Dengan penerimaan kendaraan tempur (rampur) Amphibious Combat Vehicle (ACV) 8×8, maka Korps Marinir AS (USMC) secara bertahap akan mengurangi ranpur APC roda rantai amfibi legendaris Assault Amphibious Vehicles (AAV) atau dikenal juga sebagai LVTP-7, seperti yang dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratib) Korps Marinir TNI AL. (more…)
Kilas balik ke November 2021, saat itu diwartakan Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) berencana untuk menjual asetnya berupa ranpur amfibi Assault Amphibious Vehicles (AAV) atau LVTP-7 ke negara asing. Peta jalan divestasi pun telah dipersiapkan untuk dijual di bawah kesepakatan Foreign Military Sales (FMS). Dan ada kabar, rupanya Yunani menjadi negara yang akan membeli AAV bekas pakai tersebut. (more…)
Atraksi yang memperlihatkan kemampuan personel kavaleri dalam bongkar pasang rantai kendaraan tempur (ranpur) selalu memikat perhatian orang banyak, betapa tidak, dalam tempo singat, awak ranpur yang terlatih dapat mensimulasikan bongkar pasang rantai ranpur yang rusak. Selain mempertontonkan bentuk pekerjaan yang berat, bongkar pasang rantai tank jelas membutuhkan kerja sama tim yang kuat. (more…)
Korea Selatan dalam beberapa hari ini tengah dilanda bencana alam, yakni diterpa topan Hinnamnor yang kabar terakhir mendekati pesisir Korea Selatan. Kota Pohang di Provinsi Gyeongsang Utara tercatat sebagai wilayah yang paling parah menerima dampak dari topan tersebut. Mengutip Koreaherald.com (7/9/2022), topan Hinnamnor telah menewaskan 10 orang, dua hilang dan tiga luka-luka. (more…)
Ada yang unik dari Korps Marinir Thailand, yaitu mampu mengkolaborasikan dua ranpur lapis baja amfibi dari dua kubu yang berbeda. Yang pertama dan sudah begitu dikenal adalah AAV7A1 (dikenal juga dengan sebutan LVTP-7) buatan Amerika Serikat. Dan satu lagi adalah Norinco ZBD05 buatan Cina, yang dalam versi ekspornya disebut VN16. (more…)
Kabar yang satu ini layak dicermati netizen +62, pasalnya Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) punya rencana besar untuk menjual armada ranpur lapis baja amfibi Assault Amphibious Vehicles (AAV) atau dikenal juga sebagai LVTP-7, seperti yang dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratib) Korps Marinir TNI AL. (more…)
Setelah delapan bulan sejak musibah tenggelamnya ranpur amfibi AAV (LVTP-7), Korps Marinir AS (USMC) akhirnya merilis hasil investigasinya atas kecelakaan yang menewaskan sembilan personel, yaitu terdiri dari delapan prajurit marinir dan seorang pelaut. Laporan investigasi yang dirilis pada 25 Maret 2021, menyebutkan adanya masalah pada kendaraan (mechanical error) dan manusia (human error). (more…)
Walau jumlahnya tak lebih dari 15 unit, namun, ranpur amfibi LVTP-7 atau dalam label Korea Selatan disebut KAAV7A1, termasuk arsenal alutsista yang diunggulkan oleh Resimen Kavaleri Korps Marinir. Dengan perawatan yang baik, ranpur asal hibah dari Korea Selatan pada tahun 2009/2010 ini masih terjaga kondisinya. Dan, ada kabar tentang LVTP-7 alias KAAV7A1, dimana ranpur itu akan mendapatkan upgrade pada sistem senjatanya. (more…)
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, hari Jumat kemarin (31/7/2020), kabar duka datang dari Korps Marinir Amerika Serikat (USMC), dimana salah satu ranpur lapis baja AAV (Amphibious Assault Vehicle) atau di Korps Marinir TNI AL dikenal sebagai LVTP-7A1, mengalami insiden saat latihan embarkasi basah dari Pulau San Clemente menuju kapal pendarat USS Somerset di lepas pantai California Selatan. Kejadian yang berlangsung pukul 17.45 waktu setempat itu mengakibatkan ranpur seberat 30 ton itu tenggelam ke dasar laut. (more…)
Selain Indonesia dan Filipina, negara lain di Asia Tenggara yang menjadi pengguna ranpur APC amfibi LVTP-7 series adalah Korps Marinir AL Thailand. Bahkan bisa dikata, Negeri Gajah Putih itu adalah operator pertama dan terbesar LVTP-7 di Asia Tenggara, pasalnya Thailand setidaknya punya 36 unit LVTP-7 (AAV/Assault Amphibious Vehicle-7A1) yang terdiri dari varian AAVP-7A1, AAVC-7A1 dan AAVR-7A1. (more…)