Setelah sebelumnya meluncurkan drone kamikaze Shahed-191 dari Toyota Tundra, masih di tangan Korps Pengawal Revolusi Iran, kembali merilis drone kamikaze jenis lain. Dari video pendek yang dirilis di jaringan media sosial Twitter, loitering munition terbaru Iran yang diberi label Meraj-532, sukses lepas landas dari Toyota Tundra yang melaju kencang. (more…)
Pengembangan teknologi drone di Turki tak hanya berkutat pada solusi dari Baykar Makina dan Turkish Aerospace Industries (TAI). Sebuah perusahaan swasta Turki, Robit Teknoloji telah mengembangkan jenis drone kamikaze (loitering munition) yang diberi label “Azab”, yang dipersepsikan bakal memberi azab bagi musuh-musuh Turki. (more…)
Seperti kami beritakan sebelumnya, di pameran pertahanan International Defence Exhibition and Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk pertama kalinya Rusia dan Ukraina sejak pecah perang, memamerkan persenjataannya dalam satu event (beda paviliun) Yang menarik, kedua negara sama-sama menawarkan produk andalan, yakni drone kamikaze (loitering munition). (more…)
Drone kamikaze Rusia di IDEX 2023 (Photo by Ryan Lim/AFP via Getty Images)
Untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, perusahaan Rusia dan Ukraina memamerkan produk persenjataan mereka secara berdekatan di pameran pertahanan International Defence Exhibition and Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (more…)
Iran dan Rusia diwartakan tengah memulai tahapan pembangunan pabrik drone di wilayah Rusia yang dapat memasok lebih dari 6.000 drone rancangan Iran untuk perang di Ukraina. Delegasi Iran berpangkat tinggi telah terbang ke Rusia pada awal Januari guna mengunjungi lokasi di mana pabrik tersebut direncanakan akan dibangun. (more…)
Dengan mengalirnya beragam sistem pertahanan udara (hanud) dari Barat ke Ukraina, maka semakin sulit bagi Rusia untuk melakukan serangan ke target strategis di Kiev (Kyiv). Berangkat dari pemikiran untuk dapat melakukan serangan presisi, maka ada pemikiran untuk mengerahkan drone bermesin jet dari era Soviet. Hal yang sejatinya telah dilakukan Ukraina saat melakukan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia, yakni ke Pangkalan Udara Engels dan Dyagilevo, yang bejarak 482 km dari perbatasan Ukraina. (more…)
Pada umumnya drone kamikaze (loitering munition) yang telah diluncurkan tak dapat kembali kepada ‘majikannya’. Drone kamikaze hakekatnya dirancang ‘sekali pakai’ dengan terbang mengintai hingga akhirnya ikut hancur bersama sasarannya. Namun, banyak kejadian, dimana atas beragam alasan, serangan drone seharusnya dibatalkan. (more…)
Yang namanya sedang berbunyi, maka beragam persenjataan wajar digunakan untuk menungtaskan misi yang diemban. Seperti dalam laga Perang Ukraina, Rusia diwartakan juga telah mengerahkan senjata berupa drone kamikaze (loitering munition) ke suatu sasaran di kota Kiev. Dari hasil identifikasi pada foto, kuat dugaan bahwa drone kamikaze yang digunakan Rusia adalah KUB-UAV buatan Zala Aero, anak perusahaan Kalashnikov Group. (more…)