Angkatan Udara Filipina (Philippine Air Force / PAF) secara resmi menerima pengiriman batch kedua helikopter Subaru Bell-412EPX buatan Jepang. Kedatangan delapan unit helikopter angkut serbaguna baru ini melengkapi armada angkut sedang Filipina yang diproyeksikan untuk memperkuat kesiapan operasi militer non-perang, khususnya bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana. (more…)
Sektor penerbangan militer Negeri Paman Sam kembali menjadi sorotan. helikopter serang utama US Army, Boeing AH-64 Apache, tengah mengalami lonjakan angka kecelakaan (crash rate) pada level tertinggi secara historis, yaitu lima insiden kecelakaan kategori berat (Class A mishap) sejak Oktober lalu, yang berujung pada gugurnya dua prajurit dalam insiden tragis di Texas pertengahan Agustus ini. (more…)
Nama helikopter AS 550 Fennec bukan sesuatu yang baru di arsenal Puspenerbad TNI AD, maklum helikopter buatan Perancis ini sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2014. Namun, nama AS 550 Fennec kembali menjadi sorotan, persisnya setelah AS 550 Fennec menjadi salah satu jenis helikopter yang diserahkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke TNI AD. (more…)
Nama Sikorsky CH-148 Cyclone mendadak menjadi perbicangan di tengah netizen, padahal helikopter twin engine multitole tersebut namanya agak ‘kurang dikenal’ jika dibandingkan helikopter besutan Sikorsky lainnya. Namun karena ‘insiden dikepret’ flare oleh jet tempur Cina Shenyang J-11 pada hari Minggu, 30 Oktober 2023, menjadikan debut Cyclone milik Angkatan Udara Kanada yang beroperasi dari frigat frigat HMCS Ottawa (FFH 341) – Halifax class ikut naik ‘pamor’. (more…)
Sampai saat ini beragam pesawat dengan tanda panggil Indonesia One, atau RI-001 terus melayani pemimpin Indonesia terbang ke berbagai belahan penjuru dunia. Namun dengan kondisi Indonesia yang berpulau-pulau dan bahkan beberapa tidak memiliki lanud, penggunaan pesawat terbang biasa tidak akan mencukupi. Untuk itu diperlukan helikopter kepresidenan dalam membantu mengemban tugas-tugas kenegaraan. (more…)
Kiprah helikopter ringan ini terbilang hebat, pasalnya ketiga angkatan di TNI mengadopsinya sebagai wahana latih. Inilah helikopter EC120B Colibri buatan Airbus Helicopter (d/h Eurocopter). Dengan bekal mesin tunggal, helikopter dengan bobot kosong tak sampai 1 ton ini mampu bermanuver sangat lincah. Karena kelincahannya, EC120B Colibri resmi di dapuk sebagai heli aerobatik Dynamic Pegasus Skadron Udara 7. Meski masuk light helicopter, peran helikopter ini bisa serbaguna, termasuk mendukung operasi SAR terbatas dan intai udara ringan bagi kepolisian. (more…)
Badan SAR Nasional (BASARNAS) kini tengah menjadi perhatian publik berkat jasa mereka dalam pencarian korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501. Dibalik jasa besar dari tim personel BASARNAS, harus diakui bahwa salah satu bintang dalam misi evakuasi adalah sosok helikopter berwarna orange jenis AS-365 N3+ Dauphin yang ikut diturunkan dalam misi SAR Air Asia QZ8501. (more…)
Berita kedatangan AS 550 Fennec sudah terendus cukup lama, bahkan unit perdananya telah diserahkan ke Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD pada bulan November lalu. Tapi baru pada momen Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas – Jakarta, helikopter ini resmi dipajang di hadapan publik. AS 550 Fennec dan juga beberapa helikopter Puspenerbad seperti Mi-35P Hind, Mi-17-V5, Bell 205 A-1, NBell-412, dan NBO-105, siap menyapa publik mulai 12 – 15 Desember 2014. (more…)
Jenis frigat ini memang telah berlalu dari etalase armada kapal perang TNI AL, meski begitu, Tribal class punya arti penting bagi sejarah perkembangan alutsista TNI AL. Lewat Tribal class, Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL untuk pertama kalinya dikenalkan dengan sosok rudal hanud Sea Cat. Dan, lewat Tribal class TNI AL juga mulai mengadopsi helikopter AKS (anti kapal selam) Wasp, yakni jenis helikopter pertama yang terintegrasi dengan sistem senjata kapal perang. (more…)
Bila negara tetangga punya keunggulan pada teknologi kapal selam, maka sudah seharusnya Indonesia punya elemen AKS (anti kapal selam) yang memadai. Maklum saja, kekuatan kapal selam Indonesia kini tertinggal baik dari segi kualitas maupun kuantitas dibanding Singapura, Malaysia, dan Australia. Sementara pesanan kapal selam baru, dari kelas Changbogo Class diperkirakan baru akan diterima pada tahun 2015, itu pun kalau jadwal produksi dan penyerahan tidak molor. (more…)