Produsen kendaraan militer asal Perancis, Arquus, bersama induk perusahaannya dari Belgia, John Cockerill Group, pada pameran pertahanan Eurosatory 2026 meluncurkan sebuah kendaraan tempur (ranpur) lapis baja 6×6 baru yang diberi nama Fenris. (more…)
Setelah menargetkan MBT (Main Battle Tank) tua Leopard 1A5, kini John Cockerill Defense menawarkan upgrade pemasangan turret meriam Cockerill 3015 untuk MBT lawas legendaris M60 buatan Amerika Serikat, seperti yang diperlihatkan lewat model skala di EDEX (Egyptian Defence Expo) 2025 di Kario, Mesir, beberapa waktu lalu. (more…)
Arquus dari Perancis kembali menghadirkan ranpur VAB MK3 6×6 dalam pameran pertahanan Indo Defence, selain dalam wujud modifikasi APC “Anoa 3” bersama PT Pindad, Arquus juga memperlihatkan VAB MK3 6×6 dalam varian Infantry Fighting Vehicle (IFV) dengan cat coklat gurun yang dilengkapi turret John Cockerill 1030. (more…)
Dua tahun silam, persisnya pada pameran pertahanan Eurosatory 2022 di Paris, Johh Cockerill Defense (d/h CMI), manufaktur meriam dan sistem senjata kavaleri asal Belgia, untuk pertama kali memamerkan MBT (Main Battle Tank) Leopard 1A5 yang dipasangi kubah (turret) Cockerill 3105 kaliber 105 mm. Nah, dua tahun berlalu, Johh Cockerill mengumumkan uji tembak Cockerill 3105 dari MBT Leopard 1A5. (more…)
Alih-alih pensiun, tank amfibi (tankfib) legendaris PT-76M milik Korps Marinir justru kian diperkuat persenjataannya, salah satunya dengan adopsi jenis amunisi baru untuk meriam Cockerill kaliber 90 mm-nya. Seperti belum lama ini, Resimen Kavaleri 2 Marinir (Danmenkav 2 Mar) memimpin pelaksanaan uji fungsi amunisi Tank PT-76M jenis HESH-T (High Explosive Squash Head Tracer). (more…)
John Cockerill Defense yang bermarkas di Belgia, secara khusus merancang ranpur (kendaraan tempur) Cockerill i-X 4×4 untuk pasar Timur Tengah. Sebagai bukti, Cockerill i-X diluncurkan pertama kali pada Pameran Pertahanan Internasional WDS (World Defense Show) 2022 yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi. Dan dua tahun berlalu, pada WDS 2024 (4 – 8 Februari 2024), John Cockerill mengumumkan pencapaian Cockerill i-X, yakni sebagai ranpur darat pertama di dunia yang mampu menembak tepat sasaran, saat melaju 120 km per jam. (more…)
Tank PT-76M Korps Marinir dengan meriam Cockerill 90
Lanskap bisnis pertahanan di Eropa sepertinya akan sedikit ada perubahan, salah satunya dengan langkah John Cockerill dari Belgia dan Volvo Group dari Swedia, yang sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi perusahaan pertahanan asal Perancis, Arquus. Baik John Cockerill dan Arquus adalah mitra pemasok alutsista untuk Indonesia. (more…)
John Cockerill dan ranpur M113, adalah dua nama yang tak bisa dilepaskan dalam jagat alutsista di Tanah Air. John Cockerill adalah manufaktur meriam dan kanon untuk ranpur, sementara M113 adalah jenis APC yang menjadi arsenal batalyon infanteri mekanis TNI AD. Meski pengadaannya di Indonesia tak saling berkaitan, namun keduanya hadir sebagai alutsista yang didatangkan dari Belgia. (more…)