Tag: Industri Pertahanan

Ekspansi Kejutan Rheinmetall: Raksasa Pertahanan Jerman Garap Pasar Fregat Kelas Berat GMF 140

Raksasa industri pertahanan asal Jerman, Rheinmetall, resmi membuat lompatan besar dalam portofolio bisnisnya dengan meluncurkan desain kapal tempur utama perdana bertajuk GMF 140 (Guided Missile Frigate sepanjang 140 meter). Selama ini Rheinmetall sangat tersohor sebagai produsen papan atas alutsista darat—seperti kendaraan lapis baja, artileri, sistem pertahanan udara, hingga amunisi dan sistem penerbangan—sehingga manuver ini menandai langkah berani untuk merambah segmen manufaktur perkapalan militer tingkat tinggi. (more…)

Gunakan Peluncuran Dingin Tanpa Jejak Termal, MBDA Deutschland Perkenalkan Amunisi Presisi ALE

MBDA Deutschland resmi meluncurkan inovasi alutsista terbarunya yang diberi nama Air Launched Effect (ALE). Persenjataan ini hadir sebagai amunisi presisi ringan berkonsep modular yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pertempuran modern. Memiliki fleksibilitas operasional yang tinggi, ALE tidak hanya dapat dilepaskan dari helikopter dan pesawat nirawak (drone), melainkan juga dapat diintegrasikan pada platform kapal perang permukaan. (more…)

Rahasia Hukum Re-Ekspor Senjata Global, Alasan Turki Tak Bisa Asal Jual Sistem Hanud S-400

Rencana spekulatif Turki untuk menjual sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak jauh S-400 buatan Rusia ke salah satu negara di Timur Tengah telah memicu riak kontroversi besar di panggung geopolitik global. Langkah nekat Ankara ini disinyalir sebagai upaya pragmatis untuk mencairkan hubungannya dengan Washington, sekaligus membuka kembali pintu akses yang sempat terkunci menuju program jet tempur siluman F-35 Lightning II. (more…)

PT PAL Percepat Dua Bulan Jadwal First Steel Cutting Kapal Selam Scorpene Evolved

Kemampuan insinyur Indonesia kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian industri pertahanan nasional. Melalui keberhasilan menyelesaikan Qualification Section, PT PAL Indonesia bersama Naval Group menegaskan bahwa transfer teknologi pada Program Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) telah berjalan efektif dan menghasilkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional sesuai standar manufaktur kapal selam kelas dunia. (more…)

Mengenal FFBNW: Strategi Rahasia di Balik Lahirnya Kapal Perang “Ompong”

Industri pertahanan Indonesia bersiap menyambut tonggak sejarah terbesar lewat rencana serah terima (delivery) fregat Merah Putih pertama, KRI Balaputradewa 322, kepada TNI AL pada September 2026. Kapal perang berbasis desain Arrowhead 140 ini sengaja diserahterimakan pada momentum tersebut agar dapat berpartisipasi langsung dalam gelar demonstrasi sailing pass pada peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026. (more…)

Murid Tantang Guru: Korea Selatan Boyong KSS-III, Tekuk TKMS Jerman dalam Mega Proyek Kapal Selam Kanada

Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)