
Dunia kembali digemparkan, pada 9 September 2025, Israel dengan nekat melancarkan serangan udara ke Qatar, yang notabene adalah negara kaya di Timur Tengah dengan militer modern dan sistem pertahanan udara (hanud) yang kuat. Tapi jet tempur Angkatan Udara Israel lewat Operasi “Pisgat HaEsh (Summer Fire)” berhasil melakukan serangan presisi ke Distrik Leqtaifiya, Doha, dan menyasar markas Biro Politik Hamas. (more…)

Taiwan diwartakan berencana untuk membeli tambahan 28 unit M142 High Mobility Artillery Rocket Systems (HIMARS), serta sembilan set tambahan sistem rudal hanud National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS). Taiwan sebelumnya telah membeli 29 peluncur HIMARS dari AS dan menerima 11 unit peluncur pertama tahun lalu. (more…)

Alih-alih bisa mendapatkan AIM-120 AMRAAM sebagai rudal udara ke udara, Mesir sebagai sekutu ring ‘dua’ Amerika Serikat di Timur Tengah, belum lama ini telah mendapatkan persetujuan untuk mengakuisisi AIM-120 AMRAAM, tapi bukan sebagai rudal yang diluncurkan dari jet tempur, melainkan AIM-120 AMRAAM sebagai rudal darat ke udara dalam paket sistem hanud (National Advanced Surface-to-Air Missile System). (more…)

Konsep pengadaan alutsista untuk tujuan interim (sementara) sudah jamak kita dengar, sebut saja seperti rencana pengadaan kapal selam interim yang sempat diutarakan oleh KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. Namun, ada yang berbeda dari Skandinavia, yakni pengadaan interim ditujukan untuk pengadaan sistem pertahanan udara (hanud) melalui jalur sewa (lease). (more…)

Sungguh beruntung awak sistem pertahanan udara (hanud) NASAMS Angkatan Darat Australia, dengan basis rudal udara ke udara yang terbilang mahal, mereka bisa menjajal uji coba penembakan secara lansgsung. Setelah menguji coba peluncuran AIM-120 AMRAAM pada tahun 2023, kini ada kabar terbaru yang menyebut Angkatan Darat Australia telah menembakkan rudal AIM-9X Sidewinder dalam plarform NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System). (more…)

Sebagai bagian dari solusi pertahanan udara Eropa, Belgia diwartakan akan mengakuisisi 10 baterai (kompi) sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) buatan perusahaan Norwegia, Kongsberg Defence and Aerospace, dengan nilai kesepatakan senilai 2,5 miliar euro ($2,87 miliar). (more…)

Belanda rupanya lumayan puas atas kinerja sistem pertahanan udara (hanud) NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missiles System), telah mengoperasikan NASAMS sejak tahun 2006, Belanda diwartakan telah memutuskan untuk mengakuisisi varian terbaru dari NASAMS, dan sistem hanud jarak dekat yang punya kemampuan swagerak (self propelled), yakni NOMADS (National Maneuver Air Defense System). (more…)

Meski dikenal sebagai sistem pertahanan udara (hanud) yang canggih, namun, NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System), tidak dirancang secara khusus untuk mengeliminasi sasaran berupa rudal balistik. Sistem hanud NASAMS sejauh ini dirancang efektif dapat menghadapi sasaran seperti pesawat udara, helikopter dan rudal jelajah. Tetapi melihat kasus yang terjadi dalam perang di Ukraina, dan yang terbaru konflik antara Iran dan Israel, mendorong Kongsberg untuk melakukan modifikasi pada kemampuan NASAMS. (more…)

Mengambil lokasi di Pulau Andoya, bagian utara Norwegia, — Raytheon, bagian dari RTX, dan Kongsberg Defense and Aerospace, dengan dukungan dari Kementerian Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Norwegia, berhasil menyelesaikan uji peluncuran perdana rudal AMRAAM-Exended Range (ER) pada sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System). Uji peluncuran perdana ini dilaporkan berhasil dengan sukses. (more…)

Setelah M1A1 SA Abrams yang rontok perdana di wilayah Avdeyevka, Donetsk Oblast, Ukraina, kini ada kabar terbaru, bahwa untuk pertama kalinya peluncur sistem hanud NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) yang dipasok oleh AS dan Norwegia, berhasil dihancurkan Rusia dalam sebuah serangan di dekat desa Malyshevka, wilayah Zaporozhye, 50 km dari garis depan pertempuran. (more…)