Perang Ukraina yang telah memasuki tahun ketiga telah menciptakan banyak kejutan, dalam aspek dirgantara misalnya, ada kabar Rusia kembali melirik desain jet tempur sayap ayun era perang dingin yang telah lama ditinggalkan. Menurut informasi yang diterbitkan oleh media Rusia Kherson News pada 2 April 2024, Rusia akan meluncurkan kembali kemampuan penerbangan militernya dengan pengembangan pesawat tempur baru berdasarkan desain pesawat ikonik MiG-23 dan MiG-27. (more…)
Untuk pertama kalinya, pihak Rusia mengklaim telah menembak jatuh rudal jelajah Storm Shadow dengan sistem hanud Pantsir. Namun, yang menjatuhkan bukan Pantsir S-1 yang berbasis di darat, melainkan Pantsir-M yang secara khusus dirancang ditempatkan sebagai elemen persenjataan di kapal perang permukaan. (more…)
BM (Boyevaya Mashina )-14/17 punya sejarah tersendiri di lingkup alutsista Korps Marinir (d/h KKO AL), pasalnya inilah generasi pertama self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang dioperasikan unit artilleri medan Korps Baret Ungu, yakni didatangkan pada era 60-an sebagai persiapan operasi Trikora. Meski tak jadi digunakan dalam operasi Trikora, BM-14 diketahui telah digunakan secara luas dalam operasi Seroja di Timor Timur pada dekade 70-an. Namun, dengan semakin menuanya BM-14, saat ini praktis self propelled MLRS ini tak lagi digunakan di seluruh dunia. (more…)
Dari kasus yang terjadi dalam perang di Ukraina, maka awak Main Battle Tank (MBT) tak bisa lagi menganggap remeh ancaman dari drone kamikaze (loitering muntion). Bahkan, publikasi media terkemuka Jerman pernah menuturkan bahwa salah satu ketakutan terbesar awak MBT Leopard 2A4 Ukraina adalah serangan dari drone kamikaze FPV (First Person View). Namun, melihat eskalasi yan terjadi, kedua kubu, baik Ukraina dan Rusia, sama-sama menghadapi drone kamikaze sebagai lawan yang dilematis. (more…)
Setelah sebelumnya menggunakan bom udara termobarik ODAB-1500 (berat 1,5 ton) untuk menyerang basis militer Ukraina di desa Velika Pisarevka, wilayah Kota Sumy. Kini ada kabar terabaru, yakni Rusia kembali menggunakan bom udara termobarik dengan ukuran yang lebih kecil yang dilepaskan dari pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback. ODAB-500 yang berbobot 500 kg dikemas dengan modul kendali sayap lipat UMPK (Unifitsirovannyi Modul Planirovaniya Korrektsii), menjadikan ODAB-500 melesat laksana bom pintar. (more…)
Sebagai bagian dari kampanye “ekonomi perang (economy of war)” yang dicanangkan Presiden Emmanuel Macron, maka Perancis sebagai donatur utama persenjataan ke Ukraina, telah mempercepat laju industri pertahanannya. Dengan target untuk memasok persenjataan dalam jumlah besar ke Ukraina, ada kabar bahwa Perancis akan meningkatkan produksi self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie)155/52 mm 6×6, sampai enam kali lipat dari kapasitas produksi per bulan saat ini. (more…)
Bila Ukraina menyerang Rusia dengan rudal jelajah Storm Shadow (SCALP), maka Rusia sudah lebih dulu menggempur Ukraina dengan rudal jelajah sejenis, yakni rudal jelajah yang diluncurkan dari udara – Air Launched Cruise Missile (ALCM). Bersamaan dengan eksistem armada pembom strategis, salah satu yang diandalkan Rusia adalah rudal jelajah jarak jauh Kh-101 (kode NATO AS-23 Kodiak). Dengan dinamika peperangan, NPO Novator telah melakukan serangkaian modifikasi pada Kh-101. (more…)
Bild, surat kabar harian terbesar dan paling terkenal di Jerman, belum lama ini menyebut bahwa untuk pertama kalinya Rusia menggunakan bom udara termobarik ODAB-1500 untuk menyerang basis militer Ukraina. ODAB-1500 bukan sembarang bom termobarik, bom seberat 1,5 ton ini punya daya hancur yang mengerikan, jauh lebih dahsyat ketimbang bom konvensional. Bild menyebut ODAB-1500 telah dijatuhkan di posisi pasukan Ukraina yang ada di desa Velika Pisarevka, wilayah Kota Sumy. (more…)
Sebagai rudal jelajah hipersonik, penggelaran 3M22 Tsirkon (Zircon) dipublikasi dengan bangga oleh Rusia, maklum pihak lawan dengan dukungan Amerika Serikat dan Barat tidak mempunyai kualifikasi rudal ‘sehebat’ Tsirkon. Dengan dinamika peperangan, Tsirkon kini telah digunakan Rusia untuk menyerang sasaran terpilih di Ukraina. Meski begitu, sejak uji coba Tsirkon pada tahun 2021, sampai saat ini Rusia belum pernah memperlihatkan secara resmi penampakan Tsirkon. (more…)
Hancur atau rontok perdana suatu alutsista dalam peperangan, selalu menjadi yang dicermati oleh banyak kalangan. Maklum hancurnya alutsista dapat dimanfaatkan oleh pihak terkait sebagai bagian dari propaganda untuk mencitrakan keunggulan atau kemenangan di medan perang. Sebut saja ketika Ukraina berhasil menembak jatuh pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback, atau sebaliknya saat Rusia berhasil menghancurkan beberapa Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams SA pasokan dari AS. (more…)