Hari ini, 19 Juli 2021 atau tepat satu hari sebelum tanggal pembukaan resmi MAKS AirShow 2021, telah terungkap secara lebih jelas sosok jet tempur stealth yang minggu lalu ramai foto candid-nya di jagad media sosial. Bila sebelumnya, prototipe pesawat tempur nampak masih ditarik (towing) di area taxii, maka update terkhir, jet tempur yang dimaksud sudah berada di dalam hanggar peluncuran. (more…)
Kemampuan jet tempur stealth antara Amerika Serikat, Rusia dan Cina memang tak sama, lepas dari klaim siapa yang lebih unggul, Amerika Serikat sejauh ini terdepan dalam adopsi jet tempur stealth bermesin tunggal (single engine). Sebaliknya Rusia dan Cina, masih berkutat pada desain stealth fighter dengan twin engine.(more…)
Airbus Defence, Dassault Aviation dan Boeing, rupanya harus mengakui kemenangan Lockheed Martin di Swiss, pasalnya negara di Eropa yang bukan anggota NATO tersebut telah menjatuhkan pilihan pada F-35A untuk program pengadaan jet tempur masa depan. Sejak beberapa tahun lalu, Airbus dengan Eurofighter Typhoon, Dassault dengan Rafale dan Boeing dengan F/A-18E/F Super Hornet, telah berkompetisi untuk tender di Swiss. (more…)
Beruntunglah di Indonesia, bahwa layanan seluler 5G dapat diluncurkan tanpa kendala, namun lain halnya dengan di Uni Emirat Arab (UEA), justru di negeri super tajir melintir itu, keberadaan 5G rupanya dipersoalkan oleh Negeri Paman Sam. Pangkal musababnya, Amerika Serikat meminta UEA untuk menarik kemitraan dengan Huawei selaku vendor penyedia layanan 5G. (more…)
(Commonwealth of Australia, Department of Defence)
Bila di Indonesia sedang ramai atas kabar kemajuan dalam ‘kontrak’ pengadaan 36 unit jet tempur Rafale, maka lain halnya di Australia. Dengan santuy, Negeri Kanguru yang menjadi sekutu Amerika Serikat ini untuk pertama kalinya memperlihatkan sosok jet temput stealth F-35A Lightning II dalam konfigurasi persenjataan ‘lengkap.’ (more…)
Meski terbilang super canggih, faktanya jet tempur stealth seperti F-22 Raptor dan F-35 Lightning II punya kesulitan untuk saling bertukar data selama di udara. Pangkal musababnya adalah sifat dari stealth pada jet tempur itu yang membuatnya ada ‘batasan’ untuk saling berkirim dan bertukar data antar jet tempur, kecuali antar sesama F-22 dan F-35. (more…)
Sudah bukan berita baru bahwa ada masalah pada kanon di jet tempur stealth F-35, kami pun pernah merilis artikelnya pada Februari 2020. Namun, saat itu yang terkena masalah adalah F-35A atau kondang disebut varian konvensional yang paling banyak dibuat. Sementara belum lama ini, yang terkena masalah adalah F-35B, yaitu varian dengan kemampuan STOVL. Meski F-35A dan F-35B mengusung jenis kanon yang sama (GAU-22/A), tapi ada perbedaan yang signifikan dalam hal penempatan kanon. (more…)
Belum lama ini tersiar kabar bahwa Kementerian Pertahanan Inggris berencana untuk memangkas order jet tempur F-35B Lightning II secara besar-besaran. Dari komitmen awal, mengakuisisi 138 unit, menjadi hanya 48 unit saja. Meski belum jadi keputusan, rencana itu telah membuat geger, pasalnya Inggris selama ini dikenal sebagai mitra tear 1 dalam pengembangan F-35. (more…)
Jagad dirgantara militer belakangan dibuat geger dengan kabar bahwa Inggris akan memangkas jumlah pesanan atas F-35 Lightning II. Bukan sekedar mengurangi dalam jumlah kecil, pasalnya pemangkasan pesanan ini dalam jumlah besar. Inggris selama ini telah berkomitmen untuk membeli 138 unit F-35, nah, kabar yang beredar jumlah pesanan akan diciutkan menjadi 48 unit saja. (more…)
Dalam politik luar negerinya, sudah barang tentu Amerika Serikat ingin menggalang kerja sama dengan negara lain, terkhusus di bidang kerja sama pertahanan, sebisa mungkin Negeri Paman Sam membina perkawanan dengan negara-negara di yang wilayah yang terdapat hot spot. Bila di Timur Tengah yang jadi ancaman adalan Iran, maka di Asia Pasifik, tak pelak Cina yang dianggap sebagai seteru terbesarnya. (more…)