Kemampuan insinyur Indonesia kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian industri pertahanan nasional. Melalui keberhasilan menyelesaikan Qualification Section, PT PAL Indonesia bersama Naval Group menegaskan bahwa transfer teknologi pada Program Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) telah berjalan efektif dan menghasilkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional sesuai standar manufaktur kapal selam kelas dunia. (more…)
Industri pertahanan Indonesia bersiap menyambut tonggak sejarah terbesar lewat rencana serah terima (delivery) fregat Merah Putih pertama, KRI Balaputradewa 322, kepada TNI AL pada September 2026. Kapal perang berbasis desain Arrowhead 140 ini sengaja diserahterimakan pada momentum tersebut agar dapat berpartisipasi langsung dalam gelar demonstrasi sailing pass pada peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026. (more…)
Upaya menuju kemandirian industri pertahanan dalam negeri ditunjukkan oleh TNI AL, Komandan Pasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto, menyaksikan langsung uji coba penembakan roket Wrap Around Fin Aerial Rocket (WAFAR) RD70 yang berlangsung di Lapangan Tembak Nanggala, Depohar 60, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. (more…)
Setelah sukses mencuri perhatian global lewat peluncuran Fregat Merah Putih sepanjang 140 meter pada penghujung Desember 2025 lalu, PT PAL Indonesia kini tengah bersiap melakukan peluncuran kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) atau Landing Dock (LD) Philippines #1 sepanjang 124 meter yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026. (more…)
Industri penerbangan militer India menorehkan tinta emas dalam sejarah modernnya. Angkatan Udara India (IAF) secara resmi mengumumkan keberhasilan penerbangan perdana (maiden flight) pesawat angkut taktis C-295 pertama yang sepenuhnya dirakit di dalam negeri pada 14 Juni 2026. (more…)
Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)
Ambisi besar benua biru untuk melahirkan jet tempur generasi keenam secara mandiri akhirnya resmi menemui ajal. Setelah melewati drama perselisihan, ego politik, dan ketegangan industri yang berlarut-larut selama bertahun-tahun, Pemerintah Jerman dan Perancis dilaporkan telah sepakat untuk membatalkan proyek Future Combat Air System (FCAS). (more…)
Ambisi besar Inggris untuk memimpin pengembangan teknologi udara masa depan melalui proyek jet tempur generasi keenam, Global Combat Air Programme (GCAP), kini tengah dihantam badai kritik tajam dan dinilai berpotensi menjadi salah satu bencana industri militer terbesar di era modern. (more…)
Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)