
Meski operasionalnya sempat dikritik habis oleh mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, rupanya diam-diam ada keinginan dari Angkatan Udara Malaysia (TUDM/RMAF) untuk memperpanjang usia operasional jet tempur F/A-18D Hornet hingga tahun 2035. Bahkan bukan itu saja, ada kabar bahwa Malaysia ingin untuk menambah aset armada F/A-18 Hornet. (more…)

Setelah 40 tahun mengabdi, tepat hari ini, 30 November 2021, Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) resmi memensiunkan jet tempur F/A-18A/B Hornet atau kondang disebut Classic Hornet. Prosesi pelepasan penempur twin jet tersebut dilakukan dengan penerbangan terakhir F/A-18A/B Hornet yang mendarat di Pangkalan Udara Williamtown pada pukul 15.00 waktu setempat. (more…)

Bagi AL Amerika Serikat, F/A-18 Super Hornet telah diputuskan sebagai backbone dari superioritas kekuatan udara di laut Negeri Paman Sam, setidaknya hingga proyeksi di tahun 2040. Boeing selaku manufaktur pun paham betul atas peluang tersebut, dan telah menyempurnakan Super Hornet dalam varian F/A-18 Super Hornet Block III. Dengan label Block III, Super Hornet tampil lebih perkasa dengan adopsi tangki bahan bakar konformal (CFT/Conformal Fuel Tanks) yang dipasang di atas fuselage dan built-in IRST (infrared search and track) yang disematkan di bawah hidung. (more…)

Bila tim aerobatik AU AS Thunderbirs identik dengan jet tempur F-16 Fighting Falcon, maka kubu AL AS punya tim aerobatik yang tak kalah kondang, yaitu Blue Angels yang identik dengan jet tempur F/A-18 Hornet. Dan ada kabar terbaru terkait Blue Angels, bahwa tim aerobatik yang bermarkas di Florida ini telah mendapatkan pesawat baru. Seolah meneruskan tradisi, jet tempur baru Blue Angels adalah turuna terbaru dari keluarga Hornet, yaitu F/A-18 E/F Super Hornet besutan Boeing. (more…)

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad belum lama ini membuat pernyataan yang menghebohkan, meski inti yang dimaksud sudah menjadi rahasia umum, namun ini pertama kali tokoh Negeri Jiran mengungkapkan keluh kesahnya pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Yang dimaksud Mahathir adalah F/A-18D Hornet, jet tempur yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) itu memang disebut cukup tangguh, namun syarat dan ketentuan operasional yang terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan AS yang menjadi masalah. (more…)

Meski divisi pesawat komersialnya dibuat babak belur akibat dampak Covid-19, rupanya divisi pesawat militer Boeing masih menggeliat. Setelah pada 14 April lalu sukses melakukan penerbangan perdana F-15QA Advanced Eagle pesanan Qatar, masih dari fasilitas Boeing di St. Louis, Missouri, manufaktur dirgantara tersebut kembali meluncurkan unit perdana jet tempur F/A-18 Super Hornet Block III. (more…)

Ada yang spesial hari ini (26/3/2020) bagi AU Australia (Royal Australian Air Force/RAAF), pasalnya angkatan udara Negeri Kangguru tersebut tepat hari ini merayakan 10 tahun pengoperasian jet tempur F/A-18F Super Hornet. Merujuk dari sejarahnya, unit perdana F/A-18F Super Hornet tiba di Australia pada 26 Maret 2010. Dan sampai saat ini, AU Austalia telah mengoperasikan 24 unit Super Hornet yang ditempatkan di No.1 Squadron di Lanud Amberley. (more…)

Di dekade 90-an, saat kekuatan udara Indonesia mengandalkan pada F-16 A/B Block15 OCU Fighting Falcon, maka di belahan selatan, yaitu Australia mengoperasikan ‘rival’ F-16, yaitu F-18 A/B Hornet. Sayang kepak F-16 di Indonesia sempat terganjal embargo dari Amerika Serikat pada periode 1998 – 2006, sebaliknya F-18 Australia terus terbang mulus. Bahkan bila ada yang ingat tentang insiden 16 September 1999 di atas udara Nusa Tenggara Timur, saat itu ‘pelakunya’ diduga adalah F/A-18 AU Australia (RAAF). (more…)

Bagi Australia, potensi ancaman yang bakal mereka hadapi datangnya jelas dari utara, tanpa menyebut negara yang dimaksud, dari aspek persenjataan, yang berpotensi menandingi kekuatan udara Negeri Kangguru adalah sosok Sukhoi Su-35, yang oleh para analis militer konon disebut lebih unggul dari jet tempur andalan AU Australia (RAAF) saat ini, F/A-18F Super Hornet. (more…)

Dua belas unit F-16 C/D mulai Senin (12/3) hingga Jumat, 23 Maret 2018 akan mengikuti latihan tempur di langit Sulawesi Utara. Dalam latihan yang bertajuk Cope West 2018 dan Spear Iron 2018, digelar sebagai wujud latihan bersama bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat. Khusus pada Cope West 2018, antara F-16 C/D Block52ID TNI AU dan F-16 C/D USAF dari 13th Fighter Squadron yang ber-home base di Misawa Jepang, akan melakukan simulasi air combat maneuver, diantaranya pertempuran jarak dekat (dog fight). (more…)