Han 122B ini menarik perhatian pada awal Februari 2018 lalu. (more…)
Hari Selasa kemarin (5/9), sebuah roket milik Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) dilaporkan jatuh di kebun bambu milik warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Mengutip sumber dari Detik.com (6/9/2017), roket tersebut mengalami kegagalan paska uji coba statistik. Tidak ada kerusakan berarti dan korban jiwa akibat jatuhnya roket ini. (more…)
RM70 Grad Batalyon Roket Pasukan Marinir (Pasmar) TNI AL memang alutsista yang kondang, selain kerap tampil dalam show parade militer, seperti penembakkan salvo spektakuler di HUT TNI ke-70 lalu, RM70 Grad juga rajin diikutkan dalam operasi latihan tempur, termasuk digelar dalam operasi di Poso, Sulawesi Tengah belum lama ini. Letalitas yang maksimal, bisa menghancurkan area 3 hektar dalam tembakkan salvo, menjadikan MLRS (Multiple Launcher Rocket System) digadang pas sebagai sista artileri medan unggulan. (more…)
R-Han (Roket Pertahanan) 122 mm, bagian dari Program Strategis Nasional untuk kemandirian alutsista TNI, pada 20 Agustus lalu kembali dilakukan uji coba dinamik di Balai Produksi dan Pengujian Roket LAPAN, Pamengpeuk, Garut, Jawa Barat. Bila dalam uji coba pada Maret 2012, dilepaskan sebanyak 50 roket, maka pada uji tembak minggu lalu hanya dilepaskan enam unit roket. Meski begitu, pengujian kali ini yang disaksikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, menghadirkan R-Han 122B sebagai penyempurnaan dari varian terdahulu. (more…)