Guna menciptakan peluang pemasaran, maka kerja sama diperlukan antar manufaktur dalam wujud integrasi pada produk yang akan dipasarkan. Seperti pada Indo Defence 2022, Rheinmetall Defence mencoba untuk masuk ke pasar self propelled anti aircraft gun di Indonesia. Konkritnya, pabrikan asal Jerman ini menggandeng PT Pindad untuk menawarkan ranpur lapis baja roda ban, Badak 6×6 sebagai platform untuk kubah kanon Rheinmetall Oerlikon Skyranger. (more…)
Meski mentok sebatas prototipe, manufaktur senjata di Indonesia pernah menciptakan senapan serbu dengan desain bullpup, yakni Pindad (SS-3) Bullpup yang mengusung kaliber NATO 5,54 x 45 mm. Meski model bullpup tak menjadi senjata standar bagi pasukan infanteri di Indonesia, tapi bukan berarti pengembangannya tidak berlanjut. (more…)
Pertanyaan netizen seputar kabar ranpur Fire Support Vehicle (FSV) Badak 6×6 kini telah terjawab, persisnya pada 19 Januaru lalu, telah diserahkan 7 unit Badak 6×6 pesanan Kementerian Pertananan untuk TNI AD. Selain ranpur Badak 6×6, Kemhan juga menyerakan 26 unit ranpur Anoa 6×6 (varian APC dan komando) dan 10 unit rantis lapis baja Komodo 4×4 varian APC. (more…)
Mine blast test menjadi tahapan yang harus dilalui oleh produsen ranpur lapis baja, khususnya bila sang produsen ingin produknya meraih sertifikasi kelayakan uji dari Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad). Setelah pada Juli 2018 melakukan mine blast test pada prototipe medium tank Harimau, kini PT Pindad melakukan proses uji serupa pada ranpur (panser) Anoa-2 6×6. (more…)
Bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, pada Kamis, 7 Oktober 2021, meresmikan unit pertahanan baru yang diberi label komponen cadangan (komcad). (more…)
PT Pindad rupanya tak hanya menawarkan produk senapan serbu seperti SS-2 series, dalam presentasi di hadapan Wadanpussenif Mayjen TNI A. Daniel Chardin di Mapussenif, Bandung Jawa Barat, BUMN Pertahanan itu juga menawarkan senapan serbu merek luar negeri, yang dimaksud adalah CAR 816 asal Uni Emirat Arab (UEA). (more…)
Meprolight bukan nama yang asing dalam jagad dunia senapan serbu, pasalnya produk red dot sight optronic (optical electronic) keluaran Israel ini sudah sangat populer di pasaran global. Di Indonesia, PT Pindad pernah menggandeng Meprolight untuk memasok alat bidik pada senapan serbu SS-1R5 yang digunakan pasukan Raider Kostrad. Dan masih terkait Meprolight, belum lama ada kabar terbaru untuk produk alat bidik refleknya. (more…)
Sebagai salah satu unit elite TNI AD, pasukan Raider sejak lima tahun silam telah mendapatkan standar senapan serbu yang khas. Hal tersebut dibuktikan dengan diadopsinya Pindad SS-1 R5 yang dirancang untuk Batalyon Raider. Dan, seiring modernisasi persenjataan perorangan, pasukan Raider kini mendapatkan senapan jenis baru, masih dipasokan oleh PT Pindad, senjata tersebut adalah SS-2V5 A1. (more…)
Anda masih ingat tentang rencana akuisisi tank untuk kebutuhan AD Filipina? Berdasarkan keterangan Kepala Pengembangan Produk PT Pindad Windu Paramarta, disebutkan bahwa akhirnya hanya ada dua perusahaan yang lolos dalam tahapan lanjutan program pengadaan kendaraan tempur lapis baja (tank) AD Filipina, yaitu PT Pindad dari Indonesia dan Doosan DST dari Korea Selatan. (more…)
Satu batalyon infanteri mekanis AD Australia diwartakan telah menerima pengiriman beberapa unit rantis lapis baja Hawkei 4×4. Rantis yang nantinya bakal menggantikan Land Rover tersebut diterima oleh 1st Battalion Royal Australian Regiment (RAR) yang berbasis di Townsville, Queensland. Di bawah kontrak AUD1,3 miliar (US$975 juta) yang ditandatangani pada Oktober 2015, Thales Australia sepakat untuk memasok 1.100 unit Hawkei 4×4 yang berbobot 7 ton. (more…)