
Pengisian bahan bakar di udara (Air to Air Refueling/AAR) pada ketinggian 30.000 kaki (9.144 meter) bukanlah praktik AAR yang paling efisien atau lazim bagi banyak pesawat, tetapi hal itu menjadi perlu dan umum bagi pesawat tempur seperti Eurofighter Typhoon dan Saab Gripen saat mereka menjalankan misi tempur dan patroli jarak jauh. (more…)

Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr) mengumumkan percepatan besar dalam modernisasi militer mereka dengan rencana membentuk enam baterai (kompi) khusus yang akan mengoperasikan loitering munition (LM), atau dikenal sebagai drone kamikaze. (more…)

Satu tahun berlalu sejak serangan rudal balistik jarak menengah (IRBM) Oreshnik ke Dnipro, Ukraina, pada Kamis, 21 November 2024, komunitas negara NATO di Eropa masih dilanda kecemasan akan potensi serangan rudal balistik hipersonik tersebut. Selain sulit untuk dicegat, kabar telah berlangsungnya produksi massal dan penempatan Oreshnik di Belarusia, menjadikan isu rudal ini masih terus menjadi pehatian utama. (more…)

Meningkatnya eskalasi konflik antara Rusia dan Ukraina secara langsung membawa kekhawatiran besar bagi negara-negara NATO yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Rusia. Seperti Estonia yang mempunyai garis perbatasan darat dan air yang panjang dengan Rusia, telah mengumumkan kesediaan dan kesiapannya untuk menampung jet tempur F-35A yang memiliki kemampuan serangan nuklir. (more…)

Amunisi artileri bakal punya kemampuan lebih dahsyat, tapi ini bukan bicara tentang hulu ledak dan daya hancur, jangkauan tembak senjata artileri medan (armed) howitzer dengan kaliber standar nantinya bisa setara jangkauan rudal balistik jarak pendek. Dan itu bukan isapan jempol, belum lama Kementerian Pertahanan Inggris telah memberikan kontrak senilai US$5 juta untuk pengembangan dan uji prototipe Spectre. (more…)

Dari International Defence Industry Fair (IDEF) 2025 di Istanbul, 22 – 27 Juli 2025, Turki memantapkan predikat sebagai negara ketiga di NATO yang mampu membangun dan memproduksi rudal balistik berkecepatan hipersonik, setelah Amerika Serikat dan Perancis. Persisnya pada 22 Juli, Roketsan memperkenalkan secara resmi Tayfun Block-4, yang masuk kategori rudal balistik jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile/SRBM). (more…)

Rumania belum lama ini mengumumkan bakal menjadi negara Eropa pertama yang menggunakan sistem pertahanan udara (hanud) Iron Dome. Hal tersebut diumumkan Menteri Pertahanan Rumania, Ionuț Moșteanu, yang menyebut akuisisi sistem hanud Iron Dome sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk meningkatkan keamanan nasional. (more…)

Kabar yang satu ini boleh jadi akan membuat banyak orang bingung, pasalnya dengan pencapaian dan kemajuan sistem pertahanan udara (hanud) yang diraih oleh industri pertahanan Turki, bahkan dengan tawaran ekspor ke Indonesia, namun Turki rupanya masih menantikan persetujuan dari Perancis untuk bisa mendapatkan sistem rudal hanud jarak menengah SAMP/T. (more…)

Sebagai bagian dari solusi pertahanan udara Eropa, Belgia diwartakan akan mengakuisisi 10 baterai (kompi) sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) buatan perusahaan Norwegia, Kongsberg Defence and Aerospace, dengan nilai kesepatakan senilai 2,5 miliar euro ($2,87 miliar). (more…)

Risiko perang besar di Benua Biru telah mendorong peningkatan luar biasa pada anggaran pertahanan negara-negara Eropa, khususnya yang tergabung dalam NATO. Seperti baru saja beredar kabar bahwa NATO telah memesan dua pesawat tanker Airbus A330 MRTT (Multirole Tanker Transport) tambahan, plus menyambut masuknya Swedia dan Denmark sebagai anggota MMF. (more…)