Meski pemerintah Cina secara tidak langsung ‘mendukung’ Rusia dalam operasi militer di Ukraina, namun ada anomali dari sisi bisnis, pasalnya perusahaan swasta asal Cina, DJI Technology Inc, tetap menjadi pemasok utama untuk drone untuk Ukraina. Lantaran DJI Technology menjadi produsen drone copter FPV (First Person View) terbesar di dunia, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal pernah menyebut bahwa negaranya sangat bergantung pada drone DJI Mavic buatan Cina. (more…)
Meski debut sistem hanud Pantsir S-1 sudah tak asing lagi dalam operasi militer Rusia di Ukraina, namun, ada yang berbeda dari salah satu Pantsir S-1 yang dikerahkan Rusia di wilayah timur Ukraina. Dalam video terbaru yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada 20 April 2024, nampak sistem hanud Pantsir-S1 dengan pola kamuflase yang tidak biasa. Yang belakangan diketahui bahwa pola kamuflkase pada Pantsir S-1 tersebut adalah pola yang digunakan pada Pantsir S-1 pesanan Irak. (more…)
Setelah beberapa unit hancur dalam perang, akhirnya militer Rusia untuk pertama kalinya dapat membawa Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 untuk diperlihatkan di Patriot Park, Kubinka, Moskow. Video pendek yang viral di media sosial memperlihatkan truk trailer membawa Leopard 2A6 milik Ukraina yang terbakar pada bagian lambungnya, namun pada bagian sasis dan turret-nya nampak utuh. Spekulasi yang berbedar menyebut MBT buatan Jerman itu didapatkan pasukan Rusia di dekat Avdiivka. (more…)
Untuk pertama kali sejak pecah perang Rusia versus Ukraina, terkonfirmasi jatuhnya pembom strategis jarak jauh Tupolev Tu-22M3 Backfirre. Dalam video jatuhnya pembom sayap ayun tersebut, pihak Ukraina menyatakan telah bertanggung jawab setelah melakukan tembakan menggunakan rudal, sementara pihak Rusia menyebut jatuhnya pembom akibat masalah teknis. Insiden jatuhnya Tu-22M3 terjadi pada hari Jumat, 19 April 2024 di wilayah selatan Sevastopol, Krimea. (more…)
Dalam usahanya bertahan menghadapi gempuran militer Rusia, ada kabar bahwa pasukan Ukraina menggunakan jenis senjata shotgun untuk menghapi drone. Terdengar agak ganjil, namun faktanya pasukan Ukraina dari 68th Jaeger Brigade Angkatan Darat Ukraina, telah mengadopsi shotgun jenis Hatsan Escort BTS 12 buatan Hatsan Arms Company (Turki) guna melawan ancaman dari udara, khususnya dari drone kamikaze. (more…)
Baru digunakan Angkatan Darat Rusia pada akhir tahun 2014, sistem pertahanan udara berbasis rudal Tor-M2U terbilang baru, dan Tor-M2U juga telah ikut ambil bagian secara aktif dalam operasi militer Rusia di Ukraina. Dengan dinamika peperangan yang terjadi, Almaz-Antey sebagai pengembang Tor-M2U, telah menghadirkan upgrade dengan menambahkan algoritma kecerdasan buatan – AI (Artificial Intelligence) pada Tor-M2U yang digunakan di Ukraina, termasuk diklaim sukses menembak jatuh roket yang diluncurkan oleh HIMARS dan MLRS Vilkha buatan Ukraina. (more…)
Menyusul serangan presisi Ukraina ke basis pertahanan Rusia di Oblast Kherson pada 4 Maret 2024, Angkatan Udara Ukraina kemudian mengonfirmasi bahwa jet tempur MiG-29 miliknya dapat membawa dan meluncurkan bom pintar hybrid AASM-250 HAMMER yang dipasok Perancis. Nah, selain MiG-29, rupanya ada bukti bahwa jet tempur Sukhoi Su-27 Angkatan Udara Ukraina, ternyata juga mampu meluncurkan AASM-250 HAMMER. (more…)
Gedung perkantoran Kurganmashzavod di Kurgan (foto: istimewa)
Selain ancaman dari serangan udara lewat rudal jelajah dan drone kamikaze, rupanya industri persenjataan di Rusia juga menghadapi ancaman lain, yakni ancaman yang berasal dari kemungkinan sabotase dan ‘alam’. Persisnya Kurganmashzavod yang selama ini dikenal sebagai manufaktur kendaraan tempur (ranpur) BMP-3, menghadapi risiko kebanjiran pada fasiitas produksinya. Dan seperti berlaku pada industri manukfaktur pada umumnya, banjir dapat menyebabkan penundaan jalannya proses produksi, sementara Kurganmashzavod kini tengah mengejer order produksi beberapa ranpur. (more…)
Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 dan Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2A2 Bradley milik Ukraina yang behasil disita oleh pasukan Rusia, rupanya benar-benar dipelajari secara detail oleh para insinyur Rusia. Salah satu output yang dipelajari dari ranpur AS dan Barat tersebut adalah pengembangan jenis amunisi anti tank baru, yang karakternya didasarkan pada lapisan proteksi pada MBT Leopard dan IFV M2A2 Bradley. (more…)
Ketimbang ancaman yang berasal dari senjata anti tank dan ranjau darat, sepertinya serangan dari drone kamikaze (loitering munition) menempati peringkat teratas sebagai yang paling menakutkan bagi awak Main Battle Tank (MBT) di Perang Ukraina. Oleh karena itu, serangkaian modifikasi dilakukan baik dari kubu Rusia dan Ukraina untuk mengoptimalkan proteksi pada ranpur berbobot puluhan ton tersebut. Yang terbaru adalah temuan unik berupa MBT T-72 “Iron Mess” betampang aneh yang ditampilkan pasukan Rusia. (more…)